harapanrakyat.com,- Husein Ali Rafsanjani, guru muda yang mengundurkan diri sebagai ASN pasca melaporkan dugaan pungli di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menjawab pertanyaan BKPSDM terkait kinerja selama menjadi guru di SMPN 2 Pangandaran.
Sebelumnya, Kepala BKPSDM Pangandaran Dani Hamdani mengatakan, Husein Ali Rafsanjani dari awal tidak layak jadi CPNS. Saat tes kejiwaan tidak lulus.
“Kalau dilihat dari disiplin dari awal tidak layak menjadi CPNS saat tes kejiwaan tidak lulus dan tidak layak jadi PNS. Akhirnya kita usulkan minta di-her dan ternyata lulus,” kata Dani.
Ia pun menegaskan, alasan Husein mengundurkan diri karena dari awal Husein tidak mau jadi PNS.
“Alasan sebenarnya dia sebetulnya tidak mau menjadi PNS itu karena diminta ibunya. Tingkat kehadiran saat dari awal juga, silakan cari tahu di lingkungan SMPN 2 Pangandaran seperti apa, jangan dari kita infonya,” katanya.
Baca Juga: Kronologi Guru ASN di Pangandaran Laporkan Dugaan Pungli Hingga Mengundurkan Diri
Husein Beberkan Kinerja Selama Mengajar di SMPN 2 Pangandaran
Dalam videonya, Husein dengan emosional menepis pernyataan Kepala BKPSDM yang mempertanyakan kinerjanya selama mengajar di Pangandaran.
“Kalau ditanya tentang kinerja saya di Pangandaran saya rasa kerja saya semaksimal mungkin saya sudah lakukan, mana ada guru yang didatangi muridnya untuk minta kuota ke saya pribadi ya,” kata Husein melalui unggahan video TikTok di akun husein_ar, Selasa (9/5/2023).
Husein menceritakan saat itu ia hanya memiliki uang Rp 150 ribu. Namun ketika didatangi dua orang muridnya dia pun membagi uang tersebut.
“Saya waktu itu hanya punya uang 150 ribu ada dua murid datang ke saya dan saya yaudah kita bagi tiga, 50 50 50, saya pegang 50, kalian 50 50,” ungkap Husein.
Husein juga pernah ‘mengemis’ kepada youtuber dan influencer nasional untuk membelikan seragam dan alat sekolah untuk murid-muridnya.
“Yang kedua mana ada guru yang ngemis ke youtuber-youtuber nasional ke influencer-influencer nasional, mana ada? Saya Pak, saya berhasil mendapatkan Rp 1 juta dan saya kasih tanpa saya potong sedikitpun, sedikitpun Pak. Saya langsung kasih ke murid saya pak, dengan baju dan perangkat sekolah lainnya,” katanya.
Baca Juga: Husein di SMPN 2 Pangandaran: Disukai Siswa, Kehadirannya Sangat Dirindukan
Humas SMPN 2 Pangandaran: Husein Sangat Disukai Siswanya
Pernyataan Husein terkait kinerjanya selama mengajar diamini oleh Wakasek Humas SMPN 2 Pangandaran, Wawan Suswandi R.
Wawan mengakui Husein merupakan guru yang disukai para siswanya. Namun, Husein berubah setelah mengikuti Latsar.
“Siswa-siswinya menyukai cara mengajarnya, orangnya baik tidak ada masalah dengan pihak sekolah, tapi setelah ada Latsar (Latihan Dasar CPNS) jadi banyak perubahan,” ungkap Wawan kepada harapanrakyat.com, Selasa (9/5/2023).
Wawan mengatakan, pihak sekolah menyambut baik Husein sebagai guru. Apalagi Husein memiliki banyak talenta.
“Dari awal ada guru baru di sekolah, kami menyambut baik mengingat guru tersebut memiliki banyak talenta dan kemampuan di bidang seni, juga menjadi guru favorit siswa dan siswi, termasuk dengan orang dinas juga dekat,” jelas Wawan.
Menurut Wawan, para siswa saat ini merindukan Husein dan berharap Husein kembali mengajar.
“Anak-anak sekolah sebenarnya sangat menunggu kehadiran pak guru Husein Ali Rafsanjani sampai sering mendatangi kosannya rindu ingin diajar kembali itu waktu sebelum ada kegiatan Latsar,” kata Wawan.
Selain memiliki talenta dalam bidang seni, Husein juga pernah mengangkat nama baik SMPN 2 Pangandaran saat menjadi juara 3 bidang seni dalam lomba yang digelar PGRI.
Bukan itu saja, lanjut Wawan, Husein juga pernah memberikan uang gajinya untuk membeli kuota siswanya.
“Bahkan pernah memberikan uang gajinya untuk anak-anak yang kurang mampu. Juga memberi paket kuota dan lainnya, wajar saja kalau dirindukan siswanya,” ungkap Wawan. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)