Kecepatan orbit satelit berbeda setiap jenisnya. Berikut kita bahas berapa kecepatan dari orbit satelit buatan berdasarkan jenis-jenisnya. Selain kecepatannya, kita juga akan membahas beberapa karakteristik dari satelit tersebut sehingga Anda tidak boleh melewatkannya.
Satelit sendiri merupakan benda yang bergerak mengitari benda lain dalam jalur yang disebut orbit. Satelit adalah benda di luar angkasa yang bergerak membentuk jalur lingkaran untuk mengitari suatu planet. Secara sederhana satelit terbagi menjadi dua yaitu satelit alami dan buatan.
Baca Juga: Luar Angkasa Macet karena Starlink dan China Satellite Network
Satelit alami berasal dari alam, seperti bulan yang menjadi satelit alami bagi bumi. Satelit buatan merupakan satelit buatan manusia yang ditempatkan pada suatu orbit untuk fungsi tertentu. Contohnya satelit untuk komunikasi, monitor cuaca, pemetaan, dan berbagai fungsi lainnya.
Kecepatan Orbit Satelit Berdasarkan Jenisnya
Satelit buatan terdiri atas berbagai macam bentuk yang memiliki kegunaannya tersendiri. Misalnya terdapat satelit cuaca yang berguna untuk memonitor kondisi cuaca dan juga iklim bumi. Kemudian satelit komunikasi yang berguna untuk sistem komunikasi jarak jauh seperti telepon, data, dan internet.
Lalu terdapat satelit navigasi untuk menyediakan posisi geospasial dengan cara mandiri dengan jangkauan global. Selain beberapa contoh satelit tersebut tentu masih terdapat beberapa satelit lainnya. Sementara itu, secara sederhana orbit adalah lintasan benda langit di alam semesta.
Satelit buatan bergerak dengan mengikuti lintasan tersebut atau mengorbit secara berulang-ulang. Setiap satelit di luar angkasa juga memiliki orbitnya sendiri sehingga tidak saling bertabrakan. Satelit juga bergerak dengan kecepatan tinggi agar tidak jatuh ke permukaan bumi.
Kecepatan orbit satelit juga berbeda berdasarkan jenis dari orbit itu sendiri. Jenis orbit tersebut terbagi menjadi 3 jenis berdasarkan ketinggiannya di atas bumi. Berikut kita bahas seberapa cepat satelit mengorbit berdasarkan jenis dari orbit tersebut:
LEO atau Low Earth Orbit
Pertama terdapat LEO atau Low Earth Orbit yang ketinggiannya paling rendah dari satelit lain. Ketinggian satelit pada orbit ini yaitu sekitar 500 km hingga 2.000 km dari bumi. Satelit pada orbit ini biasanya berguna untuk sistem telekomunikasi bergerak seperti pada mobile.
Baca Juga: Fakta Bulan sebagai Satelit Alami Bumi yang Sangat Penting
Setiap satelit pada LEO bisa memiliki lintasan berbeda, tidak harus berada di atas eduardo. Jika kita melihatnya dari bumi maka satelit pada orbit ini akan terlihat bergerak. Orbit yang rendah membuat periode satelit mengelilingi orbit lebih cepat daripada rotasi bumi.
Kemudian untuk kecepatan orbit satelit dari jenis LEO ini cukup cepat yaitu 27.000 km/jam. Dengan kecepatan tersebut maka satelit akan selesai mengelilingi bumi dalam jangka waktu 1.5 jam. Artinya satelit pada orbit LEO bisa mengelilingi bumi sebanyak 16 kali dalam sehari.
MEO atau Medium Earth Orbit
Berikutnya terdapat MEO atau Medium Earth Orbit yang posisinya lebih tinggi daripada LEO. Ketinggian satelit pada orbit ini yaitu pada 2.000-35.000 km dari bumi. Satelit pada orbit ini misalnya yaitu satelit penginderaan seperti cuaca dan lain sebagainya.
Satelit tersebut juga termasuk satelit GPS milik Amerika atau GLONASS milik Rusia. Selain satelit pada LEO, satelit pada orbit ini juga bisa memiliki lintasan yang berbeda. Karena lokasinya dekat permukaan bumi, periode satelit dalam mengelilingi bumi semakin tinggi.
Ketika melihatnya dari bumi, satelit pada orbit ini akan terlihat terus bergerak. Satelit akan selesai mengelilingi bumi dalam waktu 50-12 jam, lebih cepat dari rotasi bumi. Untuk kecepatan satelit dalam MEO yaitu sekitar 19.000 km/jam lebih rendah dari LEO.
Kecepatan Orbit Satelit pada GEO atau Geostationary Earth Orbit
Ketinggian satelit pada orbit ini kurang lebih sekitar 36.000 km di atas bumi. Satelit yang berada pada orbit ini berada dalam 1 ring tunggal di atas ekuador. Contoh satelit pada orbit ini yaitu Satelit Palapa, PSN, Garuda, IndoStar, dan juga Satelit Telkom.
Baca Juga: Pengertian Orbit Satelit Bumi dan Jenis-Jenisnya!
Kecepatan satelit dalam GEO yaitu kira-kira 3 km/detik, sama persis dengan kecepatan pada rotasi bumi. Sehingga satelit akan mengelilingi orbit selama 23,9 jam, mirip dengan rotasi bumi. Karena itulah satelit pada orbit ini akan terlihat diam jika kita mengamatinya dari bumi.
Demikianlah pembahasan mengenai kecepatan orbit satelit berdasarkan jenisnya. Ternyata setiap satelit pada orbit LEO, MEO, dan GEO berbeda-beda. (R10/HR-Online)