Kerak bumi sial dan sima tentunya berbeda. Berikut akan kita bahas kerak bumi lapisan sial dan lapisan sima serta perbedaan keduanya. Sial dan sima sendiri merupakan lapisan dari litosfer yang merupakan lapisan kerak paling atas.
Litosfer merupakan lapisan yang menjadi tempat tinggal manusia dan semua makhluk hidup. Lapisan ini menyediakan bahan yang dibutuhkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Manusia bisa membangun rumah hingga membuat lahan pertanian di lapisan ini.
Baca Juga: Struktur Penyusun Bumi yang Paling Utama & Karakteristiknya!
Litosfer bagian bawah juga memiliki kandungan bahan mineral yang sangat bermanfaat untuk manusia. Misalnya yaitu besi, nikel emas, batubara, gas, minyak bumi, timah dan lain sebagainya. Mineral tersebut berguna sebagai sumber energi, perhiasan, bahan bangunan dan lainnya.
Kerak Bumi Sial dan Sima, Berikut Pembahasan dan Perbedaanya
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, litosfer memiliki dua lapisan yaitu sial dan sima. Sial adalah lapisan paling luar kerak bumi yang tersusun atas logam silisium dan aluminium. Dalam jenis lapisan sina ini terdapat batuan granitik dan juga sedimen laut.
Batuan granitik terbentuk dari pendinginan magma dalam waktu yang sangat lambat. Karena prosesnya yang lama tersebut tersebut membuat batuan ini lebih padat dan keras. Sementara itu, sima merupakan lapisan bawah kerak bumi yang berada di bawah lapisan sial.
Lapisan sima tersusun dari logam silisium dan magnesium dalam bentuk senyawa Sio2 dan MgO. Lapisan ini terdiri atas batuan basaltik yang lebih tipis dan padat daripada lapisan sial. Batuan basaltik tersebut berasal dari magma yang keluar melalui erupsi gunung berapi.
Batuan ini memiliki lebih rapuh namun densitasnya lebih besar daripada lapisan sial. Kerak bumi sial dan sima memiliki peran penting dalam membentuk karakteristik pada bumi. Tanda keduanya maka bumi tidak akan memiliki kerak sebagai tempat tinggal makhluk hidup.
Anda mungkin menjadi penasaran apakah lapisan sial dan sima memiliki perbedaan atau tidak. Jawabanya yaitu lapisan sial dan sima memiliki beberapa perbedaan yang cukup jelas. Berikut akan kita bahas perbedaan antara keduanya dari beberapa sudut:
Suhu dan Tekstur
Perbedaan antara lapisan sial dan sima pertama yaitu terletak pada suhu dan teksturnya. Lapisan sial memiliki suhu lebih dingin karena posisinya dekat dengan permukaan bumi. Suhunya juga lebih bervariasi karena mudah terpengaruh oleh berbagai faktor eksternal.
Baca Juga: Ciri-ciri Kerak Bumi dan Fungsi Utamanya, Ini Penjelasannya
Sedangkan lapisan sima memiliki suhu lebih panas karena di bawah permukaan bumi. Suhu panas dari lapisan sima juga tidak terlalu berubah-ubah karena letaknya yang dalam. Kemudian tekstur batuan sima lebih padat dan kompak daripada batuan lapisan sial.
Perbedaan Kerak Bumi Sial dan Sima Berdasarkan Kedalaman dan Komposisi
Perbedaan lapisan sial dan sima selanjutnya yaitu dari kedalaman dan komposisinya. Lapisan sial berada di bagian atas dengan ketebalan kurang lebih 30 km. Sedangkan lapisan sima berada di bagian bawahnya dengan ketebalan 70 km hingga mencapai inti bumi.
Untuk komposisinya lapisan sial terdiri dari batuan granitik yang mengandung mineral silikon, besi, alumunium dan magnesium. Sedangkan sima terdiri atas batuan basaltik yang mengandung mineral silikon yang rendah dan besi yang lebih tinggi daripada lapisan sial.
Batuan granitik pada lapisan sial terbentuk dari pendinginan dan pembekuan magma yang lambat. Sedangkan batuan basaltik di lapisan sima berasal dari erupsi gunung berapi di samudera. Batuan pada lapisan sial juga lebih keras dan kurang padat daripada batuan lapisan sima.
Fenomena Geologi
Perbedan kerak bumi sial dan sima selanjutnya pada dampak fenomena geologi, contohnya kontinental drift. Kontinental drift terjadi ketika lapisan sial bergerak pada mantel bumi lapisan sima. Lapisan sial yang bercampur air laut membuat permukaan bumi landai layaknya gunung.
Sedangkan lapisan sima yang berisi magma akan membentuk dasar laut yang lebih datar. Perbedaan antara lapisan sial dan sima juga mempengaruhi pembentukan gunung berapi. Gunung api terbentuk karena aktivitas vulkanik dari lapisan sima di bawah lapisan sial.
Baca Juga: Fungsi Lapisan Eksosfer Bumi, Apa Saja Karakteristik yang Dimilikinya?
Lapisan sial dan sima juga memiliki peran penting yang berbeda dalam keberadaan bumi. Lapisan sial berperan membentuk kontingen dan sejumlah pulau yang tersebar di bumi ini. Sedangkan lapisan sima berperan dalam menyusun dasar samudera di seluruh bumi.
Demikianlah pembahasan mengenai lapisan kerak bumi sial dan sima. Setelah memahaminya tentu Anda bisa membedakan lapisan sial dan sima dengan mudah. (R10/HR-Online)