harapanrakyat.com,- Walikota Banjar, Jawa Barat, Ade Uu Sukaesih, ancam akan mencoret perusahaan pemenang kontrak pengerjaan pembangunan gedung Perpusda Kota Banjar.
Hal itu buntut dari adanya pemanggilan dan tegurannya yang tidak kunjung mendapat respon.
Berdasarkan data dari LPSE Kota Banjar, pemenang kontrak tersebut adalah CV. Irsyad Basyir Contractor.
Baca juga: Insiden Ibu-ibu PKK Terjebak di Lift, Begini Kata Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Banjar
Walikota Banjar Ade Uu Sukaesih mengatakan, pihaknya sudah memanggil perusahaan tersebut, namun sampai saat ini tidak kunjung datang.
“Itu kan masih dalam masa pemeliharaan, tapi dipanggil tidak datang, kenapa?,” kata Ade Uu Sukaesih, Jumat (26/5/2023).
Menurutnya, pemanggilan perusahaan tersebut sudah melalui sambungan telepon dan secara bersurat. Akan tetapi tidak datang juga.
“Awalnya melalui handphone, tapi tidak datang sudah beberapa kali. Terus secara bersurat belum datang juga, mau saya blacklist perusahaannya?,” terangnya.
“Terancam diblacklist kalau tidak datang,” tambahnya menegaskan.
Pernyataan tersebut ia tegaskan saat diminta tanggapan terkait insiden 6 orang ibu-ibu PKK yang terjebak di dalam lift usai menghadiri acara di ruang auditorium lantai 4 Gedung Perpusda Kota Banjar.
Sementara itu, Sekretaris DKPD Kota Banjar Budi Hendrawan mengatakan, masa pemeliharaan gedung tersebut sampai bulan September 2023.
“Ini masih dalam masa pemeliharaan selama enam bulan, dari Maret sampai 3 September 2023,” pungkasnya. (Sandi/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)