Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita BanjarCerita Kampung Moderasi Kota Banjar, Gereja dan Masjid Berdampingan sejak 1950

Cerita Kampung Moderasi Kota Banjar, Gereja dan Masjid Berdampingan sejak 1950

harapanrakyat.com,- Kampung moderasi Kota Banjar yang terletak di Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat memiliki keunikan sendiri, salah satunya posisi masjid dan gereja yang saling berhadapan. 

Namun siapa sangka, di balik semua itu ternyata menyimpan kisah menarik tentang kerukunan agama yang terjalin selama puluhan tahun, yakni sejak tahun 1940. 

Pendeta Gereja Kristen Jawa Waringinsari Edi Suyitno mengungkapkan, keharmonisan masyarakat setempat dalam memaknai perbedaan sudah terjalin sejak lama. 

Menurutnya, meski tempat peribadatan masjid dan gereja yang ada di lingkungan tersebut berdampingan, namun masyarakat setempat bisa hidup saling menghormati dan menjalin kebersamaan dalam berhubungan sosial.

Kerukunan Kampung Moderasi Kota Banjar

Tokoh masing-masing agama di lingkungan tersebut saling mengunjungi satu sama lain. Bahkan, ketika terdapat kegiatan keagamaan warga non muslim maupun warga muslim saling membantu.

Kebersamaan tersebut, lanjutnya, biasa masyarakat setempat terapkan dalam kehidupan sehari-hari dan terus berlangsung sampai sekarang ini.

“Selama ini dalam melakukan kegiatan kami selalu komunikasi dan saling membantu. Ketika di masjid ini ada kegiatan membutuhkan tempat parkir, kami persilakan memakai halaman gereja dan begitupun sebaliknya,” katanya.

Lanjutnya mengatakan, tempat peribadatan gereja dan masjid yang dibangun berdampingan tersebut sudah ada sejak tahun 1950-an. 

Menurutnya, pembangunan dua tempat peribadatan secara berdampingan tersebut tidak bisa lepas dari peran dua tokoh pemuka agama yang hidup pada masa itu.

Kedua tokoh agama tersebut menginginkan agar masyarakat selalu hidup rukun dan menjunjung tinggi toleransi meski berbeda keyakinan. 

Sikap toleransi dan kerukunan itu kemudian terus terwariskan sampai saat ini.

“Dari cerita dua tokoh itu dulu seperti sudah ada kesepakatan yang satu membangun masjid yang satu lagi membangun gereja untuk bersama-sama hidup rukun menjunjung toleransi sampai saat ini,” katanya.

Sementara itu, tokoh agama setempat KH. Muhlis menambahkan, kerukunan masyarakat umat beragama di lingkungan setempat sudah terjalin sejak adanya pembangunan masjid dan gereja tersebut.

Ia mengaku selama ini masyarakat yang ada merasa nyaman dan tetap tenang dalam melaksanakan ibadah sesuai dengan keyakinan agama masing-masing.

Ia berpesan kepada warga untuk saling menghargai perbedaan, menjaga kerukunan agar harmoni kebersamaan yang telah terbangun sejak dulu bisa langgeng sepanjang masa.

“Selama ini puluhan tahun saya bersama masyarakat di kampung moderasi Kota Banjar ini merasa nyaman menjalankan ibadah. Kerukunan ini sudah berlangsung sangat lama semoga bisa sepanjang masa,” ucapnya. (Muhlisin/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...