harapanrakyat.com,- Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis, Jabar, menggelar pelatihan korporasi dalam rangka mendukung pengembangan kawasan metropolitan rebana dan kawasan Jawa Barat bagian selatan di lokasi IPDMIP Kabupaten Ciamis, tepatnya di Lakbok, Rabu (29/3/2023). Hal itu sebagai tindak lanjut amanat Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2021.
Kementan mendapat penugasan untuk pengembangan kawasan agribisnis berbasis korporasi petani di tujuh kabupaten kawasan rebana dan enam kawasan Jawa Barat Selatan (Perpres 87 Tahun 2021).
Hal tersebut salah satunya diimplementasikan dalam bentuk pelatihan korporasi yang diselenggarakan di Kabupaten Ciamis, Kuningan dan Sumedang (Lokasi IPDMIP) dengan melibatkan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang dan Dinas yang menangani urusan pertanian.
Pada acara pembukaan, hadir Kepala BBPP Lembang yang diwakili oleh Koordinator Penyelenggaraan Pelatihan, Camat Lakbok yang diwakili Kasi Perekonomian dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan yang diwakili oleh Kepala Bidang Penyuluhan, Kepala UPTD PPKP Wilayah Lakbok, Koordinator BPP dan 30 orang petani/pengurus kelompok tani/gapoktan sebagai peserta pelatihan.
Baca juga: Dinas Pertanian Ciamis Dukung Pertanian Organik untuk Hasilkan Pangan Sehat
Kepala BBPP Lembang yang diwakili oleh koordinator penyelenggaraan pelatihan mengatakan, kegiatan pelatihan ini akan dilaksanakan selama 2 hari, bertempat di BPP Kecamatan Lakbok.
Pelatihan kali ini tidak akan membahas teknis budidaya, melainkan lebih kepada manajemen dalam rangka pembentukan dan pengembangan kelembagaan petani dan kelembagaan ekonomi petani (KEP).
“Apalagi Kabupaten Ciamis dijadikan sebagai salah satu barometer nasional dalam penumbuhan Korporasi komoditas beras PT MDP (Mitra Desa Pamarican),” ungkapnya.
Ditunjuk Jadi Lokasi Pelatihan Pengembangan Kawasan Agribisnis Berbasis Korporasi, Distan Ciamis Ucapkan Terima Kasih
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ciamis, yang diwakili oleh Kepala Bidang Penyuluhan, Novi Nuryanti, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Pertanian yang telah menunjuk Kabupaten Ciamis sebagai lokasi kegiatan pelatihan untuk yang kedua kalinya di tahun 2023.
“Besar harapan kami, kegiatan ini dapat menginspirasi adanya transformasi kelembagaan petani menjadi Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP),” katanya.
Kata Novi, KEP merupakan cikal bakal terbentuknya Korporasi. Sudah saatnya petani diorganisir dan didorong untuk berkolaborasi dalam suatu korporasi petani untuk mencapai skala ekonomi sehingga mampu meningkatkan efisiensi usahatani dan meningkatkan kesejahteraan petani.
“Semoga kegiatan pada hari ini dapat mendorong tumbuhkembangnya agribisnis pertanian berbasis korporasi di Kabupaten Ciamis dalam rangka mewujudkan Visi Kabupaten Ciamis (Mantapnya Kemandirian Ekonomi Sejahtera Untuk Semua-red),” pungkas Novi. (Fahmi/R8/HR Online/Editor Jujang)