Talamus dan hipotalamus merupakan bagian otak manusia. Baik talamus dan juga hipotalamus memiliki fungsi penting. Sebagai bagian otak manusia, keduanya terletak di diencephalon.
Pada bagian diencephalon ini juga terdapat epitalamus serta peritalamu. Untuk orang awam mungkin bagian otak ini masih sangat asing.
Beberapa orang bahkan ada yang mengira keduanya hal yang sama. Hal itu sebenarnya terjadi karena nama keduanya yang mirip.
Akan tetapi, dari segi ukuran serta fungsinya, kedua bagian otak ini sangat berbeda. Perbedaan signifikan tersebut akan kita ulas lebih dalam lagi.
Baca Juga: Bagian Otak dan Fungsinya, Penting pada Tubuh Manusia!
Apa Bedanya Talamus dan Hipotalamus?
Otak merupakan organ yang sangat penting pada tubuh manusia. Organ inilah yang menjadi pusat seluruh syaraf pada tubuh.
Otak manusia juga terdiri dari beberapa bagian. Setiap bagian otak tersebut akan memiliki fungsi yang berbeda-beda.
Organ ini terletak di dalam tengkorak. Salah satu bagian otak adalah diencephalon yang di dalamnya terdapat epitalamus dan juga peritalamus.
Selain itu, di bagian yang sama juga terdapat bagian otak bernama talamus dan hipotalamus. Keduanya mungkin terdengar mirip, tetapi sebenarnya sangat berbeda.
Pengertian Keduanya
Melansir dari laman Wikipedia, kata talamus berasal dari bahasa Yunani yang artinya adalah ruang bagian dalam. Talamus merupakan struktur yang berada di dalam otak dengan posisi di bagian tengah.
Lebih tepatnya talamus ini terletak pada bagian kortek serebral dan juga otak tengah. Bagian dari otak ini merupakan struktur ota yang paling besar di bagian diencephalon.
Baca Juga: Perbedaan Otak Kanan dan Otak Kiri Manusia, yuk Simak!
Sementara itu, hipotalamus merupakan bagian orang yang terletak di bagian bawah talamus. Bagian ini berada di bagian pangkal otak dan juga bagian bawah talamus, dekat dengan kelenjar pituitari. Hipo sendiri memiliki arti bawah, sesuai dengan letaknya.
Baik talamus dan hipotalamus itu tidak hanya ada di otak manusia saja. Semua makhluk hidup yang memiliki tulang belakang atau vertebrata pasti memiliki kedua bagian ini.
Untuk manusia sendiri, bagian hipotalamus memiliki ukuran sebesar biji almond. Jadi, hipotalamus merupakan bagian paling kecil yang ada di pusat otak.
Apa Saja Fungsi dari Talamus?
Anda sudah mengetahui bahwa talamus dan hipotalamus merupakan dua hal yang berbeda. Talamus merupakan bagian otak yang terletak di tengah (korteks serebral).
Bagian ini juga memiliki fungsi yang sangat penting, sama seperti bagian otak yang lainnya. Beberapa fungsi dari talamus mencakup:
- Talamus memiliki fungsi utama untuk menyampaikan informasi yang berkaitan dengan kewaspadaan, kesadaran, dan juga siklus tidur.
- Bagian talamus mampu menjadi pemancar atau penerus informasi mengenai reseptor panca indera tubuh, kecuali indra penciuman.
Fungsi dari talamus sangat penting untuk kelangsungan hidup. Seluruh informasi sensorik akan lanjut menuju ke korteks dan berhenti pada bagian talamus sebelum akhirnya sampai ke tujuan.
Selain bau dari indera penciuman, talamus mampu meneruskan informasi dari indera lainnya. Oleh karena itu, talamus seringkali orang gambarkan dengan sebutan stasiun relay.
Semua informasi sensorik akan melanjutnya perjalannya menuju talamus yang kemudian beralih menuju ke inti, sesuai dengan peran dalam data panca indera tersebut.
Informasi kemudian terus melanjutkan perjalanan ke inti yang berada di dalam korteks sampai akhirnya terjadi proses lanjutan.
Baca Juga: Fungsi Otak Kecil pada Tubuh Manusia dan Cara Menjaga Kesehatannya
Fungsi Hipotalamus
Hipotalamus memiliki fungsi yang berbeda dengan talamus. Bagian ini memiliki tanggung jawab untuk menjaga keseimbangan agar kita dapat berjalan normal.
Hipotalamus akan berperan dalam menghubungkan endokrin dan juga sistem saraf. Bagian otak bawah ini akan merangsang endokrin untuk mulai memproduksi hormon melalui sinyal hingga akhirnya mengedarkan ke seluruh bagian tubuh.
Berbagai hormon yang muncul nantinya akan membantu dalam proses pengaturan fungsi fisiologi tubuh. Pengaturan tersebut termasuk suhu, rasa haus, rasa lapar, emosi, siklus tidur, gairah seks, persalinan, detak jantung, tekanan darah, produksi asam pada lambung, dan keseimbangan cairan tubuh.
Sinyal yang hipotalamus dapatkan akan langsung memberitahu hormon mengenai keseimbangan yang telah terjadi atau belum. Apabila belum, maka hipotalamus akan mengeluarkan hormon yang aliran darah perlukan untuk membantu dalam mengembalikan keseimbangan tersebut.
Misalnya saja hipotalamus menerima sinyal suhu tubuh yang terlampau panas. Maka hipotalamus akan memerintahkan endokrin untuk menghasilkan keringat sebagai cara mendinginkan tubuh.
Bagian talamus dan hipotalamus ini memang mirip tetapi sangat berbeda, mulai dari definisi, ukuran, hingga fungsinya. (R10/HR-Online)