Cakram motor tipis tentunya sangat berbahaya. Berikut akan kita bahas beberapa hal mengenai piringan cakram sepeda motor yang sudah tipis. Piringan cakram motor sendiri merupakan salah satu komponen kendaraan yang memiliki peran penting dalam proses pengereman.
Piringan cakram motor berbentuk lingkaran yang pipih dan memiliki banyak lubang-lubang kecil. Anda bisa dengan mudah melihat komponen motor ini di bagian ban motor. Piringan cakram ini biasanya terbuat dari bahan baja sehingga kuat meskipun tidak terlalu tebal.
Baca Juga: Tips Memilih Master Rem yang Bagus dan Tepat untuk Motor
Fungsi komponen ini yaitu sebagai media penekanan kampas ketika kita mengerem motor. Ketika menarik rem, kampas rem akan bergesekan dengan cakram sehingga laju kendaraan berkurang. Hal tersebutlah yang kemudian membuat piringan cakram ini menjadi komponen yang penting.
Cakram Motor Tipis, Berikut Penyebab hingga Ciri-cirinya
Rem cakram pada kendaraan roda dua tentunya sangat penting karena menunjang keselamatan pengendara. Rem cakram akan membantu pengendara dalam mengendalikan laju kendaraan motor dengan mudah. Terutama ketika ingin menurunkan kecepatan atau ingin menghentikan sepeda motor.
Hal tersebut tentunya akan sangat mempengaruhi keselamatan pengendara dan juga orang lain. Dengan pengereman yang bagus, maka pengendara bisa menghindari berbagai hal buruk. Misalnya menabrak sesuatu atau masuk ke selokan karena tidak bisa berhenti.
Bayangkan saja jika sepeda motor tidak memiliki sistem pengereman yang bagus. Maka tentunya pengendara bisa saja celaka bahkan membuat pengendara lain juga celaka. Karena itu penting bagi kita untuk selalu memperhatikan sistem pengereman agar tetap optimal.
Salah satu caranya yaitu dengan memperhatikan apakah cakram motor tipis atau masih bagus. Cakram dalam rem cakram motor memang bisa menipis meskipun terbuat dari baja. Jika sudah menipis tentunya cakram tersebut bisa membahayakan pengendara motor.
Penyebab Piringan Cakram Tipis
Piringan cakram tipis bisa terjadi karena beberapa hal termasuk karena kesalahan pengendara. Salah satu penyebabnya yaitu karena usia pemakaian motor yang memang sudah cukup lama. Sehingga pastinya rem cakram juga bekerja cukup lama dan akhirnya membuat cakram menipis.
Baca Juga: Piringan Cakram Motor, Ini Masalah dan Cara Merawatnya
Selain itu ada penyebab lainnya yang berasal dari kelalaian pemilik motor itu sendiri. Penyebab tersebut yaitu karena pengendara tidak mengganti kampas rem yang habis. Masalah ini mungkin terdengar sepele sehingga beberapa orang malah mengabaikannya.
Padahal kampas rem habis bisa menyebabkan berbagai masalah lainnya yang membahayakan. Contohnya yaitu akan membuat piringan cakram rem menjadi lebih mudah menipis. Sebab kampas rem yang sudah habis akan menyisakan pelatnya yang cukup keras.
Ketika mengerem maka pelat tersebutlah yang akan bergesekan dengan piringan cakram. Akibatnya lama-kelamaan piringan cakram motor tipis dan menjadi aus. Piringan cakram yang sudah tipis tentunya akan membahayakan pengendara selama menggunakannya.
Sebab cakram tipis memiliki risiko patah ketika sepeda motor sedang Anda gunakan. Selain itu membiarkan kampas rem yang sudah has juga bisa membahayakan keselamatan pengendara. Sebab akan membuat pengereman menjadi kurang pakem dan menjadi tidak maksimal.
Solusi
Solusi untuk mengatasi masalah cakram tipis ini tentu saja menggantinya dengan yang baru. Selain itu Anda juga harus mengganti kampas rem setiap kali sudah habis. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah cakram menipis dan menjaga performa sistem pengereman motor.
Ciri-Ciri Cakram Motor Tipis
Anda mungkin tidak menyadari jika piringan cakram sudah menipis dari sebelumnya. Sebenarnya terdapat ciri-ciri yang bisa Anda kendali untuk mengetahui jika piringan sudah tipis. Salah satu caranya yang paling mudah yaitu dengan mengukur ketebalan cakram tersebut.
Sebab biasanya pabrikan sudah memberikan tanda di cakram bertuliskan MT dengan angka. Tanda tersebut menunjukkan berapa ukuran ketebalan minimum dari piringan cakram tersebut. Jika ketebalan cakram sudah di bawah angka tersebut maka artinya cakram sudah tipis.
Baca Juga: Penyebab Rem Cakram Motor Ngempos dan Cara Mengatasinya
Selain itu terdapat tanda lain yaitu Anda harus menekan tuas rem lebih dalam ketika mengerem. Kemudian ada pula yang mengalami tanda getaran ketika sedang mengerem motor. Ciri lainnya yaitu muncul suara decitan besi beradu ketika Anda menarik tuas rem cakram.
Demikianlah pembahasan mengenai cakram motor tipis yang bisa Anda pahami. Ketika piringan cakram sudah tipis, jangan menunda untuk menggantinya demi menjaga keselamatan. (R10/HR-Online)