harapanrakyat.com,- Pengelola Aul Hill di Desa Cikupa, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat menemukan benda-benda purbakala termasuk kerangka manusia purba saat melakukan pembongkaran lahan untuk dijadikan lokasi wisata.
Penemuan benda bersejarah tersebut sontak membuat kaget pihak pengelola, hingga tim arkeologi Bandung pun diterjunkan untuk meneliti benda-benda yang ditemukan tersebut.
Benda yang ditemukan berupa tengkorak manusia serta tulang belulang hewan purba yang diperkirakan sudah berusia ribuan tahun.
Emen, pengelola pasir Aul atau Aul Hill mengatakan, benda-benda tersebut ditemukan di dekat gua yang ada di lokasi pasir Aul.
“Saat tengah menggali lahan untuk akses jalan, kami menemukan beberapa benda yang tak lazim. Dimana ada tumpukan benda-benda yang tidak pernah didapatkan saat penggalian di sekitar lokasi. Seperti halnya tulang belulang serta gigi dengan ukuran besar,” katanya, Kamis (4/5/2023).
Baca Juga: ODGJ yang Ngamuk di Banjaranyar Ciamis Dirujuk ke RSUD Kota Banjar
Arkeologi dari Bandung Teliti Kerangka Manusia Purba di Banjaranyar Ciamis
Sementara itu, Bidang Pusat Peneliti Arkeologi Bandung Dr. Lutfi Youndri, M. Hum. mengatakan, temuan di Desa Cikupa tersebut merupakan sebuah temuan yang menarik dimana beberapa artefak terdapat di lokasi Aul Hill.
“Untuk temuan yang akan kami teliti ini merupakan bahan yang ditemukan dari gua Aul. Ada beberapa benda mulai dari bebatuan serta tulang yang usianya mungkin sudah sangat lama. Seperti halnya tulang, tengkorak serta gigi manusia. Dari pengalaman kami usianya ini bisa mencapai sekitar 4 sampai 6 ribu tahun,” katanya.
Menurut Lutfi, temuan kerangka manusia yang diperkirakan telah berusia ribuan tahun tersebut merupakan bukti dulunya Gua Aul di Desa Cikupa pernah menjadi tempat tinggal manusia purba.
“Untuk penemuan kerangka manusia ini kami sudah bisa menyimpulkan jika tengkorak ini merupakan kerangka penguburan untuk yang kedua kalinya,” jelasnya.
Lutfi menjelaskan, kerangka manusia purba yang ditemukan diperkirakan berasal dari manusia dewasa yang hidup sekitar 6.000 tahun lalu.
“Maka dari itu kami katakan temuan di Gua Aul ini merupakan temuan yang sangat menarik, dan perlu diketahui temuan kerangka manusia purba ini merupakan temuan yang pertama kali di wilayah Kabupaten Ciamis,” terangnya.
Selain Kerangka Manusia Purba, Ditemukan Perkakas Berusia Ribuan Tahun di Banjaranyar
Masih menurut Lutfi, selain kerangka manusia yang ia temukan dan kini masuk dalam penelitian, di Gua Aul juga terdapat temuan beberapa batu yang pernah dijadikan alat atau perkakas.
“Bahkan ada beberapa tulang hewan yang diduga kuat itu sisa makanan manusia purba. Usianya juga sama sudah mencapai ribuan tahun. Besar kemungkinan untuk tulang serta gigi besar hewan ini merupakan tulang serta gigi dari hewan kuda Nil. Selain itu ada juga kerang yang sama kemungkinan nya itu sisa dari makanan manusia purba yang hidup di sini,” jelasnya.
Arkeologi Bandung akan terus mengembangkan temuan tersebut sampai menemukan kesimpulan yang valid.
“Nanti kami akan terus kembangkan penelitian ini. Makanya nanti jika pasir Aul atau Aul Hill ini selesai menjadi sebuah tempat wisata, maka tempat ini akan menjadi lokasi wisata yang unik. Selain wisata alamnya tentunya pasir Aul ini bisa dijadikan sebagai tempat wisata edukasi dan sejarah,” terang Lutfi. (Suherman/R7/HR-Online/Editor-Ndu)