Polemik Timnas Israel dalam laga Piala Dunia U-20 pada bulan Mei – Juni 2023 mendatang di Indonesia, menjadi perdebatan hangat sejumlah pihak.
Maklum saja, sejauh ini Indonesia dan Israel tidak memiliki hubungan diplomatik yang kuat. Satu sisi, kehadiran Timnas Israel memiliki hak untuk ikut bertanding di Piala Dunia karena tidak terbentur aturan, dan keputusannya merupakan kewenangan FIFA.
Namun di sisi yang lain, isu yang menyangkut soal Israel di Indonesia pastilah sensitif. Terlebih Indonesia merupakan negara mayoritas muslim yang mendukung atas kemerdekaan negara Palestina.
Wajar jika sebagian warga Indonesia menolak kehadiran Timnas Israel di Indonesia, dengan alasan Israel merupakan negara yang masih menjajah negara Palestina.
Sikap Penolakan Ormas Terkait Polemik Timnas Israel
Baca Juga: Bawa Argentina Juara Piala Dunia 2022 dan Cetak Banyak Rekor, Messi Jadi Pensiun?
Dua bulan menjelang laga sepak bola bergengsi itu digelar, sikap penolakan dari berbagai organisasi masyarakat bermunculan.
Sebagaimana aksi massa yang tergabung dalam Aliansi Solo Raya (Ansor) di Gedung DPRD Kota Solo, Jawa Tengah, pada Selasa (07/03/2023) lalu.
Mereka menuntut agar pemerintah Indonesia tidak memberikan izin kepada Timnas Israel dalam laga bergengsi Piala Dunia U-20. Pasalnya, Israel merupakan negara yang masih melakukan kezaliman kepada negara Palestina.
Polemik Timnas Israel dalam gelaran Piala Dunia U-20 di Indonesia. Menurut Humas Aliansi Solo Raya Endro Sudarsono, pemerintah Indonesia harus konsisten terhadap konstitusi UUD 1945 untuk menghapus segala bentuk penjajahan.
Dalam hal ini, lanjutnya, Israel merupakan negara yang masih menjajah Palestina sejak era Soekarno hingga saat ini era pemerintahan Presiden Jokowi.
“Kita sampaikan kepada Presiden Jokowi agar konsisten, dan tidak berubah sikap dalam memperjuangkan kemerdekaan segala bangsa. Serta menghapuskan segala bentuk penjajahan di dunia,” kata Endro.
Baca Juga: Laga El Clasico Persija Vs Persib Batal Digelar Gara-gara Konser Blackpink
Tak hanya itu, hal senada juga muncul dari pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Sudarnoto Abdul Hakim.
Ia menegaskan, MUI menolak atas kehadiran Timnas Israel dalam laga Piala Dunia U-20 di Indonesia.
Menurut Sudarnoto, Indonesia merupakan negara yang masih konsisten membela kemerdekaan Palestina atas penjajahan Israel.
Ia berharap dalam laga Piala Dunia U-20 yang sebentar lagi akan berlangsung, pemerintah Indonesia melibatkan MUI untuk diskusi soal kehadiran Timnas Israel.
Respon Erick Thohir
Baca Juga: Sah! Erick Thohir Pimpin PSSI, PR Besar Sepak Bola Indonesia Menanti
Merespon penolakan tersebut, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) angkat bicara.
Ia mengaku keterlibatan Timnas Israel dalam Piala Dunia U-20 di Indonesia bukanlah ranah PSSI.
Erick Thohir menjelaskan, PSSI hanya mendapat mandat sebagai pelaksana teknis mensukseskan gelaran Piala Dunia.
Dalam laga ini, ia juga tengah berusaha agar Timnas Indonesia bisa sukses dalam Piala Dunia U-20.
“Urusan politik adalah ranahnya pemerintah, bukan ranah kita (PSSI),” ujarnya.
Erick juga menjamin kepada peserta delegasi dari berbagai negara akan keamanan di Indonesia. Termasuk keamanan Timnas Israel.
Karena pemerintah Indonesia telah menandatangani kontrak perjanjian menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
Itulah sekelumit polemik Timnas Israel yang berencana akan hadir ke Indonesia mengikuti Piala Dunia U-20 pada bulan Mei mendatang. (Aji/R3/HR-Online/Editor-Eva)