harapanrakyat.com,- Dalam rangka memeriahkan hari jadi Kabupaten Ciamis ke-381, akan melaksanakan kirab Mahkota Binokasih. Kirab tersebut ke Sumedang Larangan, di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Kamis (11/5/2023) mendatang.
Kirab tersebut pertama kali digelar, yang nantinya akan diselenggarakan di 3 daerah, yakni Galuh Ciamis, Bogor Padjajaran dan Sumedang Larang.
Mahkota Binokasih sendiri merupakan mahkota tertua di Asia, dengan berat dan dilapisi emas sebanyak 8 kilogram.
Baca Juga: Kontes Ayam Pelung Meriahkan Hari Jadi Ciamis ke 380
Kepala Dinas Pariwisata Ciamis, Budi Kurnia mengatakan, tahun ini akan ada Kirab Mahkota Binokasih yang diawali di Astana Gede Kawali. Kemudian ke Bogor Padjajaran, lalu ke Sri Manganti Karaton Sumedang Larang.
“Menariknya itu, Sumedang Larang terpikirkan untuk napak tilas, bahwa Mahkota Binokasih dulunya adanya di Kabupaten Ciamis,” katanya, Rabu (10/5/2023).
Sejarah Kirab Mahkota Binokasih
Lanjutnya menuturkan, dari Kabupaten Ciamis sekitar 150 tahunan, akhirnya di era Jaya Dewata Prabu Siliwangi. Karena memergerkan kerajaan Galuh dengan kerajaan Sunda.
“Kemudian, diboyonglah mahkota itu ke Bogor, lalu dipakai raja-raja Pajajaran” tuturnya.
Seiring dengan menurunnya pengaruh Kerajaan Sunda di Pajajaran Bogor dan terdesak oleh Kerajaan Banten dan Cirebon. Maka Mahkota Binokasih sebagai lambang kedaulatan Kerajaan Sunda akhirnya dititipkan di Sumedang Larang Prabu Gesan Ulun. Kerajaan Sunda yang relatif kuat dan wilayahnya berada dalam teritorial strategis ketika itu.
“Maka dari itu, hari jadi Sumedang itu diambil datangnya Binokasih ke Sumedang. Jadi kurang lebih 445 tahun baru diadakan itu mahkota kembali lagi ke Galuh, meskipun dalam acara kirab,” tambahnya.
Baca Juga: Catat! Ini Jadwal Ngarak Pataka Sambut Hari Jadi Ciamis ke-380
Lebih lanjut Budi mengatakan, dalam hari jadi tahun ini, mahkota Binokasih dikirab berdasarkan napak tilas dulu. Jadi mulainya dari Galuh Ciamis berangkat ke Bogor lalu dari Bogor nanti ke Sumedang.
Menurutnya, dari perspektif pariwisata ini sangat bagus. Karena ini bisa jadi event Jawa Barat. Karena kirab ini digelar oleh 3 kabupaten atau 3 wilayah.
“Kemudian secara tingkat kesejarahan itu makin menguatkan, memang Ciamis dengan Galuhnya itu punya peran penting dalam pengembangan Jawa Barat,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)