Pengertian simbiosis mutualisme untuk makhluk hidup. Simbiosis mutualisme memiliki pengertian saling menguntungkan. Makhluk hidup yang melakukan simbiosis mutualisme ini akan hidup berdampingan.
Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar mengajarkan kita materi dasar biologi. Salah satu materi yang dipelajari adalah simbiosis.
Ada beberapa jenis simbiosis yang makhluk hidup lakukan. Salah satu jenis simbiosis adalah mutualisme. Simbiosis ini melibatkan dua jenis makhluk hidup.
Baca Juga: Contoh Peka Terhadap Rangsang dari Hewan dan Tumbuhan
Apa Pengertian Simbiosis Mutualisme?
Anda pasti sudah pernah mendengar istilah simbiosis. Secara sederhana, simbiosis memiliki arti sebagai hubungan yang terjadi antara suatu makhluk hidup dengan makhluk hidup lainnya.
Makhluk hidup yang melakukan simbiosis harus memiliki spesies yang berbeda.
Istilah dari simbiosis sendiri sudah ada sejak pertengahan abad ke-19. Saat itu para ilmuwan memperdebatkan nama istilah untuk makhluk hidup yang memiliki hubungan atau interaksi spesifik dengan makhluk hidup lainnya.
Tidak hanya itu, simbiosis awalnya juga menjadi perdebatan harus berupa hubungan yang menguntungkan untuk kedua makhluk hidup. Namun, akhirnya saintis sepakat bahwa simbiosis pada dasarnya berbentuk apapun selama makhluk hidup saling berinteraksi.
Ada beberapa jenis simbiosis, salah satunya adalah mutualisme. Jenis simbiosis inilah yang dapat menguntungkan kedua makhluk hidup.
Apa yang Dimaksud dengan Simbiosis Mutualisme?
Arti dari kata mutual sendiri adalah saling. Dengan begitu simbiosis mutualisme memiliki arti sebagai sebuah interaksi antara dua makhluk hidup yang saling menguntungkan.
Ketika terjadi suatu interaksi pada kedua makhluk hidup yang berbeda jenis, maka akan menyebabkan keduanya saling mendapatkan manfaat.
Pada umumnya makhluk hidup tersebut akan mendapatkan kerugian apabila simbiosis tidak terjadi.
Ketika dua jenis makhluk hidup saling berinteraksi, mereka sama-sama mendapat keuntungan. Sosok Pierre-Joseph van Beneden yang merupakan zoologis dan paleontolog asal Belgia pertama kali memperkenalkan istilah simbiosis mutualisme ini.
Menemukan pengertian simbiosis mutualisme ini dapat di berbagai kasus dan di lingkungan yang tidak terbatas pada satu lokasi saja.
Peran Simbiosis Mutualisme
Mungkin ada belum menyadarinya, simbiosis mutualisme ini memiliki peranan yang penting di dalam kehidupan. Simbiosis mutualisme berperan cukup penting pada evolusi makhluk hidup.
Dari masa ke masa, makhluk hidup terus tumbuh, berkembang, berproses, dan berevolusi sehingga menjadi bentuk yang ada saat ini.
Hampir semua hal tersebut dapat terjadi karena adanya simbiosis mutualisme pada makhluk hidup.
Baca Juga: Jaringan Tumbuhan dan Fungsinya, Anda Wajib Tahu!
Tidak berpengaruh pada evolusi saja, simbiosis mutualisme juga bermanfaat dalam pembentukan banyak sekali ekosistem yang ada di Bumi. Hal tersebutlah yang membuat pengertian simbiosis mutualisme lebih istimewa daripada jenis simbiosis lainnya.
Keuntungan dari simbiosis jenis ini akan berdampak baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap makhluk hidup lainnya.
Simbiosis mutualisme ini memiliki peranan penting di dalam sistem ekologi. Contohnya seperti lebih dari 48 persen tanaman yang ada di muka Bumi ini melakukan simbiosis dengan jamur.
Jenis-Jenis Simbiosis Mutualisme
Interaksi di dalam simbiosis ini terbagi ke dalam dua macam, yaitu interaksi service-resource dan service-service.
Resource merupakan bahan dan service adalah pertolongan. Artinya semua organisme akan mengambil peran menjadi pihak yang memberikan resource atau service.
Sementara interaksi service-service cukup jarang ditemukan di kehidupan. Berikut ini contoh simbiosis mutualisme:
1. Bunga dan Kupu-Kupu
Bunga dan kupu-kupu menciptakan interaksi yang menjadi contoh dari simbiosis mutualisme. Kedua makhluk hidup tersebut akan mendapatkan keuntungan masing-masing.
Ketika kupu-kupu menghisap madu dan nektar dari bunga, maka mereka bisa bertahan hidup. Sedangkan untuk bunga sendiri, pengertian simbiosis mutualisme menguntungkan karena membantu proses penyerbukan.
Baca Juga: Sistem Klasifikasi Filogeni, Bantu Ilmuwan Soal Teori Evolusi Spesies
2. Semut Rangrang dan Tumbuhan
Semut rangrang dan tumbuhan juga menciptakan simbiosis mutualisme. Banyak yang beranggapan mungkin semut akan mengambil habis buah dari pohon.
Padahal, yang sebenarnya terjadi adalah semut rangrang memberikan keuntungan pada pohon, yaitu dengan melindunginya dari hama perusak tanaman.
Apabila ada hama yang menyerang, maka semut akan melindungi pohon. Sebagai gantinya, semut bisa tinggal di pohon dan mengambil buah.
Bagaimana, Anda sudah memahami pengertian simbiosis mutualisme? Simbiosis ini sangat mudah untuk dipelajari, karena kedua makhluk hidup hanya akan mendapatkan keuntungan tanpa ada satupun yang merasa rugi. (R10/HR-Online)