Kandungan surah Al Baqarah ayat 185 menjelaskan tentang perintah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Surah Al Baqarah ayat ke 185 ini, memiliki kandungan terkait berbagai macam keutamaan puasa Ramadhan. Dalam Al Quran, surah Al Baqarah artinya sapi betina.
Baca juga: Kandungan Surat Al Jumuah Ayat 9, Perintah Sholat Jumat
Dalam surah tersebut terdapat kisah penyembelihan sapi betina dari kaum Bani Israil atas perintah Allah SWT. Hal ini tertera pada ayat 67 hingga 74.
Kandungan Surah Al Baqarah Ayat 185, Tafsir dan Keutamaannya
Al Baqarah merupakan surah ke dua di dalam Al Qur’an. Termasuk surah dari golongan Madaniyah karena diturunkan di kota Madinah. Pada surah ini, Allah menyerukan seribu perintah, seribu larangan, dan juga seribu kabar.
Ada banyak surah yang menjelaskan tentang puasa bulan Ramadhan. Salah satunya adalah Al Baqarah ayat 185. Berikut ini adalah bacaan, tafsir, dan keutamaannya.
Bacaan Surah Al Baqarah Ayat 185
Berikut ini bacaan surah Al Baqarah ayat 185:
Tafsir Surah Al Baqarah Ayat 185
Dalam ayat ini, kita bisa mempelajari berbagai hal menarik. Selain itu, kita bisa menemukan beragam penjabaran dari berbagai tafsir menurut para ahli tafsir.
Ramadhan merupakan salah satu bulan yang penuh dengan kemuliaan dan rahmat Allah SWT. Pada bulan tersebut, untuk pertama kalinya Allah menurunkan kitab suci Al Qur’an kepada Rasulullah SAW melalui malaikat Jibril.
Turunnya Al Qur’an ke muka Bumi terjadi saat malam kemuliaan atau lebih kita kenal sebagai malam Lailatul Qadar. Malam Lailatul Qadar merupakan malam sebagai petunjuk bagi manusia terutama umat muslim.
Terdapat berbagai macam penjelasan tentang petunjuk itu. Adanya pembeda antara yang benar (haq) dan yang salah (batil).
Bagi siapa saja yang sudah akil baligh atau dewasa, maka memiliki kewajiban untuk menjalankan puasa di bulan Ramadhan.
Jika berhalangan karena sakit atau sedang dalam perjalanan, kemudian memilih untuk tidak berpuasa, berkewajiban untuk menggantinya sebanyak hari yang ditinggalkan.
Kandungan surah Al Baqarah ayat 185, Allah SWT akan memberikan kemudahan bagi siapa saja yang menjalankan puasa dengan memperbolehkannya berbuka. Allah juga tidak menghendaki kesulitan dengan mewajibkan puasa ketika dalam kondisi sakit maupun sedang dalam perjalanan.
Saat menunaikan puasa Ramadhan, kita mendapatkan perintah untuk mencukupi bilangannya. Dengan kata lain, kita berpuasa satu bulan penuh kecuali berhalangan atau orang-orang yang boleh tidak menjalankannya.
Puasa Ramadhan yang dijalankan, kita akhiri dengan bertakbir mengagungkan asma Allah SWT (Idul Fitri). Pasalnya, Allah telah memberikan petunjuk-Nya kepada kita supaya senantiasa bersyukur dalam kondisi apapun.
Baca juga: Kandungan Surat Abasa, Teguran Allah SWT kepada Rasulullah
Bulan Ramadhan menjadi bulan yang sangat baik untuk memperbanyak doa kepada Allah SWT. Sebab, Allah akan mengabulkan permohonan setiap hamba-Nya yang berdoa dengan ikhlas dan bertawakal.
Hendaknya kita selalu menjalankan perintah Allah, baik itu yang tertera dalam Al Quran maupun sunnah Rasulullah SAW. Dengan begitu, kita akan mendapatkan kebenaran dan bimbingan dari Allah.
Keutamaan Puasa Ramadhan
Kandungan surah Al Baqarah ayat 185, setiap umat muslim yang mengerjakan ibadah puasa terutama di bulan Ramadhan, maka akan mendapatkan banyak keutamaan. Salah satunya, doa yang Allah kabulkan.
Ketika seseorang berpuasa, pada saat itu adalah waktu yang mustajab untuk memanjatkan doa. Waktu antara matahari terbit sekaligus menahan diri dari godaan yang dapat membatalkan puasa, merupakan waktu yang tepat untuk berdoa.
Puasa dapat melindungi kita dari godaan setan. Keutamaan lainnya, Allah akan memberikan ampunan bagi mereka yang mengerjakan puasa.
Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam hadits riwayat Bukhari, siapa saja yang berpuasa saat bulan Ramadhan dalam kondisi beriman dan hanya mengharapkan pahala dari Allah, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya.
Orang yang berpuasa, termasuk ke dalam golongan orang-orang yang bertaqwa. Umat muslim yang mengerjakan puasa akan Allah masukkan ke dalam surga melalui pintu ar Rayyan, yakni pintu khusus untuk orang-orang yang berpuasa.
Puasa dapat menjadi ladang pahala yang tak terhitung jumlahnya. Untuk itulah, bagi mereka yang mengabaikan keutamaan puasa, hanya mendapatkan kerugian.
Baca juga: Doa Sesudah Sholat Idul Fitri dan 6 Keutamaan Membacanya
Demikianlah penjelasan tentang kandungan surah Al Baqarah ayat 185 yang bisa kita pahami. Semoga, kita selalu di istiqomahkan oleh Allah untuk menjalankan ibadah puasa. (Muhafid/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)