Kamis, April 3, 2025
BerandaBerita NasionalKebijakan Gubernur NTT soal Siswa Berangkat Sekolah Jam 5 Pagi, Tuai Polemik

Kebijakan Gubernur NTT soal Siswa Berangkat Sekolah Jam 5 Pagi, Tuai Polemik

harapanrakyat.com,- Kebijakan Gubernur NTT (Nusa Tenggara Timur) Viktor Bungtilu Laiskodat, soal siswa harus berangkat sekolah jam 5 pagi viral melalui media sosial Twitter @Trending_Issue, pada Selasa (28/02/2023).

Hal itu lantas menuai polemik banyak pihak. Dalam video berdurasi 1 menit 43 detik terlihat Gubernur NTT tengah memberikan arahan kepada guru-guru SMA/SMK dalam acara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kupang pada Rabu pekan lalu (23/02/2023).

Viktor meminta agar Disdikbud Kupang memberlakukan kebijakan siswa SMA/SMK berangkat sekolah jam 5 pagi.

Melansir dari berbagai sumber, Kadisdikbud NTT Linus Lusi membenarkan adanya kebijakan tersebut. Menurutnya aturan itu dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. “Ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan di NTT,” katanya.

Selain itu, kebijakan berangkat sekolah jam 5 pagi adalah untuk melatih siswa dalam menumbuhkan karakternya, demi membangun sumber daya manusia di NTT.

“Agar murid sekolah disiplin dalam belajarnya,” ujar Linus.

Baca Juga: Guru Pukul Murid di Garut Viral, Kepsek: Siswa Merokok di Sekolah

Klarifikasi Kebijakan Gubernur NTT Berangkat Sekolah Jam 5 Pagi

Secara serius Gubernur NTT menanggapi isu yang beredar terkait berangkat sekolah jam 5 pagi. Ia menegaskan, NTT membutuhkan dua sekolah menjadi sekolah unggulan. Unggul dalam pengetahuan dan unggul juga dalam karakter. 

“Kita tidak banyak-banyak sebenarnya, hanya perlu dua sekolah untuk memberlakukan kebijakan ini, yaitu SMAN 1 dan SMAN 6,” kata Viktor.

Menurutnya, NTT tidak bisa disamakan dengan daerah lain. NTT masih kekurangan infrastruktur dan SDM, kecuali uang.

“50 persen anggaran APBD dari Pemerintah Provinsi NTT disalurkan untuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Maka untuk menjawab anggaran sebanyak itu perlu mendesain secara khusus,” terang Viktor.

Ia menginginkan agar sekolah unggul tersebut untuk menopang distribusi anak NTT bisa masuk ke perguruan tinggi negeri favorit, seperti UI, UGM, bahkan Harvard University.

Baca Juga: Wali Kelas Ungkap Kepribadian Rahma, Pelajar SMA di Kota Banjar yang Dilaporkan Hilang

Kebijakan Menuai Polemik

Meski demikian, kebijakan Gubernur NTT soal berangkat sekolah jam 5 pagi menuai polemik dan sorotan banyak pihak. Salah satunya datang dari Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda.

Menurut Syaiful Huda, kebijakan tersebut harus berdasarkan pada kajian yang mendalam. Karena, sebagaimana informasi yang ia terima belum ada kajian akademis terkait kebijakan itu, serta sosialisasi kepada berbagai elemen pendidikan.

Ia menilai kebijakan Gubernur NTT itu tidak memiliki relevansi dengan kualitas belajar siswa. Karena menurutnya, kualitas belajar itu berangkat dari kualitas pendidik, keberadaan sarana, serta bimbingan dari para orang tua siswa.

Tak hanya itu, Huda juga menyoroti soal sisi keamanan apabila memberlakukan kebijakan itu. “Apakah sisi keamanan untuk siswa telah dilakukan pengkajian secara mendalam saat berangkat ke sekolah,” tanya Huda.

Meski telah mendapat kritikan dari banyak pihak, sepertinya Gubernur NTT bersikukuh akan memberlakukan kebijakan berangkat sekolah jam 5 pagi. (Aji/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Tanah Milik Pemkab Ciamis di Desa Bangbayang Terlantar, Warga Inisiatif Bersihkan

Tanah Milik Pemkab Ciamis di Desa Bangbayang Terlantar, Warga Inisiatif Bersihkan

harapanrakyat.com,- Tanah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis yang terletak di Desa Bangbayang, Kecamatan Cipaku, Jawa Barat, terlihat tidak terawat. Rerumputan dan ilalang tumbuh liar,...
Longsor Tutup Jalan Desa di Langkaplancar Pangandaran

Longsor Tutup Jalan Desa di Langkaplancar Pangandaran

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang terjadi pada Rabu (2/4/2025) sore hingga malam hari mengakibatkan longsor di beberapa titik di Dusun Cigorowek, Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar,...
Jalur selatan Garut padat sejak pagi

Jalur Selatan Garut Padat Sejak Pagi, Arus Wisata dan Arus Balik Mendominasi

harapanrakyat.com,- Jalur selatan Garut, Jawa Barat, kembali padat oleh kendaraan sejak pagi, Kamis (3/4/2025). Kendaraan yang mengarah ke arus wisata dan sebagian arus balik...
anak disabilitas tertinggal di Sumedang

Orang Tuanya Panik Kejar Tas dalam Bus, Anak Disabilitas Tertinggal di Sumedang

harapanrakyat.com,- Seorang anak perempuan penyandang disabilitas bernama Alula Wafa Salsabila (8) tertinggal orang tuanya usai turun dari bus angkutan balik lebaran di Bundaran Binokasih,...
Wisatawan asal Bandung yang hilang di Pantai Pangandaran ditemukan meninggal dunia

Wisatawan Asal Bandung yang Hilang di Pantai Pangandaran Ditemukan Meninggal

harapanrakyat.com - Wisatawan asal Bandung yang hilang di pos 4 Pantai Barat Pangandaran bernama Suhendar, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia Kamis (3/4/2025). Tim...
Sungai Citalahab di Kertahayu

Sungai Citalahab di Kertahayu Ciamis Meluap, Satu Keluarga Terjebak Banjir

harapanrakyat.com,- Sungai Citalahab di Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap, relawan Sigab Persis Ciamis lakukan evakuasi satu keluarga yang terjebak banjir di...