Hewan purba mata kristal tentunya menarik. Hewan purba tersebut yaitu Trilobit yang memiliki mata kristal terbuat dari mineral kalsit. Trilobit sendiri merupakan salah satu hewan purba bercangkang keras yang hidup pada masa Paleozoikum.
Paleozoikum merupakan waktu geologi yang bermula pada 541 juta tahun lalu dengan ledakan kambrium. Masa Paleozoikum berakhir sekitar 251,9 tahun yang lalu dan terbagi menjadi enam zaman. Keenam zaman tersebut yaitu Kambrium, Ordovisium, Silur, Devon, Karbon dan Permian.
Baca Juga: Fakta Ubur Ubur Kristal, Si Cantik yang Bisa Bercahaya
Trilobit sendiri merupakan hewan invertebrata laut yang tergolong pada filum Arthropoda. Mereka sejenis serangga, kelabang, laba-laba dan kepiting tapal kuda yang merupakan kerabat dekatnya. Trilobit hidup dengan merayap di dasar laut, namun ada beberapa yang bisa berenang.
Hewan Purba Mata Kristal Trilobit
Pada ledakan Kambrium, populasi Trilobit berkembang sangat pesat bahkan hingga mendominasi bumi. Pada awal kehidupannya, belum terdapat hewan udang-udangan atau ikan berahang. Selain itu belum ada predator pengancam lainnya sehingga membuat Trilobit sangat melimpah.
Trilobit sendiri memiliki sekitar 22.000 spesies dengan ukuran yang sangat bervariasi. Spesies paling kecil yaitu Bynumina Lirae yang memiliki ukuran hanya satu milimeter saja. Sementara itu spesies Trilobit terbesar yaitu Isotelus Rex yang memiliki panjang hingga 72 cm.
Trilobit bisa diidentifikasi dari bentuk anatomi tubuhnya yang memiliki tiga ruas atau lobus. Ketiga lobus tersebut berorientasi memanjang dari bagian kepala hingga ke bagian ekor. Lobus yang berada di bagian tengah yaitu lobus aksikal dan di kedua sisinya yaitu lobus pleural.
Lobus pleural di kanan dan kiri hewan purba mata kristal ini berbentuk seperti tulang rusuk. Kemudian bagian utama tubuhnya terlindungi dengan cangkang yang keras dan simetris. Jadi Trilobit memiliki tiga bagian yaitu kepala atau cephalon, tubuh utama atau thorax dan ekor atau pygidium.
Kepunahan Trilobit
Trilobit telah melewati beberapa zaman dan mampu bertahan selama hampir 300 juta tahun. Mereka punah sepenuhnya pada 250 juta tahun lalu pada periode kepunahan massal ke-tiga. Periode tersebut merupakan kepunahan terbesar di bumi karena hampir 90% spesies punah.
Baca Juga: Contoh Hewan Ruminansia, Punya Sistem Pencernaan 2 Langkah
Namun masih belum pasti apa penyebab kepunahan masal The Permian-triassic Extinction ini. Sejumlah hipotesis menyimpulkan penyebabnya karena dampak tumbukan asteroid, letusan volcano atau penyebaran gas beracun. Selain itu juga karena berevolusinya ikan berahang seperti hiu.
Trilobit, Hewan Purba Mata Kristal dari Kalsit
Trilobit memiliki mata yang terbuat dari kristal keras, mineral yang disebut sebagai kalsit. Hal tersebut terungkap dari pemeriksaan bagian lensa mata oleh para peneliti. Mereka menemukan lensa mata Trilobit yang rusak namun terfosilisasi dengan baik karena terdiri dari kalsit.
Namun peneliti belum mengetahui penyebab munculnya kristal pada mata Trilobit. Ada pula studi yang mempertanyakan apakah mata kalsit merupakan hasil proses pengawetan atau fosilisasi. Sementara itu, ilmuwan yang mempelajari mata Trilobit ini juga bisa memprediksi cara kerjanya.
Trilobit mungkin tidak bisa melihat dengan resolusi tinggi, namun sangat sensitif dengan gerakan. Menariknya hewan purba satu ini juga memiliki mata majemuk sama seperti serangga. Setiap mata juga terdiri atas kumpulan unit fotoreseptor atau ommatidia dengan lensa masing-masing.
Jenis Mata Trilobit
Hewan purba mata kristal Trilobit memiliki jenis mata yang mirip dengan mata serangga modern yaitu holochroal. Mata tersebut memiliki fotoreseptor kecil yang tertutupi membran kornea tunggal. Temuan tersebut membuat ilmuwan percaya cara kerja mata Trilobit dan serangga sama.
Pada serangga, setiap ommatidia atau unit fotoreseptor akan bekerja sendiri-sendiri. Sehingga serangga akan melihat bayangan berupa mozaik dari gabungan semua bayangan. Selain holochroal, terdapat jenis mata Trilobit lainnya yaitu abathochroal yang dimiliki Eodiscidae, keluarga Trilobit.
Baca Juga: Kupu-Kupu Daun Mati Kallima Inachus, Ahli Berkamuflase
Mata ini memiliki lensa yang sangat kecil dan tertutup oleh kornea mata yang tipis. Terakhir yaitu terdapat jenis schizochroal yang merupakan mata milik sub ordo Phacopida. Mata ini memiliki lensa lebih besar, terpisah jauh dan memiliki kornea masing-masing.
Demikianlah pembahasan mengenai Trilobit, hewan purba mata Kristal yang sangat menarik. Dengan pembahasan ini kita bisa memahami Trilobit merupakan hewan seperti apa. Kita bahkan mengetahui mengenai masa hidup dan juga kepunahannya. (R10/HR-Online)