Warna langit di planet lain memang membuat penasaran. Apakah planet lain memiliki warna langit seperti Bumi? Karena bagaimanapun juga setiap planet memiliki kondisi yang berbeda.
Bumi sendiri merupakan planet anggota Tata Surya yang mengelilingi Matahari sebagai porosnya. Planet Bumi juga satu-satunya yang sejauh ini terdeteksi memiliki kehidupan di dalamnya.
Ketika menjalani kehidupan sehari-hari, Anda bisa memperhatikan kondisi alam yang ada di Bumi. Planet ini memiliki langit yang khas berwarna kebiruan.
Namun, pernahkan Anda memikirkan rona langit planet lainnya? Bagaimana sebenarnya Bumi bisa memiliki warna langit kebiruan?
Baca Juga: Fakta Langit Berwarna Biru, Ternyata Ini yang Jadi Penyebabnya!
Warna Langit di Planet Lain Apakah Sama?
Pertanyaan mengenai kondisi planet selain Bumi memang sudah tidak asing lagi. Meski sudah familiar, tetapi masih ada yang belum mengetahui jawaban tersebut dengan pasti.
Salah satu hal yang masih menjadi pertanyaan banyak orang adalah warna langit. Kita semua tahu bahwa Bumi memiliki warna langit yang indah, yaitu kebiruan.
Warna biru pada langit Bumi akan muncul ketiak siang hari, sementara di malam harinya akan tampak berwarna gelap. Pergantian siang dan malam ini tentu bukan hanya terjadi di Bumi.
Semua planet di Tata Surya juga akan mengalami pergantian siang dan malam. Semua planet di Tata Surya juga memiliki warna langit yang berbeda.
Alasan Langit Bumi Berwarna Biru
Sebelum beralih ke pembahasan lebih lanjut, sebaiknya Anda mengetahui terlebih dahulu kenapa warna langit di Bumi ini kebiruan saat Matahari terbit.
Perlu Anda ketahui bahwa rona biru yang ada di langit planet Bumi itu berasal dari sinar Matahari. Apabila melihatnya sekilas, cahaya Matahari sebenarnya akan tampak putih.
Baca Juga: Fenomena Astronomi di Januari 2023, Jangan Sampai Terlewat!
Padahal, pada dasarnya warna dari cahaya Matahari ini sangat beragam. Cahaya Matahari memiliki warna pelangi yang indah, salah satunya adalah warna biru.
Cahaya biru tersebut tersebar lebih banyak daripada cahaya lainnya yang memiliki panjang gelombang lebih panjang. Ketika cahaya Matahari menembus atmosfer Bumi, maka warna biru ini akan langsung menyebar ke segala arah karena terdapat molekul kecil dari udara.
Hamburan cahaya ini akan bercampur dengan langit sehingga menghasilkan warna biru sebagaimana yang terlihat selama ini. Hal itu tidak terjadi di semua planet. Itulah kenapa warna langit di planet lain tidak selalu sama.
Warna Langit Tergantung Kondisi Planet
Sebelumnya sudah terjawab bagaimana warna langit di Bumi bisa kebiruan. Tetapi, di planet lain terjadi hal yang berbeda karena kondisinya akan mempengaruhi rona langit di dalamnya.
Seperti planet Merkurius. Planet paling dekat dengan Matahari ini memiliki langit yang hitam dan gelap seperti malam karena tidak memiliki atmosfer seperti Bumi, sehingga cahaya Matahari tidak terjadi penghamburan.
Kemudian planet Venus yang memiliki atmosfer juga tidak berwarna biru. Warna langit di planet lain tetangga Bumi ini adalah orange kemerah-merahan karena ketebalan atmosfernya.
Meski mirip Bumi dan dijuluki sebagai hunian masa depan manusia, tetapi Mars memiliki langit yang berbeda. Rona langit pada planet dengan atmosfer cenderung tipis ini adalah kecoklatan.
Ada juga warna langit di planet lain yang biru seperti Bumi. Misalnya saja seperti planet terbesar Tata Surya, Jupiter. Planet tersebut memiliki rona langit biru, tetapi lebih redup dan samar.
Baca Juga: Jari-Jari Misterius di Cincin Saturnus, Ilmuwan Cari Tahu Sebabnya
Kemudian Saturnus, Neptunus, dan Uranus juga memiliki langit yang tampak mirip seperti Bumi. Kondisi di dalam ketika planet tersebut membuat langitnya berwarna biru, tetapi Uranus lebih biru kehijauan.
Apa Warna Langit yang Sebenarnya?
Dapat Anda lihat bahwa setiap planet Tata Surya memiliki rona langit yang berbeda-beda. Warna langit tersebut tergantung dengan berbagai faktor yang ada di dalamnya.
Anda bisa mengetahui warna langit yang sebenarnya dari luar angkasa. Sebenarnya luar angkasa sendiri memiliki warna hitam pekat.
Meski hitam pekat, tetapi bukan berarti gelap tanpa cahaya. Di luar angkasa tetap ada cahaya, tetapi tidak ada benda yang bisa menghamburkan cahaya tersebut hingga bisa terlihat oleh mata manusia. Itulah penjelasan mengenai warna langit di planet lain Tata Surya. Semua warna yang muncul akan bergantung pada kondisi planet itu sendiri dan kandungan di dalam atmosfernya. (R10/HR-Online)