Sistem katrol majemuk sangat unik. Sebenarnya sistem dari katrol majemuk ini akan Anda temukan di bangku sekolah. Materi katrol termasuk bagian yang sangat penting di dalam fisika.
Dalam membahas fisika, kita sebenarnya berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Salah satu materi fisika yang sangat umum dan akan selalu keluar di berbagai soal adalah mengenai katrol.
Di dalam kehidupan, sistem katrol ini sudah banyak diterapkan dan terbukti memberikan banyak manfaat. Sistem katrol terdiri dari beberapa jenis, salah satunya katrol majemuk.
Baca Juga: Gaya Gesek pada Bidang Miring, Berikut Penjelasannya!
Apa sebenarnya katrol majemuk di dalam fisika? Simak penjelasannya di sini!
Sistem Katrol Majemuk yang Bermanfaat
Banyak orang yang menghindari fisika karena materinya yang cenderung rumit. Namun begitu, sebenarnya ada juga materi fisika yang sederhana.
Materi fisika sederhana tersebut seperti pesawat sederhana, tuang pengungkit dan juga mengenai sistem katrol. Bahkan keduanya bermanfaat di kehidupan.
Di dalam fisika, pesawat sederhana merupakan suatu alat bantu yang hadir dengan tujuan mempermudah usaha atau kerja. Dengan adanya pesawat sederhana di kehidupan, maka gaya juga akan semakin minim dan energi yang terbuang tidak terlalu banyak.
Dari sekian banyak pesawat sederhana, salah satu yang paling banyak manusia manfaatkan adalah katrol. Anda pasti pernah menemukan alat satu ini di kehidupan.
Pengertian Katrol Majemuk
Akan lebih baik jika Anda mengerti apa itu katrol terlebih dahulu sebelum membahas katrol majemuk. Katrol merupakan sebuah roda yang berputar.
Meski adanya perputaran roda, tetapi katrol tidak berjalan dan hanya berfungsi untuk menarik serta mengangkat sebuah benda.
Katrol ini biasanya digunakan bersamaan dengan tali atau rantai yang melingkar di sekeliling alurnya. Salah satu dari bagian ujung aktrol akan terkait dengan beban yang akan mereka tarik atau angkat.
Baca Juga: Energi Potensial Pegas: Definisi, Contoh, dan Rumusnya!
Sedangkan bagian ujung lainnya pada katrol akan menjadi tempat gaya kuasa bekerja. Dengan demikian, benda jelas akan lebih mudah terangkat daripada tanpa katrol.
Salah satu jenis katrol adalah sistem katrol majemuk atau takal. Katrol majemuk ini merupakan gabungan dari beberapa jenis katrol.
Katrol takal atau majemuk dapat menggunakan dua, tiga, atau bahkan empat buah katrol. Penggunaan katrol majemuk ini umumnya untuk mengangkat benda yang sangat berat.
Jenis-Jenis Katrol Majemuk
Di dalam kehidupan, pemanfaatan dari sistem katrol majemuk ini sudah cukup umum.
Biasanya katrol majemuk bermanfaat dalam mengangkat berbagai benda yang sangat berat. Jadi, benda dengan beban yang sangat berat akan membutuhkan semakin banyak gabungan katrol untuk menariknya.
Katrol majemuk ini banyak kita temukan penggunaannya di derek-derek besar. Derek-derek tersebutlah yang dapat mengangkat beban, meski sangat berat sekalipun.
Ada dua jenis katrol majemuk. Kedua jenis sistem katrol ini adalah katrol majemuk berganda dan juga katrol blok berganda.
- Katrol majemuk berganda: Sistem katrol yang tersusun atas katrol tetap dan juga katrol bebas.
- Katrol majemuk blok berganda: Katrol ini terdiri atas beberapa jenis roda katrol. Roda-roda tersebut tersusun secara berdampingan di dalam satu poros tertentu.
Adapun rumus keuntungan mekanis dari sistem katrol majemuk atau takal adalah sejumlah tali yang berguna untuk mengangkat bebas.
Km = W/F = n atau Km = lk/lb = n
n= jumlah dari tali atau jumlah katrol
Prinsip Kerja Katrol
Anda tentunya perlu memahami prinsip kerja dari katrol. Sebenarnya, prinsip kerja dari alat ini sama seperti prinsip tuang pengungkit.
Selain itu, katrol yang memiliki prinsip kerja yang hampir mirip seperti roda dan juga bagian porosnya.
Hal yang membedakan prinsip kerja katrol adalah pada katrol, terdapat roda dan as yang tetap. Bagian roda dan as pada katrol tidak akan berpindah tempat.
Baca Juga: Impuls dan Momentum Fisika Dasar, Definisi, Rumus dan Contohnya
Berbeda dengan yang ada pada roda karena as akan ikut bergulir dan berpindah ke tempat lainnya.
Ketika menarik suatu benda, arah gaya yang ada akan berubah. Benda yang seharusnya terangkat menuju ke atas dapat juga ke bawah dengan katrol.
Arah tarikan dari suatu benda akan searah dengan gravitasi yang ada. Ketika memberikan gaya ke arah bawah, kerja kita akan terbantu oleh gaya berat tubuh yang juga mengarah ke bawah, alhasil kinerja akan terasa lebih ringan.
Jadi, sebenarnya sistem katrol majemuk ini sudah banyak manusia terapkan di kehidupan. Penggunaan katrol adalah untuk mempermudah kerja manusia. (R10/HR-Online)