harapanrakyat.com,- Menyikapi isu penculikan anak yang saat ini semakin ramai diperbincangkan. Baik di tengah masyarakat maupun media sosial, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengimbau kepada satuan pendidik untuk meningkatkan kewaspadaan.
Hal itu setelah adanya dugaan upaya penculikan anak yang menimpa salah satu siswa di SDN 1 Mekarjadi, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, pada Selasa (01/02/2023) lalu. Namun pihak sekolah berhasil menggagalkan aksi tersebut.
Kadisdik Ciamis Asep Saeful Rahmat mengatakan, terkait adanya dugaan upaya penculikan pada salah satu siswa SDN 1 Mekarjadi, saat ini pihak kepolisian Polres Ciamis sedang mengkonfirmasi kejadian tersebut.
“Iya, untuk kejadian diduga upaya penculikan terhadap Farel, siswa SDN 1 Mekarjadi, kini sedang dalam proses klarifikasi, sebenarnya apa yang terjadi. Apakah memang penculikan sesuai isu, atau ada hal lain. Itu sedang ditangani Polres Ciamis,” katanya, Sabtu (04/02/2023).
Menyikapi isu penculikan anak, pihaknya mengimbau kepada satuan pendidik atau sekolah untuk meningkatkan kewaspadaan dan keamanannya dalam lingkungan sekolah.
Baca Juga: Dugaan Aksi Penculikan Anak Viral di Medsos Bikin Cemas Emak-emak di Lumbung Ciamis
“Jadi kalau ada yang akan menjemput anak-anak, sementara anak itu tidak mengenal yang menjemputnya, harus klarifikasi dulu kepada orang tuanya. Atau anak itu tahan dulu, kalau bisa foto identitasnya dan orangnya. Lalu komunikasikan dengan pihak keamanan,” kata Asep.
Ia juga menuturkan, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah dalam menyikapi isu penculikan anak. Salah satunya mengeluarkan surat edaran berupa himbauan kepada setiap sekolah untuk waspada, serta meningkatkan keamanannya.
“Kalau orang tua yang mau antar jemput ke sekolah silahkan. Terpenting kita waspada, jangan sampai anak-anak terbujuk raya orang yang tidak dikenal,” tuturnya.
Asep menambahkan, untuk anak-anak sendiri lebih baik jika pulang sekolah, atau pergi kemanapun berbarengan. Sehingga jika nanti terjadi sesuatu bisa membantu atau menginformasikan.
“Kalau jalan bersama-sama dengan temannya itu lebih baik. Jangan sampai pergi sendiri, apalagi jauh. Hal tersebut agar anak-anak tetap aman,” pungkasnya. (Feri/R3/HR-Online/Editor-Eva)