harapanrakyat.com,- Cuaca ekstrem yang menyebabkan hujan terus menerus di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat mengakibatkan ratusan hektar sawah terancam gagal tanam.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ciamis Slamet Budi Wibowo mengatakan, sawah seluas 178 hektar di tiga kecamatan terancam gagal tanam karena tergenang air hujan.
“Untuk rincian datanya, sawah yang terancam gagal tanam diantaranya kecamatan Cipaku 33 hektar, kecamatan Purwadadi 130 hektar dan kecamatan Lakbok 15 hektar ,” terangnya kepada harapanrakyat.com, Jumat (12/05/2023).
Baca Juga: Pergeseran Tanah di Saguling Ciamis, Akhirnya Rumah Ojo Ambruk
Lanjut Slamet, setelah mendapat laporan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melakukan validasi data ke lapangan.
“Dari hasil validasi diketahui 178 hektar sawah tergenang air hingga mengakibatkan gagal tanam. Data ini memang belum final karena cuaca ekstrem masih terus melanda Ciamis terutama daerah-daerah yang rawan tergenang banjir,” katanya.
Menurutnya, pemerintah akan mengganti kerugian petani akibat gagal tanam dengan memberikan benih padi sesuai luasan sawah yang terdampak bencana.
“untuk wilayah Cipaku sendiri sudah mendapatkan bantuan benih padi sebanyak 825 Kg. Sesuai luasan yang terdampak kemarin dan untuk dua kecamatan lainnya sedang proses pengajuan ke Provinsi karena datanya terus berkembang,” ungkapnya.
Slamet mengimbau petani yang gagal tanam karena sawahnya tergenang melapor ke Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di tingkat kecamatan. Laporan juga bisa ditujukan kepada Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) wilayah binaan di tingkat desa.
“Setelah ada laporan, kita dari Pemda melalui Dinas akan berupaya untuk melaporkan ke tingkat provinsi. Agar para petani mendapatkan bantuan benih padi sesuai luasan lahan yang terdampak,” pungkasnya. (Fahmi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)