harapanrakyat.com,- Sebanyak tujuh keluarga harus mengungsi karena banjir yang merendam Kampung Pajagan, Kelurahan Cigantang, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa barat, Minggu (7/5/2023).
Banjir tersebut terjadi karena sungai Pajagan meluap setelah hujan deras yang mengguyur wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya.
Akibatnya, banjir merendam puluhan rumah dan juga Masjid Al Ikhlas. Ketinggian banjir mencapai 20 sentimeter. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
Baca Juga: Air Sungai Ciseel di Kabupaten Ciamis Meluap Masuk Rumah Warga di 2 Kecamatan
“Adapun yang terendam banjir ada 20 rumah. Tapi yang parah ada 7 rumah dengan ketinggian airnya sampai setengah meter,” kata Ketua RT 02, Kampung Pajagan, Jajang Rizal, Minggu (7/5/2023).
Menurut Jajang, banjir yang merendam puluhan rumah warga Kampung Pajagan, Kota Tasikmalaya baru kali yang paling parah.
“Memang sudah 2 tahun tidak ada banjir. Tapi sekarang tiap hujan besar selalu banjir. Apalagi hari ini yang paling parah,” ujarnya.
Jajang menerangkan, karena banjir membuat 7 keluarga mengungsi ke tempat saudaranya yang lebih aman. Lantaran mereka takut airnya semakin tinggi.
BPBD Kota Tasikmalaya yang datang ke lokasi langsung mendata warga yang terdampak banjir di kampung tersebut.
Baca Juga: Warga Terdampak Banjir di Kapuas Mulai Terserang Penyakit
Selain memberikan sembako juga memastikan kondisi kesehatan warga yang rumahnya terendam.
“Kami data dan langsung berikan sembako kepada warga yang terdampak banjir ini,” kata Kepala BPBD Kota Tasikmalaya, Ucu Anwar.
Sedangkan untuk pantauan harapanrakyat.com di lokasi, banjir yang membuat 7 keluarga mengungsi sudah mulai surut. Terlihat warga membersihkan sampah sisa-sisa banjir yang masuk ke rumahnya. (Apip/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)