Kandungan surat An Nisa ayat 59 membahas sekaligus menjelaskan tentang perintah bagi seluruh umat muslim untuk beriman dan taat kepada Allah SWT dan juga Rasulullah SAW. Dalam surat An Nisa ayat ke 59 tersebut, juga memiliki kandungan terkait tindakan umat muslim yang sesuai dengan hukum Islam. Di dalam Al Quran, surat An Nisa merupakan surat ketiga.
Baca juga: Kandungan Al Maidah Ayat 3, Larangan Memakan Makanan Haram
Kandungan Surat An Nisa Ayat 59, Taat Kepada Allah, Rasulullah, dan Ulil Amri
An Nisa merupakan salah satu surat dalam Al Qur’an yang terdiri dari 176 ayat. Secara garis besar, surat ini menjelaskan tentang hukum fiqih yang berhubungan dengan wanita.
Dalam surat ini pula juga dibahas mengenai perihal lainnya. Salah satunya yang tertera dalam An Nisa ayat 59.
Adapun bunyi dari surat An Nisa ayat 59 sebagai berikut:
Sumber Hukum dalam Islam Menurut Surat An Nisa Ayat 59
Kandungan surat An Nisa ayat 59 yakni berisikan tentang perihal ketaatan dalam ketetapan hukum yang seadil-adilnya. Dengan kata lain, seluruh umat muslim mendapatkan perintah untuk senantiasa menaati putusan hukum secara hirarkis.
Dengan begitu, akan tercipta kemaslahatan umum. Sejatinya, dalam Islam terdapat tiga sumber dasar hukum yang juga dijelaskan dalam surat An Nisa ayat 59, berikut ini pemaparannya.
1. Al Qur’an
Sumber hukum Islam pertama yakni Al Qur’an. Al Qur’an merupakan pedoman dan petunjuk bagi seluruh umat manusia.
Ketika kita menjalani kehidupan berdasarkan apa yang ada dalam Al Qur’an, maka dapat mencapai keridhaan Allah SWT. Mendapatkan rahmat dan keberkahan dari Allah SWT sama saja dengan mencapai kebahagiaan hidup dunia maupun akhirat.
Hakikatnya, Al Qur’an merupakan kitab suci umat muslim. Terdapat wahyu dan firman Allah SWT yang disampaikan kepada Rasulullah SAW perantara malaikat Jibril.
2. Hadits atau Sunnah
Sumber hukum dalam kandungan surat An Nisa ayat 59 lainnya yakni hadits atau sunnah. Hadits atau sunnah merupakan cara yang pernah Rasulullah SAW tunjukkan kepada umatnya ketika melakukan perjalanan atau melaksanakan dakwa Islam.
Sebagian besar syariat Islam termuat dalam Al Quran. Akan tetapi, hukum-hukum tersebut belum mengatur secara detail dan analitis terkait berbagai macam kegiatan maupun kehidupan umat manusia.
Baca juga: Kandungan Surat Al Hijr Ayat 15, Orang-Orang Musyrik Mekah
Ketika sebuah persoalan atau permasalahan yang terjadi dalam kehidupan manusia tidak kita temukan dalam Al Qur’an, maka hadits atau sunnah menjadi sumber hukum berikutnya.
Untuk mencari jalan keluar dari persoalan tersebut berdasarkan sunnah Rasulullah SAW, akan mengacu pada ucapan, sikap, maupun perbuatannya.
Terdapat tiga contoh yang diberikan Rasulullah SAW kepada kita, yakni hadits takhiriyah, hadist fi’liyah, dan hadist qauliyah.
3. Ijtihad
Ijtihad merupakan sumber hukum Islam yang ketiga. Sumber hukum ini berisikan tentang akal pikiran manusia.
Akal pikiran ini merupakan upaya dan ikhtiar untuk memahami berbagai macam kaidah yang terdapat dalam Al Qur’an maupun sunnah Rasulullah dengan segala kemampuan yang dimiliki.
Setelah itu, dari hasil pemikiran tersebut akan ada kesimpulan atau memutuskan garis hukum yang bisa kita terapkan dalam kasus tertentu.
Penggunaan ijtihad ini akan berlaku jika sumber hukum terkait persoalan yang kita hadapi tidak ada dalam Al Qur’an maupun sunnah. Namun, solusi atau jalan keluar tersebut tidak bertentangan dengan Al Qur’an dan sunnah.
Hikmah dari Perintah Taat dalam Surat An Nisa Ayat 59
Kandungan surat An Nisa ayat 59 juga berisikan tentang perintah supaya umat muslim taat dan patuh kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, dan ulil amri atau kepada orang yang memiliki kekuasaan di antara mereka supaya terbentuk kemaslahatan umum.
Taat kepada Allah SWT, itu artinya mengamalkan dan patuh dengan isi kitab suci Al Qur’an. Taat kepada Rasulullah, melaksanakan ajaran-ajaran yang pernah Rasulullah contohkan.
Sedangkan taat kepada ulil amri, melaksanakan beragam ketentuan dari orang-orang yang memegang kekuasaan (pemimpin). Ketika mendapatkan kesepakatan, maka umat muslim memiliki kewajiban untuk melaksanakannya.
Baca juga: Kandungan Surat Al Isra Ayat 2 Menurut Beberapa Tafsir
Kandungan surat An Nisa ayat 59 ini dapat kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya saja, tidak pernah meninggalkan sholat lima waktu, mengerjakan puasa wajib maupun sunnah, berbakti kepada kedua orang tua maupun bapak ibu guru di sekolah dan lain sebagainya. (Muhafid/R6/HR-Online)