Tulang tungkai atas menyusun tubuh manusia. Susunan tulang dari tungkai atas berbeda dengan yang ada pada tungkai bawah. Anatomi dari tungkai atas terdiri atas beberapa bagian.
Memahami bagian tubuh kita merupakan suatu hal yang bermanfaat. Bahkan, memahami anatomi tubuh juga dapat menjadi salah satu bentuk rasa syukur kepada sang pencipta.
Baca Juga: Anatomi Tungkai Bawah beserta Fungsinya pada Tubuh Manusia
Tungkai adalah bagian tubuh yang memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari. Terdapat dua bagian tungkai, yaitu tungkai bagian atas dan tungkai bagian bawah.
Tulang Tungkai Atas, Berikut Penyusunnya
Tungkai adalah bagian tubuh manusia yang berperan penting dalam pergerakan. Bagian ini terdiri atas berbagai macam susunan tulang dan juga otot.
Tulang tungkai memiliki peran yang sangat besar dalam membantu pergerakan manusia dalam aktivitas sehari-hari. Pasalnya, tungkai adalah bagian penting yang menopang tubuh ketika berdiri.
Perlu Anda pahami bahwa tulang ini pada tubuh itu tidak hanya bekerja sendiri. Terdapat susunan penting yang saling berhubungan erat demi menjalankan aktivitas sehari-hari.
Tulang tungkai sendiri terbagi menjadi dua bagian, yaitu tungkai atas dan bawah. Penyusun kedua bagian tungkai ini juga berbeda.
Bagian tungkai atas merupakan bagian yang mulai dari pangkal paha hingga seluruh lutut. Di dalam istilah anatomi, tungkai atas adalah femur.
Berikut ini penyusun dari tungkai atas yang perlu Anda pahami beserta fungsinya pada tubuh.
Tulang Paha
Bagian pertama dari tungkai atas pada tubuh adalah tulang paha. Ini merupakan anggota gerak tubuh yang memiliki bentuk paling panjang.
Tulang paha sebenarnya termasuk tulang terkokoh yang bertugas untuk menghubungkan antara pinggul dengan lutut.
Baca Juga: Tulang Rawan Hialin: Definisi, Fungsi, Struktur, & Ciri-cirinya!
Bentuk tulang paha sendiri hampir mirip seperti pipa silinder. Ciri-ciri dari bagian tulang tungkai atas adalah memiliki dua ujung yang mengambang dan di dalamnya terkandung sumsum kuning.
Tulang Kering
Bagian selanjutnya dari tungkai atas adalah tulang kering. Letak dari tulang kering ini tepat di bawah lutut.
Tulang kering berperan untuk menghubungkan lutut dengan bagian tulang pergelangan kaki. Fungsi utama dari tulang ini adalah sebagai pemikul berat tubuh.
Di dalam tubuh manusia, tulang kering ini berada di urutan kedua paling besar. Sama seperti tulang paha, tulang kering juga memiliki bentuk seperti pipa.
Hal yang membedakan adalah tulang ini berisi sumsum merah dan mengandung banyak darah merah di dalamnya.
Kesehatan tulang kering harus sangat terjaga. Karena sedikit cedera saja akan menyebabkan masalah permanen yang akan mengganggu seumur hidup.
Tulang Betis
Di bagian selanjutnya setelah tulang kering adalah tulang betis. Sesuai dengan namanya, tulang ini ada di area betis pada kaki.
Tulang betis berada di bagian belakang betis. Lokasi dari tulang betis ini sebenarnya hampir sama seperti tulang kering, hanya saja tulang betis terletak di bagian belakang bawah.
Di antara tulang betis ini terdapat otot betis juga yang melekat pada tumit. Sebagai bagian dari tulang tungkai atas, kehadiran dari tulang betis ini sangatlah penting.
Tempurung Lutut
Bagian terakhir dari tungkai bawah adalah tempurung lutut. Tempurung lutut merupakan bagian tulang tungkai yang berada di dalam.
Bentuk dari tempurung lutut ini sebenarnya hampir sama seperti segitiga dan memiliki tekstur cukup tebal. Ukuran dari tempurung lutut akan terus berkembang secara bertahan seiring dengan bertambahnya usia seseorang.
Baca Juga: Tulang Hasta dan Pengumpil pada Manusia, Inilah Letak dan Fungsinya!
Meskipun hanya berupa tulang kecil yang ada di depan sendi lutut, tetapi tempurung lutut merupakan tempat pertemuan dari tulang paha dengan tulang kering.
Fungsi utama dari tempurung lutut adalah untuk menghubungkan otot-otot yang ada di bagian depan paha ke tibia.
Itulah berbagai penyusun tungkai atas pada tubuh manusia. Fungsi dari tungkai ini sebenarnya sama, yaitu untuk menggerakkan tubuh, berjalan, menopang badan ketika berdiri, melompat, hingga membuat tubuh agar bisa berlari.
Dengan adanya tulang tungkai, maka Anda bisa melakukan aktivitas sehari-hari dengan bebas. Sayangnya tulang tersebut rentan mengalami cedera.
Oleh karena itu, Anda perlu menjaga kesehatan tulang tungkai atas maupun bawah dengan berolahraga rutin dan mengonsumsi makanan yang bisa memperkuat jaringan tulang pada tubuh. (R10/HR-Online)