Fase pasca embrionik terjadi pada hewan. Sesuai namanya, ini adalah fase yang terjadi setelah atau pasca embrionik. Fase ini perlu Anda pahami dan termasuk ke dalam materi biologi.
Pertumbuhan dan perkembangan hewan memang sangat menarik. Ada beberapa fase pertumbuhan yang unik dari zigot hingga dewasa.
Di dalam biologi, Anda akan mempelajari berbagai fase tersebut. Nah, kali Anda akan mengerti apa itu pasca embrionik yang terjadi pada hewan.
Fase Pasca Embrionik pada Makhluk Hidup
Setiap makhluk hidup pasti memiliki fase pertumbuhan dan juga perkembangan yang berbeda. Meski tergolong mirip, tetapi sebenarnya sangat bervariasi.
Baca Juga: Cara Berkembang Biak Kadal Sangat Unik, Tergantung Jenisnya!
Setiap spesies hewan akan memiliki tahap pertumbuhan dan perkembangan yang berbeda dan sangat unik.
Perlu Anda pahami bahwa proses kelahiran, pertumbuhan, reproduksi, dan hingga kematian itu mewakili empat tahap siklus kehidupan pada semua orang.
Sebagian besar hewan yang Anda temui mungkin tampak mirip dengan rekan lainnya ketika saat bayi dan sudah dewasa. Namun, beberapa jenis hewan mengalami transportasi yang berbeda.
Sebagian besar serangga dan amfibi mengalami transformasi radikal yang menyebabkan perbedaan besar selama masa pertumbuhannya.
Fase pertumbuhan hewan terbagi menjadi dua, yakni embrionik dan juga pasca embrionik. Kali ini kita akan mempelajari lebih lanjut mengenai pasca embrionik.
Apa Itu Pasca Embrionik?
Di dalam biologi tahap pertumbuhan dan perkembangan hewan terbagi menjadi dua, yakni embrionik dan pasca embrionik.
Mungkin dari namanya Anda sudah memahami perbedaan keduanya. Embrionik adalah tahap awal perkembangan bayi dari setelah pembuahan sel telur oleh sperma terjadi.
Masa ini berlangsung hingga terbentuknya beberapa bagian tubuh bayi di dalam rahim induknya. Pada fase ini, embrio akan mengalami beberapa tahapan perkembangan.
Sementara itu, pasca embrionik adalah masa pertumbuhan dan juga perkembangan makhluk hidup setelah melewati masa embrio.
Pada fase pertumbuhan dan perkembangan ini, maka terjadi penyempurnaan berbagai alat reproduksi setelah janin lahir.
Baca Juga: Pengertian Metamorfosis Sempurna, Fase dan Contoh Hewannya
Pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi pada fase pasca embrionik umumnya hanya peningkatan ukuran bagian tubuh dari makhluk hidup tersebut.
Pada hewan, masa ini terjadi mulai dari hewan tersebut lahir atau menetas. Kecepatan pertumbuhan dan perkembangan setiap anggota tubuh juga pastinya tidak sama.
Akan tetapi, pertumbuhan tersebut bisa berhenti setelah hewan mencapai usia dewasa. Sementara itu, tahap perkembangan mulai ketika alat kelamin sudah mampu memproduksi sel kelamin.
Berikut ini jenis fase pasca embrionik yang hewan alami selama hidupnya, simak di sini!
Metamorfosis
Beberapa hewan mengalami masa metamorfosis. Ini adalah proses perkembangan biologi yang ada pada hewan dan melibatkan perubahan penampilan fisik dan struktur setelah kelahiran atau penetasan.
Proses metamorfosis melibatkan adanya pertumbuhan dan diferensiasi sel secara drastis berbeda.
Beberapa hewan yang mengalami ini adalah serangga, amfibi, mollusca, crustacea, tunicata, dan echinodermata.
Ada dua jenis metamorfosis, yakni yang tidak sempurna dan sempurna. Metamorfosis sempurna membuat proses perkembangan hewan melalui perubahan bentuk dalam empat fase.
Fase dalam metamorfosis sempurna tersebut adalah telur, larva, pupa atau kepompong, dan akhirnya dewasa. Proses ini dimulai ketika hewan keluar dari telur hingga dewasa.
Sementara metamorfosis tidak sempurna terjadi dalam beberapa tahap, tetapi tidak melewati tahap pupa seperti pada metamorfosis sempurna.
Hewan akan tumbuh tanpa mengalami perubahan bentuk yang drastis. Hewan tersebut akan mengalami perubahan ukuran tetapi melewati tahap pupa.
Metagenesis
Jenis fase pasca embrionik yang kedua adalah metagenesis. Ini adalah pergiliran keturunan dari fase aseksual ke seksual maupun sebaliknya.
Pada metagenesis, siklus hidup organisme akan melalui fase seksual dan aseksual secara berkala.
Baca Juga: Mimikri pada Bunglon Tidak Hanya untuk Kamuflase, Ini Faktanya!
Jadi, pengertian dari metagenesis ini adalah pergiliran cara perkembangbiakan dari makhluk hidup antara seksual dan tidak seksual.
Metagenesisi menjadi fenomena pertukaran generasi antara reproduksi yang seksual dengan aseksual dan melibatkan pergiliran antara dua fase sekaligus, yakni generatif dan vegetatif.
Organisme berupa hewan maupun tumbuhan dapat mengalami metagenesis. Dalam konteks organisme yang termasuk Archaeplastida adalah tumbuhan hijau, alga merah, dan Glaucophyta.
Itulah pengertian dari fase pasca embrionik pada makhluk hidup. Ada dua jenis fase ini, yaitu metamorfosis dan metagenesis dengan pengertian dan tahapan yang berbeda juga. (R10/HR-Online)