Fungsi rangka apendikular mempengaruhi gerak tubuh. Anda tentu perlu mengetahui fungsi dari rangka apendikular ini. Sebagai anatomi tubuh manusia, apendikular merupakan salah satu jenis kerangka yang berperan penting di kehidupan.
Struktur yang membentuk tubuh manusia memang sangat rumit apabila dibandingkan dengan jenis makhluk hidup lainnya. Tubuh manusia memiliki kerangka yang menjadi komponen penyusun.
Kerangka di dalam tubuh manusia sendiri terdiri dari berbagai jenis tulang dengan berbagai jenis bentuknya. Setiap tulang memiliki bentuk yang menyesuaikan dengan letak mereka masing-masing.
Baca Juga: Struktur Otot Rangka Manusia, Fungsi, hingga Ciri-cirinya
Salah satu jenis rangka manusia adalah apendikular. Yuk simak penjelasan mengenai kerangka satu ini!
Fungsi Rangka Apendikular dan Pengertiannya
Tulang sebagai penyusun rangka manusia. Setiap tulang yang ada di dalam tubuh itu tersusun dengan rapi dan juga sistematik.
Keberadaan kerangka manusia akan memberi bentuk tubuh proporsional. Bahkan ada beberapa jenis tulang yang khusus untuk melindungi organ vital di dalam tubuh.
Kerangka tubuh manusia sendiri terdiri dari dua jenis, yaitu aksial dan apendikular. Rangka apendikular menjadi salah satu bagian penting yang berperan dalam sistem gerak.
Apa Fungsi Tulang Rangka Apendikular?
Rangka apendikular adalah bagian rangka yang menyusun anggota gerak pada tubuh kita. Apendikular ini berasal dari kata “appendage” yang memiliki arti sebagai bagian bergabung dengan sesuatu lebih besar.
Peran dari kerangka satu ini adalah sebagai alat penggerak tubuh. Karena fungsi rangka apendikular tersebut, keberadaannya di dalam tubuh sangat penting.
Di dalam rangka apendikular, terdapat 126 tulang yang terbagi atas anggota gerak atas, anggota gerak bawah, hingga tulang panggul.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini struktur yang menyusun fungsi rangka apendikular di dalam tubuh.
Bagian Anggota Gerak Atas
Setelah memahami fungsinya, maka Anda juga perlu mengetahui struktur dari kerangka ini. Kerangka apendikular pertama adalah bagian atas atau upper limbs.
Baca Juga: Anatomi Tungkai Bawah beserta Fungsinya pada Tubuh Manusia
Pada bagian ini, terdapat 30 tulang. Inilah nama-nama tulang tersebut:
- Tulang panjang yang berada di bagian lengan atas bernama humerus.
- Salah satu bagian dari dua tulang lengan, yaitu radius.
- Gen bawah yang terletak di sekitar sisi ibu jari.
- Tulang panjang yang terletak di kedua lengan bawah dan di jari kelingking bernama ulna (tulang hasta).
- Karpal yang merupakan delapan tulang berkelompok dan berada di area pergelangan tangan.
- Metacarpal, fungsi rangka apendikular bagian atas yang ada di area tengah tangan.
- 14 tulang penyusun jari-jari, yaitu falang.
Struktur Bagian Bawah Apendikular
Bagian dari rangka apendikular selanjutnya adalah bagian bawah atau lower limbs. Rangka apendikular satu ini terdiri atas 30 tulang di setiap kaki.
- Femur (tulang paha) yang merupakan bagian tulang terbesar di kaki atas.
- Tulang utama tungkai bawah yang berupa tulang kering bernama tibia.
- Tulang betis atau fibula yang berada di tungkai bagian luar.
- Patella, fungsi rangka apendikular bawah yang berupa tulang kecil di depan sendi lutut. Bagian ini sering disebut tulang tempurung lutut.
- Tujuh tulang penyusun pergelangan kaki yang bernama tarsal.
- Metatarsal yang berupa 5 buah tulang penyusun bagian tengah kaki.
- Falang, 14 tulang penyusun jari-jari kaki.
Struktur Rangka Apendikular Pelvic girdle
Pelvic file atau korset panggung inilah yang terkenal sebagai area panggung. Bagian ini berupa tepat kaki menempel pada bagian aksial.
Girdel pada bagian ranga ini terdiri dari dua tulang pinggul (masing-masing satu di setiap kaki). Tersiap tulang pinggul tersebut terdiri atas dua bagian, yaitu:
- Bagian ilium yang merupakan bagian atas tulang panggul.
- Iskium, berbentuk melengkung dan menjadi penyusun dasar di setiap tulang panggul.
- Pubis, berada di bagian depan tulang pinggul. Bagian ini lebih terkenal sebagai tulang kemaluan.
Itulah berbagai fungsi dan juga struktur dari rangka apendikular di dalam tubuh manusia. Setiap bagian kerangka apendikular memiliki tugas atau fungsi mereka masing-masing.
Baca Juga: Tulang Rusuk Manusia, Kenali Struktur hingga Fungsinya!
Kita perlu menjaga kesehatan rangka apendikular agar tetap dapat berfungsi dengan maksimal.
Anda perlu memperbanyak asupan makanan bergizi dan juga aktif bergerak untuk menjaga kesehatan rangka apendikular ini.
Hindari berbagai kebiasaan buruk, mulai dari merokok, minum alkohol, dan lain sebagainya karena dapat meningkatkan risiko gangguan dan menyebabkan fungsi rangka apendikular tidak maksimal. (R10/HR-Online)