harapanrakyat.com,- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan istri menghadiri puncak perayaan Cap Go Meh Bogor Street Festival (CGM-BSF) 2023 di Jalan Suryakencana, Bogor Tengah, Kota Bogor, Minggu (5/2/2023).
Puncak perayaan Cap Go Meh Bogor Street Festival dibuka dengan pemukulan gong. Kemudian pengibaran bendera Indonesia oleh Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo bersama RK, dan Walikota Bogor Bima Arya.
CGM-BSF kali ini mengangkat tema Bhinneka Tunggal Ika atau Ajang Budaya Pemersatu Bangsa. Sekitar 73 kelompok seni turut hadir memeriahkan pawai seni budaya melalui atraksi-atraksi di Jalan Suryakencana.
Baca Juga: Kunjungan Ridwan Kamil ke Medan, Konvoi Motor Listrik Bersama Bobby Nasution
Dalam sambutannya, Ridwan Kamil mengatakan, Cap Go Meh Bogor Street Festival 2023 merupakan wajah terbaik dalam menjaga keberagaman.
“Setelah vakum selama dua tahun, akhirnya festival keragaman CGM di Kota Bogor bisa digelar yang menurut saya paling bagus se-Jawa Barat. Nilainya 9 dari 10,” kata RK saat memberikan sambutan di hadapan hadirin.
“Inilah wajah terbaik Jabar diwakili Kota Bogor dalam menjaga Pancasila, menjaga kebhinekaan, menjaga kebhinekaan dalam kedamaian,” imbuhnya.
Ridwan Kamil Pamit di Acara Cap Go Meh Bogor
Ridwan Kamil merasa perkembangan Kota Bogor kian berkembang pesat. Pada kesempatan itu, RK juga mengucapkan selamat tinggal kepada publik dari jabatannya sebagai Gubernur yang akan berakhir pada September 2023.
“Tahun ini adalah tahun terakhir untuk saya sebagai Gubernur Jabar, pada September 2018 lalu dan akan berakhir tahun ini, September 2023. Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya juga mengucapkan selamat tinggal,” kata RK.
Ridwan pun meminta istrinya, Atalia, untuk menemaninya berfoto perpisahan di panggung utama Street Festival Cap Go Meh Bogor 2023.
Selain pamit, Ridwan Kamil juga menyampaikan beberapa capaian kinerjanya selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.
“Kemarin kita meresmikan danau terindah Situ Gede. Sebelumnya saya sendiri yang mendesain Alun-Alun Kota Bogor di samping stasiun kereta api. Kami juga mempresentasikan hasil karya Pemprov Jabar berupa Creative Center anak muda di Bogor. Kota. Kami juga membangun gedung rumah sakit untuk kesehatan,” ujarnya.
“Insya allah tahun ini Rp 50 miliar untuk Jembatan Otista agar warga Kota Bogor tidak lagi macet. Nanti juga kita presentasikan pembangunan SMA baru,” tambahnya.
Ridwan Kamil juga mengaku masih memiliki banyak kekurangan selama ia menjabat sebagai gubernur. Dia meminta izin untuk mengucapkan selamat tinggal.
Kemudian, pria yang akrab disapa Emil itu menyampaikan pantun perpisahan kepada warga Jawa Barat, khususnya warga Kota Bogor.
“Kami persembahkan Sampurasun dengan sangat khidmat, keramahtamahan berseragam kain sesaji. Sudah lima tahun kami memimpin Jabar, kurang lebihnya kami mohon maaf lahir dan batin,” ujar RK dalam pantun.
Emil berharap tetap bersahabat dengan warga, meski tak lagi menjadi gubernur. “Tetap sapa kalau ketemu dan saya pastikan selfie, yang penting tangan tidak digaruk oleh perempuan. Jaga jarak. Apapun posisi dunia hanyalah sementara. Kita ingin menjadi pemimpin yang memberikan manfaat seluas-luasnya selama kita diberi kekuasaan oleh Allah SWT,” jelas Emil. (Revi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)