Penyakit kulit psoriasis merupakan gangguan kronis yang memicu timbulnya bercak merah bersisik. Meski tidak menular dan bukan penyakit kulit yang mengancam keselamatan jiwa. Namun tetap saja keberadaan psoriasis menyebabkan rasa tidak nyaman serta mengganggu kualitas hidup.
Psoriasis sendiri bisa mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia baik pria maupun wanita. Rentang usia yang umumnya terserang penyakit kulit ini mulai dari 15 hingga 25 tahun. Sifatnya yang kronis membuat psoriasis menetap cukup lama dan susah sembuh.
Baca Juga: Alergi Kulit pada Bayi dan Anak-anak, Ini Solusi Alaminya
Hal inilah yang kerap kali membuat para penderitanya merasa frustasi. Terlebih psoriasis dapat menyerang sejumlah bagian tubuh termasuk kulit kepala, siku, lutut, punggung, dan kuku.
Dalam artikel ini, kita akan mengenal lebih dalam tentang psoriasis, penyebab, gejala, dan cara mengatasinya.
Penyebab Penyakit Kulit Psoriasis Kronis
Penyebab pasti psoriasis masih belum sepenuhnya ketahuan. Namun, sejumlah pakar kesehatan meyakini bahwa penyakit kulit ini merupakan hasil kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Berikut adalah beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan psoriasis.
1. Faktor Genetik
Ada bukti kuat bahwa psoriasis memiliki komponen genetik. Jika ada riwayat psoriasis dalam sebuah keluarga. Maka kemungkinan anggota yang terdapat di dalamnya memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan kondisi ini.
2. Sistem Imun Tubuh
Penyakit kulit psoriasis juga bisa terjadi karena gangguan pada sistem kekebalan tubuh atau imun. Terutama pada individu yang rentan, membuat sistem kekebalan tubuhnya bereaksi berlebihan terhadap rangsangan tertentu.
Seperti halnya infeksi atau luka kulit ringan. Kondisi inilah yang menyebabkan produksi sel-sel kulit secara tidak terkendali dan akhirnya memicu peradangan.
3. Faktor Lingkungan
Kondisi lingkungan sangat berisiko mempengaruhi perkembangan psoriasis atau memperburuk gejalanya. Termasuk stres, asap rokok, alkohol, cuaca dingin atau kering, infeksi tenggorokan, dan penggunaan obat tertentu.
Gejala Penyakit Psoriasis
Seperti telah tertera sebelumnya, penyakit kulit psoriasis dapat mempengaruhi berbagai area pada tubuh. Sebut saja kulit kepala, siku, lutut, punggung, dan daerah kelamin.
Baca Juga: Cara Menghilangkan Keloid yang Mudah dan Efektif, Bisa Anda Coba!
Gejala psoriasis akan bervariasi tergantung pada jenis-jenisnya. Supaya semakin jelas, silahkan mencermati beberapa jenis psoriasis berikut ini.
- Psoriasis Plak: Merupakan jenis paling umum yang memicu munculnya plak merah dan bersisik di permukaan kulit.
- Psoriasis Inversa: Muncul di daerah lipatan kulit seperti ketiak, selangkangan, atau bawah payudara. Biasanya kulit tampak merah dan licin.
- Psoriasis Guttata: Biasanya terjadi setelah infeksi tenggorokan bakteri atau virus. Gangguan ini menyebabkan tumbuhnya bintik-bintik kecil merah pada tubuh.
- Psoriasis Pustular: Merupakan jenis penyakit kulit psoriasis yang memicu tumbuhnya bintil berisi nanah pada kulit. Para penderita juga akan merasa demam dan menggigil.
- Psoriasis Kulit Kepala: Sama seperti namanya, plak psoriasis ini terjadi di kulit kepala. Dengan kondisi ketombe yang berlebihan.
- Psoriasis Artritis: Gejala psoriasis ini tak hanya memengaruhi permukaan kulit. Namun penderita juga mengalami peradangan pada sendi, yang dapat menyebabkan rasa nyeri dan kekakuan.
Cara Menangani Psoriasis
Pada dasarnya, obat khusus penyakit psoriasis hingga saat ini belum ditemukan secara pasti. Namun terdapat sejumlah cara yang bermanfaat untuk membantu mengendalikan gejalanya. Berikut adalah beberapa cara efektif untuk menangani psoriasis.
1. Berkonsultasi dengan Dokter Kulit
Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah berkonsultasi dengan dokter kulit atau dermatologis. Mereka akan mengidentifikasi jenis psoriasis yang Anda derita, kemudian memberikan pengobatan sesuai keluhan.
2. Melakukan Terapi Topikal
Banyak kasus penyakit kulit psoriasis dapat terkendali dengan krim, salep, atau lotion topical. Bahan aktif yang terkandung di dalamnya termasuk kortikosteroid, analog vitamin D, tar batubara, dan salisilat.
Terapi topikal dapat membantu mengurangi peradangan, gatal, dan menghilangkan sisik kulit. Namun penggunaannya harus tetap sesuai dengan petunjuk dokter ahli.
3. Terapi Cahaya atau Laser
Terapi ini melibatkan paparan kulit pada sinar ultraviolet (UV) dalam pengaturan medis. Hal tersebut bisa membantu memperlambat pertumbuhan sel kulit yang berlebihan sekaligus mengurangi peradangan.
Dalam kasus yang lebih parah, dokter mungkin meresepkan obat oral atau injeksi untuk mengendalikan psoriasis.
4. Hindari Faktor Pemicu dan Pengelolaan Stres
Psoriasis sering kali terjadi akibat faktor pencetus tertentu. Misalnya stres, infeksi, atau alergi makanan. Cobalah untuk mengidentifikasi pemicu khususnya dan usahakan untuk menghindari faktor-faktor tersebut.
Baca Juga: Penyakit Kulit Melasma, Pahami Pemicu dan Cara Mengatasinya
Selain itu, teratur mengelola stres melalui olahraga, meditasi, atau teknik relaksasi dapat membantu mengurangi gejala psoriasis.
Demikian tadi ulasan tentang penyakit kulit psoriasis, lengkap dengan penjelasan terkait gejala dan tips penanganannya. Jangan lupa senantiasa menerapkan gaya hidup sehat untuk membantu mengurangi keparahan psoriasis. (R10/HR-Online)