harapanrakyat.com,- BPBD Kota Banjar, Jawa Barat, kembali distribusikan air bersih ke wilayah terdampak musim kemarau di Dusun Pangasinan, Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Rabu (5/7/23).
Diketahui sumur warga di Dusun Pangasinan, Desa Binangun mengalami krisis air bersih. Hal itu karena sumber airnya keruh dan tidak layak konsumsi sejak terdampak musim kemarau.
Kepala BPBD Kota Banjar Kusnadi mengatakan, pihaknya sudah empat kali ini melakukan distribusi air bersih ke wilayah Dusun Pangasinan, karena wilayah tersebut mengalami krisis air bersih sejak beberapa minggu lalu.
Baca juga: Akibat Musim Kemarau, Warga di Kota Banjar Mulai Krisis Air Bersih
Adapun volume air bersih yang pihaknya distribusikan, yaitu sebanyak satu tangki dengan isi 4000 liter dalam satu kali distribusi. Air tersebut pihaknya bagikan secara gratis kepada warga yang membutuhkan.
Warga, lanjutnya, hanya menyediakan tempat bak penampungan besar (torn). Selanjutnya mendistribusikan lagi kepada warga yang lain yang mengalami krisis air bersih.
“Hari ini kita distribusi lagi 4000 liter air bersih. Tempatnya masih di lokasi yang sama di Desa Binangun,” kata Kusnadi.
Lanjutnya menjelaskan, untuk pasokan air bersih sementara ini mengambil dari sumur di area Kecamatan Kantor Purwaharja, bukan dari PDAM.
Apabila nantinya wilayah yang terdampak krisis air bersih semakin meluas dan pasokan air dari sumur tersebut tidak mencukupi, BPBD akan berkoordinasi dengan PDAM untuk ketersediaan air bersih.
Selain itu, untuk antisipasi kemarau panjang pihak BPBD juga akan mengalokasikan anggaran untuk membeli air bersih yang nantinya akan membagikannya kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Antisipasi kalau nanti wilayah terdampak meluas kita juga sudah lakukan persiapan. Sementara ini pasokan air bersih kita ambil dari sumur di Purwaharja. Ketersediaan masih mencukupi,” katanya. (Muhlisin/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)