harapanrakyat.com,- Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Anom Kota Banjar, Jawa Barat, berharap kepada Pemkot Banjar, untuk dapat segera merealisasikan upaya revitalisasi pipa jaringan distribusi air bersih.
Hal itu diungkapkan Direktur Perumdam Tirta Anom, E. Fitrah Nur Kamilah, usai acara perayaan ulang tahun ke-19 perusahaan pelat merah tersebut, di Kantor Perumdam Tirta Anom, Sabtu (1/7/23).
Ia mengatakan, saat ini pipanisasi jaringan distribusi air bersih yang digunakan merupakan warisan dari Kabupaten Ciamis. Selain itu, pipa tersebut sudah beroperasi sejak tahun 1970-an, sehingga kadang menjadi kendala dalam pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga: Warga Binangun Butuh Air Bersih, Ini Jawaban PDAM Kota Banjar
Kendala tersebut seperti sering terjadinya kebocoran pipa jaringan. Bahkan, untuk kebocoran tersebut, rata-rata mencapai 10 kejadian setiap bulannya. Sehingga mempengaruhi kualitas air dan biaya perbaikan juga meningkat.
“Setiap bulan untuk perbaikan kebocoran rata-rata 10 kebocoran, dan itu biayanya juga tinggi,” katanya kepada wartawan.
Sementara untuk optimalisasi pelayanan, saat ini pihaknya hanya bisa menindaklanjuti upaya kebocoran tersebut dengan cepat.
Hal itu,karena tidak mungkin untuk menunggu sampai adanya revitalisasi pipanisasi jaringan distribusi air bersih.
Terlebih menurutnya, untuk revitalisasi tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar, sekitar Rp 64 miliar.
Oleh sebab itu, pihaknya berharap kepada Pemerintah Kota Banjar dan stakeholder yang lain, untuk membantu upaya revitalisasi pipa jaringan distribusi air bersih.
“Kami sangat berharap kepada Pemkot Banjar dan stakeholder yang lain, untuk membantu upaya revitalisasi pipanisasi ini,” ujarnya.
Perumdam Tirta Anom Minta Revitalisasi Pipa Air Bersih, Ini Jawaban Pemkot Banjar
Lebih lanjut ia mengatakan, untuk inovasi pelayanan Perumdam Tirta Anom Kota Banjar telah membuka pembayaran online. Yaitu, melalui kanal-kanal yang telah disediakan.
Selain itu juga, pihaknya membuka saran dari pelanggan ketika terjadi kebocoran pipa, air keruh tagihan membengkak
“Kami terbuka menerima masukan dan keluhan dari pelanggan. Asalkan keluhan itu disertai nama pelanggan, dan alamat lengkap agar bisa langsung kami tangani,” katanya.
Baca Juga: Penyesuaian Tarif Baru Perumdam Tirta Anom Banjar, Begini Respon Pelanggan
Sementara itu, Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih mengatakan, saat ini Pemkot Banjar belum bisa merevitalisasi jaringan pipa distribusi air bersih.
Ia beralasan, bahwa pada saat ini mengingat ketersediaan APBD kota sangat terbatas.
Namun, Pemkot Banjar akan mengupayakan upaya revitalisasi pipa jaringan air bersih tersebut, dengan mencari bantuan anggaran dari pemerintah pusat, melalui dana alokasi khusus atau DAK.
Menurutnya upaya revitalisasi memang harus dilakukan, untuk meminimalisir kebocoran dan memaksimalkan pelayanan air bersih kepada masyarakat.
“Semoga nanti anggaran dari APBD untuk perbaikan instalasi perpipaan bisa terwujud. Sekarang masih belum memungkinkan apalagi setelah pandemi Covid-19,” katanya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)