Rabu, April 2, 2025
BerandaBerita NasionalViral Siswa SMK Pustek Ngamuk Tak Terima Ditegur Guru, Akhirnya Minta Maaf

Viral Siswa SMK Pustek Ngamuk Tak Terima Ditegur Guru, Akhirnya Minta Maaf

Siswa SMK Pustek Serpong, Tangerang Selatan, Banten ngamuk, tidak terima setelah ditegur gurunya, videonya pun viral di media sosial. Belakangan, kedua siswa tersebut akhirnya membuat pernyataan tertulis dan video permintaan maaf.

Kedua siswa itu meminta maaf atas perilaku mereka yang tidak pantas dengan mengucapkan kata-kata kasar.

Seperti yang terlihat dalam akun Instagram @smk.pustek yang mengunggah video permintaan maaf siswa tersebut, Rabu (8/2/2023).

Baca Juga: Kepergok Maling Helm, Dua Pria Bertato Dimasukan ke Dalam Selokan

Seorang siswa bernama Diaz Widiyanto terlihat emosi dan melontarkan kata-kata kasar kepada staf SMK Pustek Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Ia tidak terima karena ditegur setelah bermain saklar listrik di kelas.

“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada yang bersangkutan atas sikap saya yang telah mencemarkan nama baik sekolah,” kata Diaz dalam video klarifikasi, Rabu (8/2/2023).

Saat membuat video klarifikasi, Diaz bersama ibunya. Sementara itu, Gema yang pertama kali menyebarkan video viral terlihat didampingi oleh sang ayah.

“Saya sebagai orang tua siswa SMK DW Pustek Serpong, saya mohon maaf khususnya kepada seluruh guru SMK Pustek atas keteledoran anak saya. Semoga kedepannya lebih baik lagi,” ujar ibu Diaz.

Viral Siswa SMK Pustek Ngamuk, Begini Kronologinya

Aksi tidak terpuji itu bermula saat siswa Diaz berkali-kali mendapat teguran karena bermain saklar lampu di kelas. Kendati demikian, siswa tersebut tidak mau mendengar.

“Kronologisnya bermula saat jam istirahat sekolah, staf sedang melakukan penertiban setiap ruangan, terlihat ada siswa yang sedang memainkan saklar lampu, kemudian staf menegur dia,” tulis pernyataan kronologi yang dibagikan akun Instagram @smk.pustek, Rabu (8/2/2023).

Baca Juga: 5 Pedagang Jaket Asal Garut Dituduh Penculik hingga Diamuk Massa di Sumsel

Satgas keamanan kemudian meminta untuk berdialog dengan siswa SMK Pustek itu ke ruang BP/BK namun siswa itu menolak, akhirnya satgas meminta untuk berdialog dengan orang tuanya, namun tetap tidak mau.

Kemudian siswa tersebut merespon dengan temperamen dan terlihat kesulitan mengendalikan emosinya. Atas perbuatannya, kedua siswa itu meminta maaf kepada pihak sekolah.

“Pada hari Rabu, 8 Februari 2023 orang tua siswa yang bersangkutan telah memenuhi panggilan untuk datang dan menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan,” pungkas pernyataan yang dibagikan SMK Pustek melalui Instagram. (Revi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Longsor menimbun rumah dan kandang ayam di Pamarican Ciamis

Tebing Longsor Timpa Rumah dan Kandang Ayam di Pamarican Ciamis

harapanrakyat.com,- Diguyur Hujan deras, tebing setinggi 7 meter longsor dan menimpa rumah dan kandang ayam milik warga di Dusun Sambungjaya, Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican,...
destinasi wisata di Ciamis untuk libur lebaran 2025

10 Destinasi Wisata di Ciamis untuk Libur Lebaran 2025: Seru, Asyik, dan Instagramable!

harapanrakyat.com,- Kabupaten Ciamis, Jawa Barat terdapat banyak destinasi wisata baik itu alam, rekreasi maupun sejarah budaya. Ada 10 rekomendasi destinasi wisata di Ciamis yang...
Wisatawan Pangandaran libur lebaran

Sambut Lonjakan Wisatawan Libur Lebaran, Polres Pangandaran Siapkan Petugas di Titik Kemacetan

harapanrakyat.com,- Memasuki libur Lebaran 2025, sektor pariwisata di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat mengalami lonjakan signifikan. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pangandaran memperkirakan sekitar 3,9 juta...
Jalan Raya Banjar-Pangandaran terpantau ramai lancar

Dipadati Wisatawan, Jalan Raya Banjar-Pangandaran Ramai Lancar 

harapanrakyat.com,- Memasuki H+2 lebaran Idul Fitri arus lalu lintas kendaraan yang melintas di Jalan Raya Banjar-Pangandaran, Jawa Barat tepatnya di kawasan Posko Mudik Lebaran...
Kunjungan wisata ke Pangandaran

Gempa Tak Pengaruhi Kunjungan Wisata ke Pangandaran

harapanrakyat.com - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4.1 yang mengguncang Pangandaran, Jawa Barat pada Rabu (2/4/2025), tidak berdampak pada kunjungan wisata. Titik Gempa ini berada di  90...
Ternyata Ini Penyebab Mobil Pemudik Tiba-Tiba Terbakar di Kota Banjar

Ternyata Ini Penyebab Mobil Pemudik Tiba-Tiba Terbakar di Kota Banjar

harapanrakyat.com,- Sebuah mobil merek Timor dengan nomor polisi D 1596 OS milik Hendrawan, pemudik asal Tasikmalaya tiba-tiba terbakar di Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu...