Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita TerbaruSejarah Masjid Dhirar, Tempat Perkumpulan Orang Munafik

Sejarah Masjid Dhirar, Tempat Perkumpulan Orang Munafik

Sejarah masjid Dhirar sudah tertulis dalam ayat Al Quran, yaitu QS At-Taubah ayat 107. Masjid Dhirar adalah masjid yang memiliki sejarah berbeda dalam Islam. Sebab, masjid ini berbeda dengan masjid pada umumnya.

Biasanya, masjid berdiri dan banyak digunakan oleh orang muslim untuk ibadah. Akan tetapi sebaliknya, masjid ini justru berisi orang-orang munafik yang akan menghancurkan Islam.

Bahkan, Allah telah menuliskan motivasi pembangunan masjid Dhirar ini ke dalam ayat suci Al Quran. Tujuan dari pembangunan masjid ini memang untuk memecah belah dan menghancurkan umat muslim.

Baca Juga: Sejarah Masjid Amru bin Ash, Tertua di Benua Afrika!

Sejarah Masjid Dhirar dalam Islam

Sejarah berdirinya masjid Dhirar ini bermula dari Rasulullah dan umat muslim yang membangun masjid Quba setelah hijrah ke Madinah.

Masjid Quba juga termasuk masjid pertama yang berdiri dalam sejarah Islam. Meskipun sederhana, namun masjid ini berdiri atas dasar ketaqwaan.

Kabarnya, Masjid Quba ini hanya memiliki arsitektur yang begitu sederhana. Bagian dindingnya terbuat dari tanah liat.

Kemudian, untuk tiang dan atap hanya terbuat dari pohon dan pelepah kurma saja. Lantainya pun hanya beralaskan tanah.

Setelah berdirinya masjid Quba, banyak orang yang menggunakan masjid ini sebagai pusat kegiatan umat Islam. Nah, melihat hal ini orang-orang munafik merasa tidak nyaman atas hubungan umat Islam yang erat.

Kemudian, mereka mencari ide bagaimana cara menghancurkan umat muslim dan Nabi Muhammad SAW tersebut.

Sampai pada akhirnya, orang-orang munafik membangun masjid Dhirar yang bagus dan megah di Madinah.

Pembangunan masjid yang megah dan mewah ini bertujuan untuk memecah belah persaudaraan Islam. Mereka juga ingin menghancurkan dan melemahkan persatuan umat Islam.

Bersisi 12 Orang Madinah

Sejarah masjid Dhirar yaitu masjid yang berdiri atas 12 orang munafik yang ingin menjatuhkan Rasulullah SAW. Ide dari pembangunan masjid tersebut yaitu dari Amir al-Rahib.

Selanjutnya, dalam riwayat menjelaskan jika Amir al-Rahib sempat mendekati Raja Heraklius untuk melakukan kerja sama dalam melawan kekuatan nabi Muhammad SAW. 

Bahkan, dirinya juga termasuk salah seorang yang pernah berada dalam barisan kaum musyrikin yang memerangi dan melawan Nabi Muhammad SAW dan pasukannya dalam Perang.

Bahkan, perang ini merupakan perang satu-satunya yang membuat Nabi dan pasukannya kalah.

Baca Juga: Masjid Aisyah Tan’im, Tempat Miqat Terdekat Berfasilitas Lengkap

Awal Mulanya Nabi Ingin Mengunjungi Masjid Dhirar

Pada awalnya, Nabi sudah sudah punya rencana untuk mengunjungi masjid itu. Sebab, ada yang mengatakan pada Nabi jika pembangunan masjid tersebut atas dasar sebagai tempat penampungan orang-orang sakit, lansia, dan orang lemah yang tidak sanggup pergi ke Masjid Quba.

Sebelum pada akhirnya Nabi berkunjung ke masjid tersebut, Allah swt akhirnya menurunkan wahyu dalam surat At-Taubah 107-108. Ayat tersebut mengingatkan pada rasulullah bahwa masjid tersebut bukan masjid biasa.

Namun, masjid tersebut berdiri untuk memecah belah umat Islam yang Nabi Muhammad SAW pimpin.

Perintah Nabi untuk Menghancurkan Masjid Dhirar

Mengetahui siasat buruk yang sudah orang-orang munafik buat, pada akhirnya Rasulullah SAW memerintahkan kepada para sahabat untuk meruntuhkan masjid orang munafik tersebut. 

Setelah itu, lokasi dari bangunan masjid Dhirar yang megah tersebut dijadikan tempat pembuangan sampah dan juga tempat membuang bangkai binatang.

Bahkan Rasulullah SAW memerintahkan untuk membakar masjid Dhirar tersebut. Latar belakang pembakaran Masjid Dhirar juga karena adanya niat busuk tersembunyi yang ada di balik pembangunan masjid itu. 

Kelompok orang munafik juga berharap jika Masjid Dhirar dapat melemahkan umat Islam dari dalam. Jadi mereka terus berusaha untuk mempersiapkan rencana penyerangan umat muslim dan Nabi Muhammad SAW.

Perintah Nabi untuk membakar Masjid Dhirar tersebut juga mendapatkan dukungan dari ayat Al Quran yang telah Allah turunkan pada Muhammad SAW.

Baca Juga: Pembebasan Kota Damaskus, Sejarah Besar di Bulan Rajab

Ayat tersebut mengingatkan kepada kita semua agar umat tidak boleh terkecoh dengan adanya simbol-simbol agama.

Sebagai contoh yaitu terbentuknya simbol agama seperti masjid Dhirar ini. Sebab, tidak semua simbol-simbol suci tersebut dibuat atas dasar tujuan-tujuan suci. 

Dalam sejarah masjid Dhirar ini, inilah tempat ibadah pertama yang dibakar dalam sejarah Islam. Meski demikian, tempat yang mengatasnamakan masjid ini sebenarnya hanya tempat orang-orang munafik menyusun strategi menghancurkan umat Islam saja. (R10/HR-Online)

Pria Disabilitas Asal Grobogan

Pria Disabilitas Asal Grobogan Jadi Korban Curas di Sumedang, Polisi Buru Pelaku

harapanrakyat.com,- Seorang pria disabilitas asal Grobogan, Jawa Tengah, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Raya Sumedang-Subang. Tepatnya di Dusun Sela Awi, Desa...
Contraflow dan One Way

Jadwal Contraflow dan One Way Arus Balik Lebaran 2025

harapanrakyat.com,- Korlantas Polri menerapkan sistem contraflow dan one way guna mengantisipasi kepadatan kendaraan tujuan Jakarta pada arus balik Lebaran 2025. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit...
Layanan libur lebaran

Permudah Urus Dokumen Kependudukan, Disdukcapil Ciamis Buka Layanan saat Libur Lebaran, Catat Waktunya!

harapanrakyat.com,- Permudah masyarakat urus dokumen, Disdukcapil Ciamis menggelar pelayanan khusus di luar jam kerja. Acara ini berlangsung Kamis (3/4/2025) malam. Pelayanan di luar jam kerja...
Wisata Tanjung Duriat

Momen Libur Lebaran 2025, Wisata Tanjung Duriat di Sumedang Diserbu Pengunjung

harapanrakyat.com,- Mengisi momen libur panjang lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, ribuan wisatawan memadati wisata Tanjung Duriat yang berada di Pesisir Waduk Jatigede. Tempat ini...
Rainbow Slide Nalisa Cipanten di Majalengka

Menjajal Rainbow Slide Nalisa Cipanten yang Lagi Viral di Majalengka, Favorit Wisatawan saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Rainbow Slide di objek wisata Nalisa Cipanten, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sedang viral dan menjadi buruan wisatawan. Luar biasanya, wahana Rainbow...
Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

harapabrakyat.com,- Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus sudah masuk kantor pada Selasa tanggal 8 April 2025 seusai libur lebaran. Oleh karena itu, ASN tidak...