harapanrakyat.com,– Setidaknya lima kecamatan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat dilanda bencana hidrometereologi, mulai dari banjir, longsor, hingga rumah ambruk disapu angin kencang, Sabtu (7/5/2023).
BPBD Kota Tasikmaya mengimbau kepada masyarakat agar harus tetap waspada dan jangan panik.
“Bencana hidrometorologi belum berakhir dan dunia hari ini sedang tidak baik-baik saja. Kota Tasikmaya yang biasanya tidak mendapatkan musibah seperti ini kita mendapati beberapa titik terkena rendam banjir. Akibat luapan sungai,” kata Ucu Anwar Kepala BPBD Kota Tasikmalaya di lokasi banjir Kecamatan Mangkubumi, Minggu (7/5/2023).
“Terutama daerah Kecamatan Mangkubumi, ada beberapa titik yaitu di Kelurahan Cigantang 16 rumah terdampak banjir. Kelurahan Cipari 14 rumah terdampak banjir, Kelurahan Mangkubumi 5 rumah. Sehingga hal ini harus mendapatkan perhatian serius dari semua stakeholder,” ungkap Ucu.
Baca Juga: Tujuh Keluarga di Pajagan Tasikmalaya Mengungsi karena Banjir
Menurut Ucu, BPBD Kota Tasikmalaya pun meminta relawan untuk bersiap-siap. Lantaran hujan dengan intensitas tinggi berpotensi menimbulkan banjir dan bencana lainnya.,
“Ternyata benar, hujan diiringi dengan petir lalu angin, ada 5 titik kejadian di wilayah Kecamatan Bungursari, Kecamatan Indhiang, Kecamatan Purbaratu, Kecamatan Mangkubumi dan Kecamatan Tamansari,” katanya.
“Kejadiannya ada yang rumahnya tersapu angin, rumah ambruk, rumah terendam air dan longsor, satu wilayah di Rancamacan, Kecamatan Mangkubumi ada rumah yang hampir habis tergerus air,” lanjut Ucu.
Menurut Ucu, tidak ada korban jiwa dari berbagai bencana di 5 kecamatan Kota Tasikmalaya tersebut, namun dipastikan korban kehilangan harta benda.
“Sementara untuk jumlah kerugiannya belum dapat kita pastikan,” katanya.
BPBD Kota Tasikmalaya juga melakukan mitigasi bencana, termasuk juga evakuasi harta benda korban yang terdampak.
“Jangan sampai ketika ada hujan susulan masyarakat berjibaku, sehingga kita evakuasi ke tempat lebih aman. Imbauan kami untuk masyarakat, mari kita jaga alam, pasti alam jaga kita. Insyaallah dengan segala kekuatan dan kerendahan hati, bencana ini agar segera berkahir,” pungkasnya.