harapanrakyat.com,- Sempat lumpuh total akibat longsor, akses jalan di Desa Mekarbuana, Kecamatan Panawangan, Ciamis, Jawa Barat kini kembali normal.
Kendati demikian, roda empat belum bisa melalui jalur tersebut karena kontur tanah masih labil.
Jalan yang sebelumnya lumpuh total itu, tepatnya berada di Blok Cikubang, Lingkungan Sinagar, Dusun Kelapa mengalami longsor pada Minggu (8/1/2023).
Kaur Ekonomi dan Pembangunan Desa Mekarbuana, Anda Lesmana mengatakan, akses jalan penghubung antar dusun tersebut kini sudah kembali normal, meskipun baru kendaraan roda dua yang bisa melewatinya.
“Berkat partisipasi dan gotong royong masyarakat serta dukungan semua pihak, Alhamdulillah jalan sudah bisa dilewati kendaraan roda dua,” kata Anda kepada harapanrakyat.com, selasa (14/2/2023).
Baca Juga : Ruas Jalan di Desa Mekarbuana Ciamis Alami Longsor, Warga Tak Bisa Beraktivitas
Namun, meski kendaraan roda dua sudah bisa melewatinya, para pengendara harus tetap waspada dan berhati-hati, terlebih ketika hujan deras.
“Selain kontur tanahnya yang masih labil, tidak menutup kemungkinan terjadi longsor susulan,” ujarnya.
Sebab, pihak desa serta masyarakat baru melakukan perbaikan pada bagian tebing dan menimbun lokasi longsor.
Selain itu, menurut Anda, jika hujan deras terjadi jalan menjadi licin karena pihaknya belum melakukan pengerasan jalan.
“Ya, pengendara motor harus ekstra hati-hati dan alangkah baiknya kalau sedang hujan memilih jalan alternatif lain,” jelasnya.
Baca Juga : Sempat Tertimbun Longsor, Jalan Penghubung di Cidolog Ciamis Kini Bisa Dilalui Lagi
Anda berharap, bisa melakukan perbaikan akses jalan dan proteksi tebing secara permanen supaya terhindar dari bencana longsor.
“Jadi, masyarakat dan pengguna jalan bisa merasa aman dan nyaman jika melewati jalur tersebut,” ungkapnya.
Sebab, selagi jalan yang sempat lumpuh total itu tidak mendapat perbaikan dan tidak dengan proteksi tebing yang representatif, pengguna jalan akan tetap khawatir.
“Para pengguna jalan akan tetap merasa cemas dan takut tiba-tiba terjadi longsor susulan.” Pungkasnya. (Edji/R12/HR-Online/Editor-Rizki)