Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita TerbaruPembentukan Sel Darah Putih, Proses dan Faktor yang Mempengaruhi

Pembentukan Sel Darah Putih, Proses dan Faktor yang Mempengaruhi

Pembentukan sel darah putih terjadi di dalam tubuh. Proses pembuatan dari sel darah putih ini sangat berpengaruh terhadap kehidupan manusia. Hal tersebut karena ada banyak sel darah putih atau leukosit untuk tubuh.

Ada dua jenis sel darah di dalam tubuh, yakni darah merah dan darah putih. Peran yang dimiliki sel darah putih atau leukosit pada tubuh sama besarnya seperti peran sel darah merah atau eritrosit.

Apabila kekurangan sel darah putih, maka akan menciptakan dampak buruk untuk tubuh. Itulah kenapa, tubuh melakukan produksi sel darah putih setiap saat.

Pembentukan Sel Darah Putih di Dalam Tubuh

Sel darah putih adalah komponen dari darah. Tidak heran jika keberadaan sel darah putih di dalam tubuh harus cukup.

Baca Juga: Penyebab Darah Kotor, Gejala, dan Cara Alami Mengatasinya

Jika terjadi kekurangan sel darah putih, maka akan sangat berbahaya. Bahkan, sel leukosit yang terlalu sedikit dapat berakibat fatal.

Sel darah putih umumnya lebih besar daripada sel darah merah. Dalam sirkulasi darah, leukosit terlihat seperti sel yang tidak bergerak ketika tidak ada zat berbahaya.

Bentuk dari leukosit ini berubah-ubah. Ketika leukosit bergerak, maka menggunakan bantuan perantara kaki palsu atau pseudopodia.

Sel darah putih memiliki struktur berupa beragam inti sel. Sehingga, dapat dengan mudah dibedakan menurut inti selnya yang berwarna bening.

Jumlah Normal Leukosit di Dalam Darah

Ciri utama dari sel darah putih ini adalah tidak berwarna. Tidak hanya itu, sel leukosit juga dapat menembus dinding kapiler.

Kadar atau jumlah normal dari sel darah putih di dalam tubuh manusia itu berbeda-beda.

Pada keadaan normal, leukosit mengandung 4 x 109 sampai 11 x 109 sel darah putih dalam 1 liter. Orang dewasa yang sehat mengandung 7.000 hingga 25.000 sel per tetesnya.

Baca Juga: Proses Pembentukan Hemoglobin pada Sel Darah Merah Tubuh

Sementara pada setiap milimeter akan memiliki 6.000 hingga 10.000 sel darah putih. Jumlah pembentukan sel darah putih ini bisa naik dan turun karena penyakit.

Seperti leukimia misalnya. Penderita leukimia akan memiliki jumlah sel darah putih yang meningkat hingga 50.000 sel per tetes yang membuat tubuh lemas dan tidak berdaya.

Tahap Pembentukan Leukosit

Sel darah putih terbentuk dari proses diferensiasi dini dari sel stem hemopoietik pluripoten.

Sel stem hemopoietik pluripoten ini akan berubah ke dalam beberapa tipe sel stem commited dan mampu membentuk eritrosit serta leukosit.

Terdapat dua jenis pembentukan sel darah putih, yaitu tipe mielositik dan juga tipe limfositik. Kedua tipe tersebut sebenarnya menghasilkan leukosit yang sama.

Pembentukan tipe mielositik memulai prosesnya dengan sel muda berwujud mieloblas. Sementara tipe limfositik memulai prosesnya dari sel muda atau limfoblas.

Leukosit di dalam granulosit akan tersimpan di dalam sumsum tulang, sehingga sel mengalami sirkulasi. Setelah itu, akan ada faktor sitokinin yang terlepas apabila kebutuhan meningkat.

Apabila dalam keadaan normal, granulosit ini bersirkulasi ke dalam seluruh darah hingga tiga kali jumlah yang tersimpan di dalam sumsum tulang.

Sebagian hasil pembentukan sel darah putih ini akan tersimpan di area limfoid. Adapun masa hidup granulosit setelah lepas adalah 4 hingga 8 jam dalam sirkulasi darah atau hanya sekitar 4-5 jam di dalam jaringan.

Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Leukosit

Banyaknya jumlah leukosit di dalam darah bisa bertambah maupun berkurang. Hal tersebut tergantung dengan faktor berikut ini:

Baca Juga: Karakteristik Golongan Darah A, B, AB, dan O di dalam Tubuh Manusia

  • Jenis kelamin: Wanita dan laki-laki normal memiliki leukosit lebih sedikit daripada eritrosit, yakni rasio 1 : 700. Jumlahnya rata-rata 4.000-11.000 sel per tetes.
  • Usia: Jumlah leukosit pada orang dewasa lebih banyak daripada anak-anak. Kesehatan anak harus terjaga agar pembentukan leukosit berjalan lancar.
  • Tempat ketinggian: Faktor dari luar juga mempengaruhi jumlah leukosit. Orang yang berada di dataran tinggi memiliki leukosit dengan jumlah yang lebih banyak.
  • Keadaan tubuh: Ketika terjadi luka dan mengeluarkan banyak darah, maka leukosit akan turun. Itulah kenapa, segera hentikan pendarahan ketika terluka parah.

Jumlah leukosit ini harus tercukupi agar dapat berfungsi dengan baik pada tubuh. Leukosit akan mampu mempertahankan tubuh dari benda asing termasuk kuman yang menyebabkan infeksi.

Selain itu, sel darah putih juga mampu memperbaiki atau mencegah kerusakan tubuh, terutama pada vaskuler.

Tubuh yang sehat akan melakukan pembentukan sel darah putih dengan normal. Jadi, Anda perlu selalu menjaga kesehatan tubuh. (R10/HR-Online)

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Tidak semua tokoh besar mendapat tempat dalam buku sejarah Indonesia. Beberapa nama tetap hidup melalui cerita lisan yang diwariskan turun-temurun. Sejarah Tumenggung Kopek adalah...
Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan baru saja memperkenalkan generasi terbaru dari Nissan Micra EV 2025. Mobil Nissan terbaru tersebut kini bertransformasi menjadi kendaraan listrik sepenuhnya. Nissan Micra atau...
Pemandian Air Panas

Menikmati Wisata Pemandian Air Panas Cileungsing Sumedang Saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Obyek wisata Pemandian Air Panas Cileungsing di Cilangkap, Kecamatan Buahdua, Sumedang, Jawa Barat, kembali menarik ribuan wisatawan pada libur Lebaran 2025. Destinasi wisata ini...
Obyek Wisata Sepi Pengunjung

Obyek Wisata Sepi Pengunjung Saat Libur Lebaran, Wali Kota Banjar: Perlu Ada Perubahan

harapanrakyat.com,- Wali Kota Banjar, Jawa Barat, Sudarsono, menanggapi perihal sejumlah obyek wisata sepi pengunjung pada momen libur Lebaran 2025. Sudarsono mengatakan, Pemerintah Kota Banjar ke...
Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone baru saja merilis Armor 30 Pro, sebuah smartphone tangguh yang menggabungkan daya tahan luar biasa dengan teknologi terkini. Dirancang khusus untuk pengguna yang...
Pergerakan Tanah di Neglasari

Pergerakan Tanah di Neglasari Ciamis, Sejumlah Rumah dan Jalan Desa Alami Kerusakan

harapanrakyat.com,- Akibat adanya pergerakan tanah di Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, beberapa rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, ruas jalan desa juga mengalami...