Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita JabarPolda Hingga Mabes Ikut Tangani 17 Korban Predator Anak di Garut

Polda Hingga Mabes Ikut Tangani 17 Korban Predator Anak di Garut

harapanrakyat.com,- Polda hingga Mabes Polri ikut turun tangan dalam penanganan kasus sodomi 17 anak di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Polda Jawa Barat dan Mabes Polri dilibatkan untuk pendampingan korban predator anak di Garut, guna proses pemulihan anak dengan dokter psikiater.

Kasus predator anak yang dilakukan oleh oknum guru ngaji di Garut, ternyata menyita perhatian hingga ke Mabes Polri. Mabes Polri merasa harus ikut terlibat bersama Polda Jawa Barat, untuk proses pemulihan psikis 17 korban predator anak di Garut. Polres Garut mendapat bantuan dari dua satuan yang lebih atas, karena keterbatasan dokter psikiater.

“Dibantu oleh dokter psikiater, dan psikolog dari Mabes dan Polda, mereka akan melakukan trauma healing kepada seluruh korban. Adapun proses penyidikan tetap di Polres,” kata AKP Deni Nurcahyadi, Kasat Reskrim Polres Garut, Jumat (2/6/2023).

Baca Juga: Kasus Sodomi Anak di Garut, Kemenag: Penyimpangan Seksual Berkedok Guru Ngaji

Sementara Kementerian Agama (Kemenag) Garut, juga merespon kasus sodomi yang dilakukan oknum guru ngaji rumahan berinisial AS. Kemenag berdalih, bahwa pelaku tidak terdaftar dalam data base di Kemenag sebagai guru ngaji, guru madrasah, maupun ustad Pondok Pesantren.

“Secara kelembagaan apa dia sekarang, apakah ustad pondok pesantren, madrasah diniyah atau rumah tahfiz? Ternyata secara legalitas formalnya bukan. Jadi ini mungkin istilah home schooling (guru rumahan), dan memiliki penyimpangan seks berkedok sebagai guru,” papar Muhtarom, Kepala Bidang Kemenag Garut, Kamis (1/6/2023) kemarin.

Saat ini Polres Garut masih menunggu hasil visum korban dari dokter RSUD dr Slamet Garut, meski itu butuh proses. Namun seluruh korban telah dilakukan pemeriksaan didampingi orang tuanya, dan mengaku ada yang dilakukan cabul, oral seks, hingga ada yang harus ditelanjangi dan dilakukan perbuatan bejat. (Pikpik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...