Jumat, Maret 28, 2025
BerandaBerita CiamisAnggota DPRD Ngamuk di Medsos, Merasa Dihina Pegawai RSUD Ciamis

Anggota DPRD Ngamuk di Medsos, Merasa Dihina Pegawai RSUD Ciamis

harapanrakyat.com,- Anggota DPRD Ciamis Uus Rusdiana ngamuk di media sosial (medsos). Uus menceritakan kisah warganya yang tak mampu bayar biaya pengobatan hingga diduga dibentak pegawai RSUD Ciamis, Jawa Barat.

“Dua hari lalu warga saya warga prasejahtera masuk RSUD Ciamis hasil desakan saya agar dimasukan ke RS karena sudah 3 hari tidak berobat, alasannya terbentur biaya. Ingat nyawa, biaya mah bisa nganjuk (ngutang) dibayar kemudian hari!” ungkap Uus dikutip dari akun Twitter UusRsd, Jumat (26/5/2023).

Namun alangkah kecewanya Uus kala ia mendapat telepon dari keluarga korban. Pihak keluarga mengaku dibentak oleh salah seorang kepala ruangan Rumah Sakit.

“Harapan saya punah dan sakit hati ini pasca ditelepon keluarganya kalo ia dibentak oleh kepala ruangan RS. Sambil nangis ia menerangkan; pak abdi di seuseulan pajarteh “saha haji Uus? Haji Uus anggota DPRD mah tara mayar!” tulis Uus.

Lantaran merasa dihina, Uus lantas mendatangi RSUD Ciamis dan menemui kepala ruangan RS inisial AR.

“Jleb, serasa penghinaan ke lembaga DPRD, esoknya saya datang ke RS mencari kepala ruangan berinisial AR, yang akhirnya mengakui serta minta maaf,” katanya.

Uus menegaskan, dirinya adalah wakil rakyat sehingga ketika ada rakyat kesulitan sudah pasti meminta bantuan kepada dirinya.

“Saya ditugaskan sebagai wakil rakyat, sekecil apapun rakyat pasti minta bantuan ke saya, pun pegawai ASN ditugaskan untuk melayani masyarakat, kita sama-sama digaji rakyat,” katanya.

Ia pun menambahkan, masyarakat yang tidak mampu bayar bukan lantaran pelit, tapi karena tidak ada yang bisa diberikan.

“Masyarakat tidak mampu bayar bukan karena pelit, tapi karena mau apa yng harus dikasihkan? Pada akhirnya pun ada regulasi bila pasien tak mampu bayar maka diharuskan mengisi perjanjian di atas materai, harusnya itu dianggap selesai, ga usah dimarahi,” katanya.

Masalah Serius dalam Pelayanan Kesehatan

Uus menilai kejadian tersebut sebagai masalah serius yang perlu dibahas di rapat resmi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Menurut saya ini masalah serius yang harus ditanyakan di forum rapat resmi agar pelayanan kesehatan sebagai hak masyarakat harus lebih baik lagi,” katanya.

Anggota DPRD Kabupaten Ciamis dari Fraksi PKS ini juga menceritakan saat ia sholat Ashar di masjid RSUD. Saat ke toilet, alangkah terkejutnya dia kala mendapati tulisan 

“Kemudian saya sholat Ashar di masjid RSUD dan ke toilet, dan mendapati tulisan ini “WC Khusus Laki-laki infak 2000”, ooooooh pantesan ke toilet aja bayar apalagi sakit,” kata Uus. 

Baca Juga: Keterangan Tidak Sehat Rohani Guru Muda ASN Pangandaran, Ini Penjelasan RSUD Ciamis

RSUD Ciamis Bantah Pernyataan Anggota DPRD yang Ngamuk di Medsos

Sementara itu Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Ciamis Aris Sukmayana mengatakan, tidak ada peristiwa kepala ruangan RS membentak pasien sebagaimana yang diungkapkan anggota DPRD Ciamis Uus Rusdiana.

“Memang kita mendapatkan kabar, adanya informasi di medsos ada ungkapan Haji Uus Anggota DPRD Ciamis tentang adanya pasien yang dibentak oleh kepala ruangan Rumah sakit. Ketika kita mendapatkan kabar adanya peristiwa tersebut, ternyata kejadian tersebut itu tidak ada,” terangnya kepada harapanrakyat.com, Jumat (26/05/2023).

Meskipun demikian, Aris membenarkan ada pasien datang ke RSUD Ciamis didampingi Uus Rusdiana. Pasien tersebut masuk ke kelas 1 Umum dan tidak dicover BPJS. 

“Kalau secara prosedur memang pasien umum diwajibkan untuk membayar sesuai pelayanan yang ia terima dan ditanggung sendiri. Sedangkan pasien BPJS ditanggung oleh pemerintah,” katanya.

Aris menegaskan, pelayanan RSUD Ciamis tidak membedakan antara pasien BPJS maupun pasien umum.

“Namun menurut informasi dari pihak keuangan juga, pasien yang didampingi oleh Haji Uus belum menyelesaikan pembayaran secara penuh. Sejauh ini kami tidak diskriminatif terhadap pasien, baik BPJS maupun Umum. Namun keduanya memiliki prosedur masing-masing yang harus diikuti oleh pasien,” katanya.

Aris pun mempersilahkan jika ada pasien yang tidak merasa puas dengan pelayanan RSUD Ciamis bisa mengajukan pengaduan. 

“Kalaupun ada pasien yang tidak merasa puas dengan pelayanan kami, silakan menghubungi petugas pengaduan. Nantinya kita akan tindak lanjuti sepenuhnya,” pungkasnya.  (Fahmi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

lahan PTPN VIII di Sukawarna Bandung Barat

Viral di Media Sosial Lahan PTPN VIII di Bandung Barat Jadi Objek Wisata, Eiger Camp Pastikan Hanya Gunakan KDB 2 Persen

harapanrakyat.com - Pembangunan objek wisata di lahan PTPN VIII yang berlokasi di Desa Karyawangi, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menghebohkan warganet. Banyak warganet...
Investasi di New Development Bank BRICS, Peluang Baru Indonesia

Investasi di New Development Bank BRICS, Peluang Baru Indonesia

Investasi di New Development Bank BRICS memberikan peluang besar yang menarik untuk Indonesia. Keputusan ini membuka peluang besar dalam sektor investasi dan pembangunan. Pemerintah...
Kekerasan terhadap media

AMSI Kecam Tren Kekerasan Terhadap Perusahaan Media dan Jurnalis 

Tren kekerasan serta intimidasi terhadap jurnalis dan perusahaan media di dua pekan terakhir meningkat. Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) pun mengecam tindakan itu lantaran...
Imbauan Bupati untuk Pencegahan dan Pemadaman Kebakaran

Persiapan Ciamis Hadapi Idulfitri: Imbauan Bupati untuk Pencegahan dan Pemadaman Kebakaran

harapanrakyat.com,- Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis, Jawa Barat, mengeluarkan surat edaran (SE) Imbauan Pencegahan Kebakaran. SE yang Bupati Ciamis,...
Filter Strawberry TikTok Viral, Begini Cara Menggunakannya

Filter Strawberry TikTok Viral, Begini Cara Menggunakannya

Filter Strawberry TikTok tengah trending saat ini. Meski begitu, tidak semua pengguna media sosial tersebut mengenalnya. Hal ini terlihat dari tak sedikitnya pengguna yang...
insentif guru ngaji

Tunjang Kesejahteraan Guru Ngaji, Komisi VII DPR RI Dorong Pemerintah Beri Insentif

harapanrakyat.com - Komisi VII DPR RI menginginkan pemerintah bisa memberikan insentif guru ngaji. Hal itu untuk menunjang kesejahteraan guru ngaji kerap tak terperhatikan pemerintah. Baca...