Cara membuat listrik statis cukup beragam. Berikut akan kita bahas beberapa cara untuk membuat listrik statis lengkap dengan contohnya. Bagi Anda yang belum tahu, listrik statis sendiri merupakan listrik dengan muatan yang keadaannya diam atau statis.
Jenis listrik ini merupakan ketidakseimbangan muatan listrik pada permukaan benda. Jenis listrik ini tentunya juga sangat berbeda dengan jenis listrik dinamis. Perbedaannya yaitu jenis statis cenderung diam, sedangkan jenis dinamis dapat bergerak atau mengalir.
Baca Juga: Hubungan Listrik dan Magnet yang Penting Bagi Teknologi Modern
Listrik statis adalah fenomena listrik yang muncul ketika partikel bermuatan dari satu benda terbagi ke benda lain. Perpindahan muatan tersebut terjadi ketika terdapat dua benda yang saling bergesekan. Berikut akan kita bahas beberapa metode membuat jenis listrik ini.
Cara Membuat Listrik Statis dan Contohnya
Ketika benda bergesekan dan terjadi perpindahan muatan elektron akan ada dua kemungkinan. Benda bisa kelebihan elektron sehingga bermuatan negatif dan kekurangan elektron sehingga bermuatan positif. Karena itulah kedua benda akan saling tarik-menarik.
Jenis listrik ini memiliki banyak manfaat dalam keseharian untuk mempermudah berbagai pekerjaan. Contoh manfaatnya yang pertama yaitu dalam proses pengecatan mobil. Ketika menyemprotkan cat, butiran halus cat bergesekan pada udara sehingga bermuatan listrik.
Sedangkan permukaan mobil memiliki muatan yang berlawanan dengan butiran cat tersebut. Sehingga butiran cat bisa tertarik dan menempel dengan sempurna pada permukaan mobil. Contoh lainnya yaitu para proses mencetak suatu kertas menggunakan printer laser.
Setelah mengetahui contohnya, Anda mungkin juga penasaran bagaimana cara membuat listrik statis. Sebenarnya terdapat tiga cara untuk memberikan muatan listrik statis pada benda netral. Nah, berikut akan kita bahas mengenai ketiga cara tersebut lengkap dengan contohnya:
Induksi
Metode pertama yaitu dengan cara induksi yang merupakan peristiwa pemisahan muatan listrik pada benda netral karena didekatkan dengan benda yang bermuatan listrik. Induksi listrik berguna untuk membuat benda yang semula netral menjadi bermuatan listrik.
Kemudian induksi listrik bisa terjadi karena benda bermuatan listrik mempengaruhi muatan pada benda netral yang tidak sejenis. Sehingga terjadi pemisahan muatan antara kedua benda tersebut. Untuk membuat benda agar bermuatan listrik dengan cara ini tidak perlu kontak dengan benda induksinya.
Baca Juga: Sifat Energi Listrik, Fungsi dan Cara Kerja Sebagai Sumber Daya
Akan tetapi membuat listrik statis dengan cara induksi ini membutuhkan alat elektroskop. Salah satu contohnya yaitu pemisahan muatan listrik pada penggaris plastik yang sudah digosokan pada kain wol. Kemudian penggaris tersebut didekatkan pada elektroskop.
Cara Membuat Listrik Statis Menggosok
Sebuah benda bisa memiliki muatan listrik statis dengan menggosokkannya dengan benda lain. Contohnya yaitu menggosokkan penggaris plastik pada kain wol membuat penggaris bermuatan listrik. Sebab Elektron berpindah dari kain wol atau rambut ke penggaris plastik.
Ketika Anda mendekatkan penggaris pada potongan kertas kecil-kecil, apa yang terjadi? Potongan kertas kecil akan menempel pada penggaris karena terjadi perpindahan muatan listrik. Kertas akan terlepas dari penggaris jika sudah memiliki muatan listrik yang sama dengannya.
Contoh lainnya dari pembuatan listrik statis yaitu menggosokkan kain sutera pada batang kaca. Batang kaca menjadi bermuatan positif sebab akan melepaskan elektron pada kain sutera. Hal itu karena kaca akan kekurangan elektron dan memiliki proton yang lebih banyak.
Cara membuat listrik statis dengan menggosokkan benda ini juga memiliki contoh lainnya. Misalnya yaitu menggosokkan balon dengan kain wol, elektron dari wol berpindah ke balon. Kemudian gesekan sisir dengan rambut juga akan membuat elektron rambut pindah ke sisir.
Konduksi
Metode terakhir untuk membuat listrik terakhir yaitu konduksi. Cara ini hanya bisa Anda coba pada benda yang terbuat dari bahan yang bisa menghantarkan arus listrik atau bersifat konduktor. Contoh benda yang bisa menghantarkan arus listrik tersebut seperti baja, besi, dan tembaga.
Baca Juga: Contoh Besaran Turunan, Satuan, dan Rumus, Pelajari di Sini!
Dengan cara ini maka dua benda harus mengalami kontak langsung agar memunculkan muatan listrik. Sebab dengan begitu maka sejumlah elektron bisa mengalir dari satu benda ke benda lainnya. Contohnya sebuah logam mendapat muatan positif dari konduktor bermuatan positif.
Demikianlah pembahasan mengenai cara membuat listrik statis dan contohnya. Jika masih penasaran, Anda bisa mencoba sendiri beberapa contoh di atas. (R10/HR-Online)