harapanrakyat.com,- Warga di lingkungan Kelurahan Mekarsari, Kota Banjar, Jawa Barat, digegerkan dengan adanya temuan mayat laki-laki yang tergeletak di sebuah gudang tempat penyimpanan air minum di Jalan Kapten Jamhur nomor 2, tepatnya lingkungan Sukarame RT 3 RW 12, Kelurahan Mekarsari Selasa (30/5/2023).
Mayat tersebut pertama kali diketahui oleh Rendi, salah seorang pelanggan yang saat itu hendak membeli kebutuhan air minum.
Berdasarkan informasi warga, mayat laki-laki tersebut yaitu Mimin Kuspendi, warga lingkungan Cikabuyutan Barat, RT 2 RW 10 Kelurahan Hegarsari yang diketahui distributor (penjual) air minum.
Baca juga: Terlibat Tabrakan, Seorang Remaja di Kota Banjar Luka pada Bagian Kepala
Rendi mengatakan, mulanya Ia hendak membeli kebutuhan air minum di tempat tersebut, sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, saat itu mendapati pintu gudang dalam keadaan tertutup rapat.
Ia kemudian menghubungi nomor handphone yang bersangkutan, tetapi tidak ada jawaban. Saat menggedor pintu juga tidak ada jawaban dari dalam gudang.
Karena tidak ada jawaban, setelah itu Ia mencoba mencari yang bersangkutan dari celah lubang pintu, dan mendapati korban dalam keadaan tergeletak.
“Saya lihat dari lubang pintu. Bapaknya sudah tergeletak di lantai. Kadang saya memang sering beli di sini,” kata Rendi kepada wartawan.
Lanjutnya menjelaskan, setelah melihat korban tergeletak, Ia langsung menghubungi warga dan Ketua RT lingkungan setempat. Warga kemudian bersama-sama mendobrak pintu gudang tersebut.
Setelah itu masuk dalam gudang korban dalam keadaan tergeletak di atas lantai. Warga kemudian menghubungi petugas untuk mendatangi lokasi.
“Saya langsung ke warung temui warga sama Bu RT. Pintu langsung didobrak sama warga. Bapaknya sudah tergeletak,” ujarnya.
Penjual Air Minum di Kota Banjar yang Tewas di Gudang Punya Penyakit Gula
Kakak korban, Kohir mengatakan, yang bersangkutan sekitar satu hari yang lalu masih terlihat beraktivitas. Namun handphone miliknya sekitar lima hari yang lalu sudah tidak bisa dihubungi.
Korban selama ini menurutnya, memang sudah lama memiliki riwayat penyakit gula darah dan darah tinggi.
“Kemarin hari kayak masih jualan. Cuma memang dia sudah lama punya riwayat sakit darah tinggi sama gula darah,” katanya.
Sementara itu, petugas dari Kepolisian Polsek Banjar dan Tim INAFIS Polres Banjar, langsung melakukan olah TKP.
Korban yang merupakan penjual air minum ini, langsung dibawa ke rumah sakit guna proses lebih lanjut. (Muhlisin/R8/HR Online/Editor Jujang)