Ukuran asli matahari selalu jadi bahan pertanyaan publik. Sebagaimana yang kita tahu bahwa matahari asli Tata Surya memiliki ukuran besar. Untuk mengungkap kepastiannya, ilmuwan masih terus mendalami sekaligus melakukan penelitian terhadap matahari.
Baca Juga: Penampakan Ukuran Sejati Matahari, Imbas Transit Merkurius
Pahami Ukuran Asli Matahari
Selama ini kita tahu bahwa matahari merupakan bintang di pusat Tata Surya. Sebagai bintang, matahari bisa memancarkan cahayanya sendiri. Ukurannya juga besar sehingga mampu mengayomi kehidupan di lingkupnya.
Berbicara mengenai ukuran matahari, penting untuk memahami bentuknya terlebih dahulu. Matahari memiliki bentuk hampir bulat. Matahari ini juga terdiri dari plasma panas yang bercampur dengan medan magnet.
Diameter matahari berkisar 1.392.684 km. Apabila kita bandingkan, maka ukuran tersebut sekitar 109 kali diameter Bumi. Kemudian untuk massanya sekitar 2×1030 kg.
Massa ini setara dengan 330.000 kali massa Bumi. Melihat ukuran asli matahari tersebut, maka bisa mewakili sekitar 99,86% massa keseluruhan Tata Surya.
Kecepatan Matahari
Matahari memiliki kecepatan tersendiri ketika melakukan pergerakan. Dalam hal ini, matahari bergerak dalam kecepatan mencapai 220 km di tiap detiknya.
Baca Juga: Gerak Semu Matahari Harian dan Tahunan, Apa Dampaknya?
Dari kecepatan tersebut, bisa kita gambarkan dengan posisi matahari yang ada di 24,000-26,000 kecepatan cahaya dari tengah-tengah galaksi. Lain halnya waktu orbitnya yang membutuhkan 225-250 juta tahun untuk sekali melintasi pusat Bima Sakti.
Volume Matahari
Pembahasan menarik lainnya yang tak kalah penting untuk Anda ketahui yaitu seputar volume matahari. Matahari memiliki volume berkisar 1.300.000 kali dari volume Bumi. Volume yang matahari miliki sangat jauh dengan volume Bumi.
Bentuk Permukaan Matahari
Selain ukuran asli, hal yang juga perlu untuk Anda ketahui yakni bentuk permukaan matahari. Selama ini matahari terkenal sebagai bintang dengan permukaan datar dan tampak mulus. Namun nyatanya anggapan tersebut sangat berbeda jauh dengan aslinya.
Matahari memiliki permukaan yang berbeda dari bayangan tersebut. Hal ini karena matahari memiliki permukaan seperti halnya cermin yang retak. Penampakan permukaan matahari tersebut terungkap melalui pemanfaatan teknologi canggih.
Teknologi yang dimaksud ialah teleskop DKIST. Teleskop ini memungkinkan ilmuwan dalam mengeksplor penampakan matahari sampai jarak dekat. Dengan melibatkan instrumen mutakhir, teknologi tersebut mampu menampilkan foto matahari paling detail.
Karena foto yang diperlihatkan sangat detail, maka ilmuwan maupun peneliti bisa mengamatinya secara jelas. Alhasil, ilmuwan mendapatkan kemudahan dalam mempelajari matahari.
Baca Juga: Fakta Matahari Mengelilingi Bima Sakti, Ini Penjelasannya!
Tak hanya mengenai ukuran asli maupun massa saja, melainkan juga permukaan matahari. Bisa kita ketahui bahwa ternyata penampakan matahari sangatlah besar. Ukurannya melebihi banyaknya planet maupun benda yang ada di Tata Surya.
Dari review di atas, Anda bisa mengetahui seberapa besar ukuran asli matahari. Selain ukuran, Anda juga bisa memahami bentuk permukaan, massa, volume, hingga kecepatan matahari. Sebagai benda langit yang menunjang kehidupan di Bumi, sudah seharusnya matahari diteliti secara lebih detail lagi. (R10/HR-Online)