harapanrakyat.com – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Barat menjunjung hak politik perawat jika hendak mencalonkan diri menjadi anggota legislatif.
Ketua PPNI Jawa Barat Budiman mengatakan, pihaknya mendukung perawat yang mencalonkan diri pada Pemilu legislatif 2024 mendatang.
Menurutnya, dengan adanya perawat yang duduk sebagai anggota legislatif, hal itu dapat menjadi media dan wadah aspirasi para perawat, khususnya di Jawa Barat.
“Siapa saja perawat yang mencalonkan menjadi anggota DPR RI, kita dukung penuh. Contohnya Pak Mulyana sebagai Ketua Yayasan Adhi Guna Kencana, kepada perawat di Jawa Barat untuk dukung beliau,” ungkapnya di Kota Bandung, Sabtu (6/5/2023).
Baca Juga : Jelang Tahun Politik, PKS Jawa Barat Tingkatkan Keanggotaan Kader
Budiman menuturkan, dukungan tersebut merupakan bagian dari kebijakan politik PPNI. Dengan harapan dapat menyalurkan aspirasi dan suara dari para perawat.
Budiman menjelaskan, salah satu yang menjadi perhatian pihaknya yakni Undang-Undang Omnibus Law, yang dapat merugikan hak perawat. Peran keberpihakan kebijakan politik kepada perawat, sangat dibutuhkan.
“Kita dari Jabar akan melakukan aksi damai terkait omnibus law. Dengan adanya perawat yang menjadi anggota DPR RI, maka bisa menjadi media dan wadah untuk komunikasi maupun aspirasi,” katanya.
Baca Juga : Gubernur Jawa Barat Jajaki Kerja Sama Investasi dengan AICC
Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Adhi Guna Kencana, Mulyana berharap, dukungan dari para perawat di Jawa Barat, ia berupaya menyampaikan aspirasi para perawat.
“Perawat atau orang kesehatan, harus masuk ke dunia politik, misalnya menjadi anggota legislatif. Jika tidak, maka nanti pada regulasi-regulasi dikerdilkan. Sehingga dengan adanya orang tenaga kesehatan bisa berkontribusi dan memberikan masukan-masukan,” tuturnya. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)