Fungsi dari alveolus sangat penting. Alveolus memiliki fungsi pada sistem pernapasan. Sebagai salah satu organ pernapasan, keberadaan alveolus ini menunjang kehidupan manusia. Manusia merupakan makhluk hidup yang bernapas menggunakan organ paru-paru. Di dalam paru-paru, terdapat berbagai bagian yang saling berhubungan.
Baca Juga: Alat Pernapasan Manusia dan Fungsinya yang Sangat Penting
Setiap bagian di dalam paru-paru memiliki fungsi yang berbeda. Alveolus menjadi bagian dari paru-paru yang sangat penting, simak di sini fungsinya!
Fungsi dari Alveolus Manusia
Alveolus adalah bagian penting dari sistem pernapasan manusia, yakni paru-paru. Alveolus adalah tempat pernapasan terjadi.
Bagian ini juga dianggap sebagai awal dari zona pernapasan tubuh. Pada paru-paru, saluran utama atau bronkus memiliki cabang saluran yang lebih kecil.
Bagian paling kecil adalah bronkiolus, sedangkan bagian yang mengarah ke kantung udara bernama alveolus. Fungsi alveolus ini tidak bisa kita remehkan.
Alveolus menjadi salah satu bagian yang vital. Sebenarnya alveolus adalah sebuah dinding tipis yang berukuran 200 sampai 300 mikrometer.
Keberadaan organ ini memberikan ruang yang cukup luas pada paru-paru. Kabarnya, paru-paru memiliki ukuran sekitar 100x lebih luas dari permukaan tubuh.
Istilah alveolus biasanya berguna untuk menunjukkan kantung udara kecil yang ada di paru-paru mamalia. Letak dari alveolus ini di parenkim paru-paru, yakni ujung saluran pernapasan.
Kedua sisi parenkim paru-paru memiliki dua sisi yang menjadi tempat pertukaran udara dengan organ darah.
Alveolus berbentuk seperti cangkir berdinding sangat tipis. Di sekelilingnya terdapat jaringan pembuluh darah kapiler dengan dinding yang juga tipis.
Organ satu ini dapat mengembang di bagian ujung cabang saluran pernapasan. Berikut ini berbagai fungsi dari alveolus yang sangat penting!
Pertahanan Saluran Pernapasan
Ketika bernapas, beberapa artikel kecil yang berukuran kurang dari 1 mikrometer dapat masuk ke saluran pernapasan. Alveolus bertugas untuk menyaringnya.
Akan tetapi, ada juga partikel yang diameternya lebih kecil dari 0,5 mikrometer tetap tersuspensi di dalam udara alveolus dan keluar melalui ekspirasi.
Misalnya seperti partikel pada asap rokok yang ukurannya 0,3 mikrometer. Partikel ini hampir tidak ada yang mengendap sebelum masuk ke alveolus.
Baca Juga: Organ Sistem Pernapasan Manusia dan Cara Menjaganya
Sepertiga dari asap rokok tersebut ada di dalam alveolus melalui proses difusi. Partikel yang terjerat tersebut kemudian akan makrofag alveolus keluarkan.
Memompa Darah
Fungsi dari alveolus selanjutnya adalah memompa darah dari paru-paru. Darah akan mengambil oksigen ketika bergerak melalui pembuluh kapiler yang ada di dinding alveoli.
Kemudian, darah akan mengeluarkan karbondioksida ke alveolus. Alveoli ini adalah tempat paru-paru dan darah saling bertukar oksigen dan karbondioksida.
Proses menghirup dan menghembuskan napas akan membuat darah mengalirkan oksigen dari alveolus menuju ke seluruh jaringan tubuh.
Tempat Penyimpanan Udara
Perlu Anda tahu bahwa fungsi alveolus ini juga sebagai tempat penyimpanan udara. Alveolus akan menyimpan udara yang masuk ke dalam tubuh.
Sebagai bagian dari sistem pernapasan, alveolus menjadi tempat penyimpanan udara sementara. Meski begitu, fungsi dari alveolus ini sangatlah penting.
Proses ini adalah suatu kesatuan di dalam sistem respirasi manusia. Tanpa adanya alveolus, maka proses pernapasan akan mengalami masalah.
Sebagai informasi, paru-paru dapat mengambil sekitar 5 sampai 8 liter udara per menit. Ketika berada di kondisi istirahat, alveolus akan mengirimkan sekitar 0,2 liter oksigen ke dalam darah setiap menit.
Hal yang Dapat Merusak Alveolus
Alveolus adalah bagian dari paru-paru yang punya banyak fungsi. Bagian ini ternyata juga bisa mengalami kerusakan.
Ada beberapa hal yang dapat memicu kerusakan pada alveolus. Nah, berikut ini beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:
- Penuaan: bertambahnya usia akan membuat kinerja alveolus mengalami penurunan secara perlahan. Ini merupakan proses alami pada tubuh yang normal dan akan terjadi pada setiap orang.
Baca Juga: Fungsi Selubung Mielin dan Cara Kerjanya pada Sel Saraf
- Kebiasaan merokok: merokok dapat merusak alveolus dan organ tubuh lainnya. Jadi, Anda bisa coba pertimbangkan berhenti merokok atau menjauhinya jika ingin alveolus tetap terjaga.
- Polusi udara: polusi di lingkungan yang tercemar bisa membuat alveolus rusak. Misalnya saja asap kendaraan, debu berlebih, dan lainnya akan menurunkan kinerja paru-paru dan alveolus.
Tentunya fungsi dari alveolus tidak akan berjalan maksimal tanpa bagian paru-paru lainnya. Semua bagian paru-paru di dalam tubuh saling terikat dan menunjang fungsi masing-masing. (R10/HR-Online)