Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mendukung hukuman maksimal bagi para pelaku kerusuhan kanjuruhan, Malang.
Namun, secara tegas ia mengatakan bahwa PSSI dalam hal ini tidak bisa mengintervensi proses hukum yang tengah berjalan.
Mantan presiden Inter Milan 2012-2018 itu mengungkapkan, PSSI hanya mendorong proses hukum yang tengah berjalan ini terus berlanjut sebagaimana mestinya. Ia juga mendukung hukuman maksimal bagi para pelaku.
Baca Juga: PSSI Tegaskan Pelaku Mafia Bola Akan Dihukum Seumur Hidup
“Namun saya tidak mau terjebak siapa dan kenapa? Sebab itu ada proses pengadilannya,” katanya mengutip dari laman resmi PSSI, Kamis (27/7).
Lebih lanjut Erick mengatakan, bahwa PSSI sepenuhnya menyerahkan kepada pihak yang berwenang, terkait dengan hukuman apa yang nantinya bakal ditimpakan kepada para pelaku kerusuhan kanjuruhan, Malang.
“Saya rasa kita punya komitmen yang sama. Peristiwa tersebut tak boleh terulang kembali,” tegas Erick.
Baca Juga: PSSI dan DFL Jerman Sepakat Kerja Sama Perkuat Sepak Bola Indonesia
Oleh karena itu, Erick memohon kepada para seluruh pihak untuk bersabar menunggu jalannya persidangan yang sedang berlangsung, dan melihat hasilnya nanti.
Sebab menurutnya, prosesnya tidaklah mudah dan sudah waktunya panjang.
Sekali lagi Erick menegaskan bahwa PSSI mendukung para pelaku kerusuhan kanjuruhan, Malang, diberi hukuman yang setimpal. Dan mendorong proses hukum ini terus berjalan. (Revi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)