harapanrakyat.com – Menjadi inspirator dan mampu memberikan sumbangsih nyata di lingkungannya, sebanyak 27 perempuan dari kabupaten/kota di Jawa Barat memperoleh penghargaan.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyerahkan langsung penghargaan itu kepada 27 perempuan berprestasi dan berjasa tersebut. Penyerahan penghargaan itu dalam peringatan Hari Kartini ke-145 tingkat Provinsi Jawa Barat di Gedung Sate, Kota Bandung, rabu (31/5/2023).
“Penghargaan ini sebagai bentuk dukungan Pemprov Jawa Barat terhadap perempuan yang melakukan tindakan kepahlawanan dalam berbagai bidang di wilayahnya masing-masing. Kami sangat mendukung kemajuan perempuan, makanya kita apresiasi,” ucapnya.
Baca Juga : Sebanyak 39 Petani Milenial Jawa Barat Ikuti Program Magang ke Jepang
Salah satu bentuk dukungan terhadap kemajuan perempuan, lanjut Ridwan Kamil, pihaknya mendirikan sekolah informal bernama Sekoper Cinta.
Ribuan perempuan yang mayoritas adalah ibu rumah tangga itu mendapatkan wawasan dalam pemberdayaan keluarga dan peningkatan ekonomi.
Adapun penghargaan kepada perempuan Jawa Barat yang berjasa dan berprestasi terbagi dalam lima kategori, yaitu bidang pendidikan (5 orang), kesehatan (6 orang). Kemudian di bidang lingkungan hidup (5 orang), sosial budaya (6 orang), dan pertanian (5 orang).
Bahkan, kata Ridwan Kamil, satu penerima penghargaan asal Kota Cimahi mewakili Jawa Barat menerima penghargaan dari pemerintah pusat. Penyerahan penghargaan itu pada peringatan puncak Hari Kartini Tingkat Nasional pada 17 Mei 2023 lalu di Kota Medan, Sumatera Utara.
Baca Juga : Perempuan di Jabar Bisa Belajar Lewat Blended Learning Sekoper Cinta
Seusai penyerahan penghargaan di Gedung Sate, Ridwan Kamil kemudian melantik kepengurusan Forum PUSPA atau Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak periode 2023-2026.
Ia mengatakan, pembentukan Forum PUSPA bertujuan untuk memberikan nasihat dan masukan kepada Pemprov Jabar tentang bagaimana meningkatkan pemberdayaan dan kesejahteraan perempuan dan anak.
“Ini menunjukkan pembangunan Jawa Barat sangat demokratis makanya kami melantik Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak ini,” tutur gubernur seusai penyerahan penghargaan. (Ecep/R13/HR Online)