harapanrakyat.com,- Geng motor di Kabupaten Garut, Jawa Barat, kembali bikin ulah. Kali ini korban dari gerombolan geng motor tersebut adalah seorang pemotor.
Korban yang tengah menepi di pinggir jalan dianiaya dan ditebas menggunakan golok.
Silvian Febrian, salah seorang mahasiswa asal Kota Intan ini, harus terkapar setelah kena serangan dari gerombolan geng motor.
Geng motor tersebut tiba-tiba menyerang korban yang sedang menepi dan mengangkat sebuah panggilan telepon, di jalan Sukamentri Kota Garut.
Baca Juga: Aksi Geng Motor Kembali Berulah di Tasikmalaya, Dua Warga Kepalanya Dihantam Botol Miras
Silvian pun mendapat tebasan senjata tajam di tubuhnya. Korban tak bisa melawan, hingga mengalami pendarahan dan terkapar di tempat kejadian perkara (TKP).
Insiden ini tentu membuat resah masyarakat Garut. Polisi pun langsung mengejar gerombolan motor yang bikin onar tersebut, dan berhasil mengamankan 3 orang pelaku.
“Saat di Kelurahan Sukamentri, tersangka L memukulkan senjata tajam jenis golok yang ia bawa ke arah korban. Kemudian diikuti bersama tersangka AK,” terang Kapolres Garut, AKBP Rohman Yonky Dilatha, Senin (24/7/2023).
Baca Juga: Pengendara Sonic Wededed Beraksi di Tasikmalaya, Berujung Dihajar Warga
Para pelaku berinisial AK, L dan S dijerat Undang-Undang Darurat, dan Pasal 170 dengan ancaman hukuman penjara 10 tahun.
“Alasan tersangka membawa senjata tajam untuk menjaga diri,” tambahnya.
Selain menciduk pelaku geng motor, Polres Garut juga berhasil mengamankan barang bukti 2 senjata tajam jenis golok, serta atribut gangster berupa jaket. (Pikpik/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)