harapanrakyat.com,- Soto Iyun Ciamis merupakan salah satu kuliner legendaris dari Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang selalu membuat kangen akan Tatar Galuh.
Bahkan, tidak hanya masyarakat biasa yang gemar menyantap kuliner Ciamis itu, para pejabat hingga mantan Menteri juga langganan makan soto legendaris tersebut.
Berdasarkan informasi, Soto khas Sunda tersebut berdiri sejak tahun 1950 dan saat ini sudah sampai generasi ke-4.
Adapun lokasinya berada di Blok Swadaya, Jalan WR. Supratman Ciamis, Kecamatan/Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Mengenal Soto Iyun Ciamis
Dede Daniar (60), penerus generasi ke-4 Soto Iyun menjelaskan, nama Soto Iyun berasal dari nama ayahnya, yakni Iyun. Ia merupakan yang pertama membuka kuliner tersebut sejak tahun 1950.
Baca juga: Rujak Serut dan Ulek Mang Dani yang Hits di Ciamis, Sehari Habis Ratusan Porsi
Awalnya, kata Dede, dulu orang tuanya jualan soto dipikul di pinggir jalan dekat dengan warung soto saat ini.
“Berdirinya itu sejak tahun 1950. Pertama itu orang tua, lalu yang nerusin lalu Ibu, kemudian kakak dan terakhir saat ini saya selalu anaknya. Jadi sudah generasi ke 4 sekarang ini,” jelasnya, Kamis (6/7/2023).
Dede mengaku, bahan-bahan soto ini masih sama seperti dulu. Karena, Ia selalu menjaga cita rasa soto tersebut. Karena itu, ia yakin hal tersebutlah yang membuat masyarakat langganan.
“Untuk bahan-bahan, dari awal hingga sekarang tidak pernah ada saya ubah, semuanya tetap sama. Dagingnya juga masih sama, yaitu pakai daging sapi,” ucapnya.
Untuk harga satu porsi soto Iyun sendiri relatif murah, yakni hanya Rp 25 ribu. Kemudian, kata Dede, untuk penjualan per harinya ia mampu menjual 100 porsi lebih dengan menghabiskan 15 kilogram daging sapi.
“Kita tergantung, namun biasanya itu per harinya kita bisa menghabiskan daging sapi itu sampai 15 kilogram. Kalau hitungan porsinya kurang lebih ada 100 porsi,” ujarnya.
Langganan Pejabat
Dede mengatakan, sebenarnya nama warungnya itu adalah Warung Nasi Sindang Heula atau berhenti dulu. Tapi, karena terkenalnya Soto Iyun, jadinya para pengunjung dan masyarakat selalu memanggil Warung Soto Iyun.
Bahkan, pengunjung yang datang untuk makan kuliner legendaris itu tidak hanya dari kalangan masyarakat saja, akan tetapi dari kalangan pejabat, seperti Bupati Ciamis, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah serta pejabat Ciamis lainnya juga selalu datang dan makan Soto Iyun.
“Bahkan, Ibu Susi Pudjiastuti (Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan) sering makan soto kami. Kalau dulu masih menjadi Menteri suka bungkus, sekarang juga kalau pesan suka di bungkus berapa puluh bungkus saya kirim ke Pangandaran,” katanya.
Dede mengaku bersyukur karena Sotonya itu mempunyai ciri khas tersendiri dan melekat kepada pelanggannya. Meski sudah terkenal, namun Soto Iyun ini tidak mempunyai cabang, jadi warungnya hanya satu.
“Mungkin karena cita rasanya yang membedakan dengan soto lain. Alhamdulilah soto kami bisa diterima dengan baik oleh para pelanggan baik dari Ciamis maupun dari luar,” pungkasnya. (Feri/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)