harapanrakyat.com,- RSUD Pandega Pangandaran menggagas kegiatan bertajuk Mapay Pandega (Manajemen Sapa Pasien Pandega). Tujuannya untuk menyapa langsung pasien yang sedang berobat sekaligus mendengar saran dan masukan dari pasien.
Kegiatan yang digelar pada Kamis (2/3/2023) lalu tersebut juga digelar sosialisasi terkait BPJS Kesehatan.
Baca Juga: Jadi yang Termegah di Jabar, Ini Arti Kata Pandega di RSUD Pangandaran
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banjar Agus Supratman mengapresiasi Mapay Pandega yang digagas Direktur dan manajemen RSUD Pandega Pangandaran.
“Ada penyampaian edukasi, ini sangat luar biasa dan bermanfaat sekali untuk diketahui masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Pangandaran,” kata Agus Supratman.
Menurut Agus, edukasi masyarakat yang akan menggunakan layanan BPJS Kesehatan di RSUD Pandega sangat penting.
“Masyarakat bisa dilayani dengan baik di RSUD Pandega sesuai harapan masyarakat. Kemudahan pelayanan yang diberikan kepada peserta JKN juga menjadi dambaan bersama,” ungkap Agus Supratman.
Apalagi, lanjut Agus, Pemkab Pangandaran sangat peduli terhadap kesehatan masyarakat. Bahkan Kabupaten Pangandaran sudah termasuk 3 kabupaten/kota se-Jawa Barat yang masuk kriteria Universal Health Coverage (UHC) dengan capaian di atas 96 persen.
“Artinya 96 persen warga Pangandaran sudah terdaftar menjadi peserta JKN. Dengan demikian warga jadi tenang karena tidak lagi memikirkan biaya saat membutuhkan pelayanan dari Rumah Sakit,” katanya.
Agus mengatakan, BPJS Kesehatan Cabang Banjar selalu berkoordinasi dengan SKPD terkait. Selain itu pihaknya juga selalu melakukan komunikasi dengan pihak terkait apabila menyangkut masalah warga peserta BPJS Kesehatan.
“Mari kita bersama-sama wujudkan Indonesia sehat dan bahagia, dengan menjadi peserta BPJS Kesehatan,” pungkasnya. (Madlani/R7/HR-Online/Editor-Ndu)