Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita PangandaranTernyata Ritual Hajat Laut di Pangandaran Dimulai Sejak Kedatangan Pelaut Mataram

Ternyata Ritual Hajat Laut di Pangandaran Dimulai Sejak Kedatangan Pelaut Mataram

harapanrakyat.com,- Hajat laut atau pesta laut, merupakan salah satu acara rutin masyarakat di daerah pesisir pantai Pangandaran, Jawa Barat.

Hajat laut juga bisa diartikan sebagai syukuran nelayan. Biasanya dilaksanakan oleh masyarakat di pesisir di bulan Muharram, pada hari Kamis Wage menjelang Jumat Kliwon.

Budayawan asal Kabupaten Pangandaran, Bah Didin mengatakan, hajat laut atau pesta laut merupakan bentuk rasa syukur warga pesisir terhadap Tuhan yang Maha Esa, atas rezeki dan keselamatan terhadap para nelayan.

“Itu (hajat laut) merupakan bentuk syukuran warga pesisir atas karunia yang Allah SWT berikan terhadap para nelayan,” katanya Sabtu (20/5/2023).

Selain itu, hajat laut juga merupakan bentuk doa agar nelayan senantiasa diberikan keselamatan dalam mencari ikan.

Lanjut Bah Didin, hajat laut di Pangandaran, mulai ada sejak datangnya para penduduk atau nelayan yang berasal dari Mataram.

Menurutnya, dahulu warga asli Pangandaran mata pencahariannya bertani atau bercocok tanam. Sehingga tidak banyak yang paham cara melaut.

“Dulu warga Pangandaran asli tidak begitu mengerti cara- cara mencari ikan di laut. Namun setelah kedatangan para nelayan dari wilayah Mataram, baru penduduk asli Pangandaran mulai mengikuti dan berguru terhadap para nelayan pendatang itu. Lama-lama, warga pesisir Pangandaran terbiasa hidup di laut dan berprofesi sebagai nelayan,” ujar Bah Didin.

Sejak saat itu, budaya atau tradisi hajat laut atau syukuran para nelayan dan budaya atau kebiasaan itu dilaksanakan di bulan Muharram.

“Meski demikian, sampai sekarang saya belum mendapat referensi yang otentik, sejak kapan hajat laut di Pangandaran dimulai,” pungkasnya.

Adapun ritual hajat laut yang biasa warga pesisir laksanakan, menjadi daya tarik wisatawan, karena mengandung nilai budaya yang tinggi. Tak sedikit para wisatawan yang sengaja datang ke Pangandaran hanya untuk menyaksikan hajat laut. (Enceng/R8/HR Online/Editor Jujang)

Obyek Wisata Sepi Pengunjung

Obyek Wisata Sepi Pengunjung Saat Libur Lebaran, Wali Kota Banjar: Perlu Ada Perubahan

harapanrakyat.com,- Wali Kota Banjar, Jawa Barat, Sudarsono, menanggapi perihal sejumlah obyek wisata sepi pengunjung pada momen libur Lebaran 2025. Sudarsono mengatakan, Pemerintah Kota Banjar ke...
Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone baru saja merilis Armor 30 Pro, sebuah smartphone tangguh yang menggabungkan daya tahan luar biasa dengan teknologi terkini. Dirancang khusus untuk pengguna yang...
Pergerakan Tanah di Neglasari

Pergerakan Tanah di Neglasari Ciamis, Sejumlah Rumah dan Jalan Desa Alami Kerusakan

harapanrakyat.com,- Akibat adanya pergerakan tanah di Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, beberapa rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, ruas jalan desa juga mengalami...
Terseret Arus Sungai Cipalu

Pemancing yang Terseret Arus Sungai Cipalu di Tasikmalaya Ditemukan, Begini Kondisinya

harapanrakyat.com,- Ratim (42), pemancing yang terseret arus Sungai Cipalu di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Rabu (2/4/2025), akhirnya ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia, Jumat...
Misteri Girilawungan di Majalengka.

Misteri Girilawungan di Majalengka, Pemakaman Para Tokoh yang Sarat Sejarah

harapanrakyat.com,- Komplek pemakaman Girilawungan, di Kelurahan Majalengka Wetan, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi banyak tokoh Majalengka. Salah satu tokoh yang...
Nelayan Asal Indonesia

Sugiyanto Nelayan Asal Indonesia Jadi Pahlawan Saat Kebakaran Hutan di Korea Selatan

harapanrakyat.com,- Baru-baru ini nelayan asal Indonesia bernama Sugiyanto menjadi trending topik hingga viral di media sosial. Pasalnya, nelayan tersebut menjadi pahlawan yang paling berjasa...