harapanrakyat.com,- Polsek Banjar menegaskan penyebab meninggalnya penjual air mineral Mimin Kuspendi yang mayatnya ditemukan tergeletak di gudang pada tanggal 30 Mei 2023 karena menderita sakit.
Kini Polsek Banjar pun telah mencabut police line yang terpasang di tempat temu mayat tersebut.
Kapolsek Banjar Kompol Sudi Hartono mengatakan, kematian korban berdasarkan hasil autopsi dan keterangan dokter bahwa penjual air mineral itu meninggal karena penyakit yang dideritanya.
Korban memiliki penyakit yang sudah kronis seperti jantung dan paru-paru serta penyakit diabetes dalam waktu yang lama. Korban mengalami kekurangan oksigen yang menyebabkan terdapatnya luka pada tubuh jenazah.
Berdasarkan hasil autopsi itu juga, lanjutnya, tidak ada tanda-tanda mencurigakan yang mengarah kematian korban oleh adanya perbuatan jahat.
“Hasil autopsi dari dokter bahwa kematian korban disebabkan karena penyakit yang sudah kronis yang dideritanya,” kata Kompol Sudi Hartono kepada wartawan, Jumat (23/6/23).
Berdasarkan keterangan hasil autopsi tim dokter itu, pihak keluarga korban juga sudah menerima kejadian tersebut.
Pihak Kepolisian Polsek Banjar pada tanggal 20 Juni 2023 juga sudah membuka police line yang terpasang di lokasi kejadian. Pihak keluarga, RT, dan perwakilan tokoh masyarakat setempat menyaksikan pembukaan garis polisi itu.
Baca Juga: Hendak Beli Air Minum ke Gudang, Warga Kota Banjar Temukan Penjualnya Meninggal Dunia
“Dari keluarga sudah menerima kejadian tersebut. Kami juga sudah membuka police line yang terpasang,” tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, pada tanggal 30 Mei 2023 warga di Jalan Kapten Jamhur nomor 2 tepatnya lingkungan Sukarame RT 3 RW 12, Kelurahan Mekarsari, Kota Banjar Jawa Barat, dikagetkan dengan adanya temu mayat penjual air mineral yang tewas tergeletak di dalam gudang diduga karena sakit.
Pihak keluarga pun meminta adanya autopsi terhadap jenazah korban untuk memastikan penyebab kematian tersebut. Ketika ditemukan keluarga mendapati luka pada bagian kepala korban. (Muhlisin/R9/HR-Online/Editor-Dadang)