Desain arsitektur lanskap seringkali kita jumpai di kawasan perkotaan. Arsitektur lanskap tidak hanya sekedar merancang desain saja, tetapi juga merencanakan dan mengelolanya. Meski dalam bidang arsitektur memiliki peran dan manfaat yang penting, sayangnya masih jarang peminat.
Desain Arsitektur Lanskap, Jenis, Manfaat dan Contohnya
Arsitektur lanskap merupakan salah satu bidang seni arsitektur yang mencakup beberapa aspek. Mulai dari perencanaan, penataan, manajemen, perawatan, hingga pengelolaan.
Ilmu seni ini mengarah pada pemanfaatan lahan supaya lebih maksimal. Melalui rancangan desain yang tepat, lahan tersebut dapat tersusun dengan rapi.
Baca Juga: Surat Izin Usaha Properti, Lengkapi Sebelum Berbisnis
Selain itu, dapat menciptakan lingkungan yang lebih efektif, fungsional, dan estetik. Berkat hadirnya jenis arsitektur ini, lingkungan sosial dan lingkungan alam menemui keseimbangan.
Daerah atau kawasan yang mengalami kerusakan parah akibat bencana alam sangat membutuhkan ilmu seni ini. Tujuan dari proyek arsitektur lanskap sendiri membentuk kembali lingkungan yang telah rusak, sehingga bisa dihuni masyarakat dengan layak.
Jenis Arsitektur Lanskap
Desain arsitektur lanskap dapat kita bedakan menjadi beberapa jenis. Pertama, lanskap perkotaan.
Tujuannya, agar area kota tertata dengan rapi dan memiliki area terbuka yang hijau. Hal ini sebagai langkah yang bisa pemerintah kota lakukan untuk memberikan lingkungan sehat kepada masyarakatnya.
Ada berbagai macam penataan yang bisa kita rancang. Seperti pembangunan air mancur, plaza, ruang terbuka yang hijau, alun-alun kota, hingga gedung.
Kemudian, ada lanskap perumahan. Tujuan dari arsitektur lanskap ini adalah menciptakan area perumahan yang bernilai estetis dan nyaman.
Lanskap perumahan meliputi, area perumahan mewah, pembangunan kota baru, area perumahan sederhana, hingga ruang terbuka. Selain itu, ada lanskap pusat perbelanjaan.
Dari semua jenis yang sudah singgung, lanskap pusat perbelanjaan paling sering dijumpai. Dalam penataannya, tidak hanya mencakup area dalam pusat perbelanjaan saja.
Area menuju pintu masuk dan keluar, juga menjadi prioritas. Sebab, area ini memiliki mobilitas yang padat karena dipenuhi oleh pengunjung yang ingin berbelanja atau selesai berbelanja.
Terakhir, adalah lanskap hotel. Hotel tidak hanya sekedar bangunan besar tinggi bertingkat yang kita gunakan untuk menginap.
Demi kenyamanan para pengunjung, penataan hotel juga harus kita pertimbangkan. Tidak hanya pada area dalam hotel saja, tetapi juga bagian luar dan lingkungan sekitar.
Lanskap hotel meliputi pembangunan taman, area kolam, kebun, kamar hotel, hingga sport center. Selain desain arsitektur lanskap yang kita sebutkan, ada pula beberapa jenis lainnya.
Sebut saja, lanskap kampus, lanskap area pertanian, pedesaan, pegunungan, hingga lanskap wisata.
Manfaat
Jenis arsitektur ini dapat memperbaiki serta menyelamatkan lingkungan untuk jangka waktu yang panjang. Kehidupan umat manusia semakin terjamin karena memiliki kondisi lingkungan yang baik.
Berkat arsitektur lanskap, masyarakat setempat bisa mencukupi kebutuhan alamnya secara efisien. Selain itu, kehidupan sosial dan ekonomi semakin berkembang.
Setiap manusia menginginkan kehidupan yang layak. Dengan hadirnya arsitektur lanskap, kualitas hidup bisa semakin meningkat karena kelestarian alam yang selalu terjaga.
Tak hanya manusia, semua makhluk bisa hidup dengan tenang dan berdampingan. Desain arsitektur lanskap dapat mewujudkan tempat tinggal yang lebih baik dari sebelumnya.
Contoh
Dalam sebuah karya lanskap, setidaknya terdapat dua aspek penting yang harus kita perhatikan, yakni estetika dan fungsional. Arsitektur lanskap harus memiliki keindahan.
Tak jarang kita dibuat terpesona dengan keindahan penataan kota, lingkungan, dan alamnya. Indah saja tidaklah cukup.
Selain mengutamakan estetikanya, juga harus bersifat fungsional. Dengan begitu, keberadaan arsitektur lanskap dapat memenuhi kebutuhan setiap penggunanya.
Seiring dengan perkembangan zaman, ilmu seni ini turut menunjukan kemajuan. Masyarakat mulai memiliki kesadaran, jika penataan suatu wilayah harus dilakukan dengan seimbang.
Lingkungan dan alam memang tidak bisa sepenuhnya kita kendalikan. Namun, dengan ilmu seni inilah, kita bisa menekan segala bentuk kerusakan maupun mekanisme alam yang merugikan.
Baca Juga: Desain Rumah Apung untuk Menghemat Lahan
Di Indonesia terdapat beberapa contoh desain arsitektur lanskap. Seperti Taman Lebak Sudjana Kassan atau Taman Bhineka dan Taman Bunga Nusantara. Alun-Alun Kota Batu, hingga Taman Kota Babakan Siliwangi.
Desain arsitektur lanskap memang memberikan dampak yang sangat positif bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Namun, kita juga harus memberikan dukungan dengan tidak merusak lingkungan. (R10/HR-Online)