Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita TerbaruWarna Terumbu Karang Beragam, Ternyata Berikut Penyebabnya

Warna Terumbu Karang Beragam, Ternyata Berikut Penyebabnya

Warna terumbu karang sangat beragam. Ada begitu banyak warna dari terumbu karang yang indah. Tidak heran jika terumbu karang menjadi salah satu hal yang mempercantik pemandangan bawah laut.

Indonesia menjadi salah satu negara di dunia yang terdiri dari banyak pulau. Bahkan, julukan NKRI adalah negara maritim terbesar.

Baca Juga: Fotosintesis Tanaman Hydrilla dan Manfaatnya untuk Lingkungan

Bukan tanpa alasan, Indonesia memiliki wilayah yang luas dan sebagian besar wilayah tersebut adalah perairan. Tentu saja terumbu karang menjadi salah satu tanaman laut adalah terumbu karang.

Warna Terumbu Karang yang Beragam

Sama seperti di daratan, dunia bawah laut juga memiliki kehidupan. Tidak hanya hewan, ada juga tumbuhan dan berbagai organisme lainnya.

Terumbu karang adalah tanaman laut yang sangat populer. Selain jumlah terumbu karang yang banyak, tanaman ini juga cenderung memiliki penampilan menarik.

Kehadiran terumbu karang termasuk ekosistem laut yang rumit, tetapi sangat produktif. Ada begitu banyak jenis, bentuk, lokasi, hingga rona yang berbeda dari terumbu karang ini.

Fungsi dari terumbu karang yang paling utama adalah sebagai ekosistem yang mampu menghasilkan oksigen untuk para hewan dan biota laut lainnya.

Selain itu, terumbu karang juga menjadi tempat tinggal beberapa jenis hewan laut.

Ada empat jenis terumbu karang yang sudah ilmuwan identifikasi, yakni terumbu karang api, penghalang, atol, serta tambalan.

Selain jenis, terumbu karang terkenal dengan warna-warni tubuhnya. Warna dari tumbuhan laut ini sangat beragam, apa yang jadi penyebab sebenarnya?

Kondisi Lingkungan Laut

Tentu saja kondisi lingkungan laut itu sangat berpengaruh terhadap warna dari sebuah terumbu karang.

Misalnya saja terumbu karang hidup di wilayah yang mendapatkan begitu banyak cahaya matahari.

Sinar matahari tersebut akan membuat rona terumbu karang berbeda daripada terumbu karang yang ada di daerah minim sinar matahari.

Hal itu bisa terjadi karena sinar ultraviolet yang menyinari terumbu karang bisa merusak bagian karang dari waktu ke waktu.

Ada beberapa terumbu karang dengan rona berbeda, seperti merah muda, ungu, dan biru. Hal tersebut umumnya terjadi karena lapisan pelindung dari sinar ultraviolet.

Keberadaan Mikroorganisme

Alasan warna terumbu karang warna-warni dan sangat beragam juga bisa karena pengaruh dari adanya mikroorganisme.

Baca Juga: Contoh Tanaman Geragih, Definisi Serta Proses Terjadinya

Terumbu karang memiliki fungsi salah satunya sebagai tempat tinggal makhluk hidup. Ternyata, ada berbagai mikroorganisme lain yang hidup di terumbu karang.

Salah satu mikroorganisme penghuni terumbu karang adalah zooxanthellae. Kehadiran mikroorganisme ini ternyata mampu mempengaruhi rona dari terumbu karang tersebut.

Sebagai informasi, sebenarnya terumbu karang tidak memiliki warna dan hanya transparan. Keberadaan mikroorganisme pada tanaman laut tersebutlah yang menjadi alasan munculnya berbagai warna menarik.

Tidak perlu khawatir, sebab keberadaan rona pada terumbu karang sebenarnya menjadi tanda kalau tanaman laut tersebut tumbuh dan hidup di dalam keadaan yang sehat.

Keadaan Suhu Air

Pigmen terumbu karang yang sangat beragam juga bisa terjadi karena pengaruh suhu air. Tentu saja air di bawah laut memiliki suhu yang berbeda-beda.

Suhu air laut itu tergantung beberapa hal. Ada berbagai faktor yang mempengaruhi suhu air laut, seperti paparan sinar matahari, kedalaman laut, dan lain sebagainya.

Apabila Anda menemukan terumbu karang yang sudah berubah rona menjadi lebih putih dan tidak lagi warna-warni, itu artinya terpengaruh oleh suhu air laut.

Terumbu karang yang putih bisa terjadi ketika mereka berada di wilayah laut dengan suhu air di sekitar yang mulai menghangat.

Hubungan antara warna terumbu karang dengan suhu air sebenarnya terkait dengan mikroorganisme yang ada pada tumbuhan laut tersebut.

Ketika suhu air menghangat, maka zooxanthellae akan mati atau pergi dari terumbu karang tersebut. Alhasil, terumbu karang akhirnya rusak dan kehilangan warnanya.

Baca Juga: Tanaman yang Tidak Butuh Banyak Air untuk Bertahan Hidup

Karena mikroorganisme zooxanthellae pemberi pigmen warna pada terumbu karang, maka jika tidak ada mereka pasti terumbu karang akan kehilangan ronanya dan menjadi tidak menarik.

Jadi, sebenarnya terumbu karang yang memiliki banyak warna justru tidak hanya menarik, tetapi juga indikasi bahwa mereka sehat.

Agar warna terumbu karang terjaga dan mereka tetap sehat, kita perlu menjaga ekosistem laut. Tanpa terumbu karang, maka ekosistem laut akan sangat terganggu. (R10/HR-Online)

Pria Disabilitas Asal Grobogan

Pria Disabilitas Asal Grobogan Jadi Korban Curas di Sumedang, Polisi Buru Pelaku

harapanrakyat.com,- Seorang pria disabilitas asal Grobogan, Jawa Tengah, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Raya Sumedang-Subang. Tepatnya di Dusun Sela Awi, Desa...
Contraflow dan One Way

Jadwal Contraflow dan One Way Arus Balik Lebaran 2025

harapanrakyat.com,- Korlantas Polri menerapkan sistem contraflow dan one way guna mengantisipasi kepadatan kendaraan tujuan Jakarta pada arus balik Lebaran 2025. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit...
Layanan libur lebaran

Permudah Urus Dokumen Kependudukan, Disdukcapil Ciamis Buka Layanan saat Libur Lebaran, Catat Waktunya!

harapanrakyat.com,- Permudah masyarakat urus dokumen, Disdukcapil Ciamis menggelar pelayanan khusus di luar jam kerja. Acara ini berlangsung Kamis (3/4/2025) malam. Pelayanan di luar jam kerja...
Wisata Tanjung Duriat

Momen Libur Lebaran 2025, Wisata Tanjung Duriat di Sumedang Diserbu Pengunjung

harapanrakyat.com,- Mengisi momen libur panjang lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, ribuan wisatawan memadati wisata Tanjung Duriat yang berada di Pesisir Waduk Jatigede. Tempat ini...
Rainbow Slide Nalisa Cipanten di Majalengka

Menjajal Rainbow Slide Nalisa Cipanten yang Lagi Viral di Majalengka, Favorit Wisatawan saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Rainbow Slide di objek wisata Nalisa Cipanten, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sedang viral dan menjadi buruan wisatawan. Luar biasanya, wahana Rainbow...
Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

harapabrakyat.com,- Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus sudah masuk kantor pada Selasa tanggal 8 April 2025 seusai libur lebaran. Oleh karena itu, ASN tidak...