Ciri jaringan kolenkim ada dalam pembahasan materi biologi. Kolenkim memiliki ciri tersendiri yang membedakannya dengan jaringan tumbuhan lainnya. Untuk mengetahui apa saja ciri jaringan tumbuhan tersebut, maka jangan sampai lewatkan pembahasan di bawah ini.
Ciri Jaringan Kolenkim Tumbuhan
Tumbuhan merupakan makhluk hidup yang memiliki banyak jaringan. Adapun jaringan-jaringan yang ada di tumbuhan seperti halnya jaringan meristematik, sklerenkim, parenkim, epidermis, pengangkut, hingga kolenkim.
Dari sekian banyak jaringan yang ada di tumbuhan, kolenkim menarik untuk kita kupas tuntas pada kesempatan kali ini. Sama halnya jaringan tumbuhan lainnya, kolenkim memiliki peranan penting tersendiri. Jaringan ini sangat mendukung kerangka tumbuhan.
Baca Juga: Jaringan Penyusun Akar Tanaman, Apa Saja dan Bagaimana Strukturnya?
Kolenkim termasuk jaringan permanen, namun sederhana. Di dalam jaringannya terdapat sel-sel memanjang aksial yang memiliki dinding sel tak sama dan menebal.
Di sisi lain, kolenkim juga memiliki banyak ciri khas yang membedakannya dengan jaringan tumbuhan lain. Guna memudahkan Anda dalam mengenal jaringan kolenkim, pastikan tahu apa saja ciri khas tersebut.
Bentuk
Salah satu cirinya bisa Anda ketahui dari bentuk. Jaringan kolenkim memiliki bentuk berbeda dari jaringan tumbuhan yang lainnya.
Jaringan ini berbentuk memanjang dan tampak sejajar. Melihat bentuk tersebut, tak bisa kita sangkal bahwa tampilannya memang sesuai dengan pusat atau inti letak organnya.
Masih berkaitan dengan bentuk, jaringan ini mempunyai ukuran sampai 1,5 milimeter dengan diameter sekitar 50 mikrometer. Pembentukan jaringan kolenkim itu sendiri berkat sel hidup yang mengalami pertumbuhan secara meregang.
Kandungan Dinding Sel
Ciri lainnya yang juga bisa Anda temukan pada jaringan kolenkim ialah kandungan dinding selnya. Perlu untuk Anda ketahui bahwa di dalam dinding sel tidak ada kandungan lignin.
Di bagian tersebut justru terdapat pektin, selulosa, hingga hemiselulosa. Selain itu, juga ada kloroplas yang memudahkan proses fotosintesis.
Berkat kandungan tersebut, tumbuhan jadi lebih mudah dalam membuat maupun mendapatkan makanan. Kandungan ini juga membantu tumbuhan dalam menyediakan energi.
Mempunyai Vakuola
Tak kalah penting untuk Anda ketahui bahwa ternyata jaringan kolenkim juga memiliki vakuola. Ciri vakuola yang ada di jaringan kolenkim ini yaitu berukuran cukup besar dan terlihat menonjol.
Dengan ukuran yang terbilang besar, vakuola di dalam jaringan kolenkim berperan utama sebagai penyimpanan isi berupa sekretori. Di area vakuola ini juga ada sitoplasma granula.
Baca Juga: Fungsi Jaringan Spons Tumbuhan Bagian Daun, Berikut Ini Penjelasannya
Beralih ke bagian tengah vakuola, Anda juga bisa menemukan nukleus atau inti sel. Bisa kita bilang bahwa peran vakuola di jaringan kolenkim memang penting.
Kondisi Sel
Di dalam jaringan kolenkim terdapat berbagai sel hidup yang juga menarik untuk Anda pelajari secara lebih mendalam. Kondisi antar sel di dalam jaringan kolenkim terbilang rapat.
Kerapatan tersebut memungkinkan ruang kosongnya jadi sangat terbatas. Lebih dari itu, sel di jaringan kolenkim rupanya juga mengandung protoplasma.
Fungsi Jaringan Kolenkim
Setelah tahu seperti apa ciri jaringan kolenkim, Anda juga jangan sampai lewatkan fungsinya. Pada dasarnya, jaringan kolenkim berfungsi dalam menguatkan atau menyokong organ tumbuhan.
Perannya sebagai jaringan penguat ataupun penyokong ini diwujudkan dengan aktif mendukung pertumbuhan maupun perkembangan. Karena fungsi jaringan kolenkim tersebut, maka tumbuhan bisa subur dan berkembang dengan baik.
Letak Jaringan Kolenkim
Selain ciri dan fungsi, Anda tentu juga penasaran dengan letak jaringan kolenkim bukan? Tak perlu bingung. Jaringan kolenkim ini biasanya ada di tumbuhan muda.
Lebih tepatnya, letak jaringan kolenkim ada di bagian tangkai, batang, daun, dan ranting. Bukan hanya itu saja, jaringan ini juga sering terdapat di bagian buah dan bunga.
Letaknya seringkali ada di bawah epidermis. Peran jaringan kolenkim akan semakin optimal saat bekerja di organ tumbuhan yang masih terus aktif.
Baca Juga: Fungsi Mesofil Palisade, Pengertian dan Struktur Penyusun
Dengan adanya jaringan kolenkim di tumbuhan baru tersebut, maka memudahkannya dalam tumbuh. Tanpa adanya jaringan kolenkim, maka pertumbuhannya jadi terhambat dan tak optimal.
Tak bisa kita pungkiri bahwa ciri jaringan kolenkim yang ada di tumbuhan sangatlah beragam. Pastikan Anda tidak hanya mempelajari cirinya saja, namun juga fungsi hingga letak jaringan tersebut. Sudah semestinya kita mengenal jaringan kolenkim dengan baik saat mempelajari makhluk hidup dalam materi biologi. (R10/HR-Online)